Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Strategi Peningkatan Predikat Greenship (Gold Menuju Platinum) pada Bangunan South Quarter Ussyifa, Aulia; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green building menjadi solusi utama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mendukung keberlanjutan. South Quarter, bangunan komersial di Jakarta, telah meraih predikat Greenship Gold melalui efisiensi energi, pengelolaan air, dan material ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data sekunder untuk mengevaluasi kondisi South Quarter dan menyusun strategi menuju Greenship Platinum. Hasil analisis menunjukkan perlunya peningkatan meliputi transportasi umum, pengelolaan air hujan, pengkondisian ruangan, penggunaan material, dan manajemen sampah. Strategi yang diusulkan meliputi pembangunan halte, dan pengelolaan air hujan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis untuk South Quarter dan dapat menjadi referensi bagi bangunan lain yang ingin meningkatkan predikat Greenship.
Reklamasi: Analisis Teori dan Implementasi dalam Penyediaan Lahan Hunian Jakarta Utara Syah, Muhammad Syahrul Fikryan; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hunian merupakan kebutuhan pokok manusia yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mencerminkan kondisi ekonomi dan politik masyarakat. Di Indonesia, pertumbuhan penduduk yang pesat dan urbanