Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DENGAN EDUKASI PERBAIKAN POLA MAKAN REMAJA PUTRI Ane Permatasari; Muhammad Iqbal
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.383 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.286

Abstract

Di Indonesia, stunting merupakan masalah serius dan juga merupakan masalah gizi utama. Masalah stunting memiliki dampak yang cukup serius. Bisa jangka pendek terkait morbiditas dan mortalitas pada bayi dan balita, jangka menengah terkait dengan intelektual dan kemampuan kognitif yang rendah, dan jangka panjang terkait dengan kualitas sumber daya manusia dan masalah penyakit degeneratif di usia dewasa. Rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2015-2017 adalah 31,4%, jauh di atas batas yang diberikan WHO yaitu 20%. Pemerintah dengan Perpres No 42/2013 telah menetapkan gerakan nasional 1000 hari pertama kehidupan dalam upaya meningkatkan status gizi balita sebagai upaya penanganan stunting di Indonesia. Berdasarkan pemikiran tersebut maka kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan mengedukasi remaja putri sejak awal tentang pentingnya asupan nutrisi/gizi bagi mereka. Target kegiatan ini adalah anggota Karang Taruna di Desa Tegaltirto. Alasan pemilihan lokasi adalah karena Kecamatan Berbah dimana Desa Tegaltirto berada adalah salah satu wilayah dengan angka stunting yang tinggi di Kabupaten Sleman. Dari evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan sosalisasi dilaksanakan, tampak bahwa ada peningkatan pengetahuan kognitif dari para peserta tentang stunting dan pencegahannya melalui perbaikan pola makan.
EDUKASI PERBAIKAN POLA MAKAN REMAJA PUTRI SEBAGAI UPAYA DINI PENCEGAHAN STUNTING Ane Permatasari; Suciati Suciati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.589 KB)

Abstract

Prevalensi stunting di wilayah Kapanewon Berbah berdasarkan data dari Puskesmas Berbah yang merupakan hasil PSG pada tahun 2016 sebesar 15,6% dan tahun 2017 menurun sedikit yaitu 14,6 %. Prevalensi stunting tahun 2017 tertinggi pada golongan usia 12-23 bulan yaitu sebesar 16,9 % dibandingkan pada golongan umur yang lainnya. Usia 12-23 bulan adalah masa anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Tetapi sebenarnya upaya pencegahan stunting bisa dilakukan lebih awal yaitu dengan memperbaiki pola makan remaja putri, karena calon ibu yang menderita anemia karena pola makan yang buruk, beresiko lebih besar melahirkan bayi stunting. Berdasarkan pemikiran tersebut maka dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan memberikan edukasi kepada remaja putri tentang pentingnya menjaga pola makan. yaitu sosialisasi pencegahan stunting dengan perbaikan pola makan remaja putri. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah tentang materi terkait, dan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan peserta. Pada sesi diskusi, terlihat antusias peserta begitu besar dalam bertanya maupun menyampaikan pendapat dan pengalamannya. Dari evaluasi yang dilakukan setelah pelaksanaan kegiatan sosialisasi, tampak bahwa peserta meningkat pengetahuan kognitifnya tentang pentingnya memperbaiki pola makan untuk mencegah stunting.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Publikasi Kegiatan Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Ane Permatasari; Sovia Sitta Sari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.101 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.812

Abstract

Mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah PKK Kalurahan Kalitirto yang terletak di Berbah, Sleman. Adapun permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih sangat terbatasnya penggunaan teknologi informasi dan media sosial sebagai media publikasi kegiatan guna penyebaran informasi aktivitas yang dilakukan oleh PKK, yang sebenarnya sangat penting untuk menunjang kegiatan PKK. Publikasi di media massa penting karena kegiatan PKK sangat banyak dan merupakan program bantu kegiatan pemerintah yang perlu diketahui oleh masyarakat.Berdasarkan permasalahan tersebut maka dirumuskan sebuah program utama sebagai solusi, yaitu pendampingan PKK Kalurahan Kalitirto dalam penguatan penggunaan media sosial. Metodenya adalah dengan pelatihan yang dilanjutkan dengan praktek pembuatan akun di media-media sosial dan bagaimana memposting dokumentasi kegiatan PKK. Setelah pelaksanaan, ibu-ibu PKK sudah bisa membuat akun media sosial dan memposting konten-konten kegiatan mereka. Di samping itu, mereka juga bisa memanfaatkan media sosial untuk keperluan sosialisasi sosialisasi, penyuluhan daring, rapat, diskusi, dll. Rencana tindak lanjut dari program ini adalah mendampingi ibu-ibu PKK untuk secara bertahap membuat konten-konten kegiatan yang lebih baik dan menarik baik berupa foto ataupun video yang kemudian bisa mereka posting di media sosial lembaga. Juga bagaimana membuat link untuk melakukan pertemuan atau sosialisasi dan penyuluhan secara daring.
PENDAMPINGAN TATA KELOLA DAN DIGITALISASI ADMINISTRASI PKK Ane Permatasari; Nur Sofyan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.24 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.877

Abstract

Mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah PKK Kelurahan Tegaltirto yang terletak di Berbah, Sleman. Adapun permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah berkaitan dengan masalah administrasi. Dengan adanya berbagai buku administrasi yang harus diisi secara manual, berkala dan terus menerus berdasarkan situasi dan kondisi terkini di lingkungan kelurahan, memunculkan kesulitan dan kerepotan sendiri karena sistem pengisiannya yang manual, sehingga kalau ada kesalahan entry data harus memulainya lagi dari awal. Hal ini terjadi karena anggota PKK sebagian besar masih belum paham tentang pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan masalah input data secara digital. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dirumuskan sebuah program utama sebagai solusi, yaitu pendampingan tata kelola administrasi PKK Kelurahan Tegaltirto berbasiskan teknik informasi dan komunikasi. Metodenya adalah dengan pelatihan yang dilanjutkan dengan praktek pembuatan administrasi digital. Setelah pelaksanaan, ibu-ibu PKK sudah bisa membuat file buku-buku administrasi dan mengisinya. Rencana tindak lanjut dari program ini adalah mendampingi ibu-ibu PKK untuk secara bertahap mengubah sistem administrasinya menjadi terdigitalisasi untuk semua buku administrasi
Pendampingan Peningkatan Kemampuan Literasi Kader PKK di Kapanewon Berbah Melalui Perlombaan Mendongeng Ane Permatasari; Dewi Sekar Kencono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.51.1024

Abstract

Kapanewon Berbah yang merupakan salah satu kapanewon di Kabupaten Sleman memiliki kelompok PKK yang cukup aktif dalam melaksanakan kegiatan kemasyarakatan. Akan tetapi, PKK Kapanewon Berbah memiliki permasalahan dalam kemampuan literasi khususnya literasi data dan teknologi. Pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi Kader PKK Kapanewon Berbah dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar, yaitu membaca, memahami, dan menyampaikan. Metode atau strategi yang diterapkan yaitu observasi untuk mendalami permasalahan, menjalin kerja sama dengan stakeholder, dan pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi, pelaksanaan perlombaan, dan pembentukan program keberlanjutan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian ini yaitu tingkat literasi Kader PKK yang terlibat dalam perlombaan dongeng meningkat secara signifikan. Hal tersebut terlihat dari perbandingan kemampuan dalam menyampaikan informasi sebelum dan setelah perlombaan dilaksanakan. Selain itu, program juga menghasilkan kerja sama yang kuat dan strategis dengan pemerintahan Kapanewon Berbah untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat ke depannya
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KETAHANAN KELUARGA PADA MASA PANDEMI DI KAPANEWON BERBAH Ane Permatasari; Atik Septi Winarsih; Bhakti Gusti Walinegoro
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1089

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Kapanewon Berbah ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan ketahanan keluarga di Kapanewon Berbah. Kapanewon Berbah memiliki tiga permasalahan utama yang berkaitan dengan ketahanan keluarga, yaitu berkurangnya tingkat ketahanan keluarga akibat pandemi, tidak adanya kegiatan untuk mendorong pembangunan ketahanan keluarga setelah masa kritis pandemi, dan kurangnya produktivitas orang tua dalam melakukan inovasi dalam menghadapi pandemi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi pentingnya ketahanan keluarga, pelatihan untuk meningkatkan ketahanan keluarga, dan pembentukan program untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan keluarga. Hasil dari pengabdian ini yaitu terlaksananya sosialisasi dan pelatihan tentang pentingnya menjaga ketahanan keluarga dan terbentuknya program berkelanjutan berupa konseling permasalahan keluarga serta rangkaian pelatihan untuk meningkatkan perekonomian keluarga
PENINGKATAN KESADARAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA KELOMPOK LANSIA PERUMAHAN PENDOWO ASRI, SEWON, BANTUL Ane Permatasari; M. Bambang Edi Susyanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1120

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Perumahan Pendowo Asri, Sewon, Bantul bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lansia tentang penyakit degeneratif dan meningkatkan kesadaran lansia untuk rutin melakukan cek kesehatan. Perumahan Pendowo Asri, memiliki penduduk golongan lansia dengan jumlah kurang lebih 100 jiwa. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan mitra pengabdian, pengelola Posyandu Lansia Bahagia, posyandu setempat, lansia yang berada di perumahan tersebut, mayoritas, memiliki penyakit degenerasi seperti tingginya tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Terdapat dua kegiatan utama yang dilaksanakan yaitu sosialisasi dan pelatihan tentang cara mencegah penyakit degeneratif dan penyerahan bantuan alat kesehatan. Hasil dari pengabdian yaitu terlaksananya kegiatan sosialisasi dan pelatihan tentang penyakit degeneratif dan diserahkannya bantuan alat cek kesehatan berupa timbangan badan, alat cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Selain penyerahan alat cek kesehatan, aktivitas lain yang direncanakan untuk dilaksanakan agar program pengabdian tersebut dapat tetap memiliki dampak adalah aktivitas senam rutin lansia
Penguatan Ibu-Ibu PKK dalam Penanggulangan Kenakalan Anak Melakukan Perbuatan Cyber Bullying Melalui Media Sosial Yeni Widowaty; Ane Permatasari; Sigit Handoko
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1128

Abstract

Pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhir memaksa semua orang untuk melakukan kegiatan dari rumah. Aktivitas belajar mengajar juga dilakukan dari rumah sehingga anak banyak menghabiskan waktu didepan laptop atau gawai walaupun di rumah. Komunikasi antar teman yang tadinya bercanda bisa berkembang menjadi bullying bahkan terhadap orang yang tidak dikenal, padahal ini masuk ranah pidana yang diatur UU ITE. Oleh karena itu peran orang tua khususnya ibu sangat besar dalam mendampingi anaknya agar tidak terjebak hanya main di media sosial saja. Masalah yang ditemukan adalah kurangnya pengetahuan warga mengenai undang-undang ITE, bagaimana cara menggunakan media sosial yang bijak dan tidak adanya fasilitas lain karena hanya berdiam di rumah. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK mengenai peran ibu dalam mendampingi putra-putrinya untuk menggunakan gawai dan juga penyuluhan mengenai UU ITE khususnya yang terkait cyberbullying. Selanjutnya pendampingan terhadap anak dalam mengisi waktu luangnya melalui kegiatan olah raga yang dikomandani oleh karangtaruna, tentu masih dengan protokol kesehatan. Hasil komunikasi dengan ketua PKK Dusun Jragung mengatakan bahwa di bulan Ramadhan ini sesudah salat tarawih beberapa anak-anak remaja memanfaatkan waktu dengan main bulutangkis hasil sumbangan UMY. Memang tidak dapat dinilai dalam jangka pendek untuk menentukan hasil bahwa dengan kegiatan olahraga orang tidak melakukan cyberbullying, namun paling tidak sudah mengurangi anak-anak atau remaja dengan hanya berselancar di media sosial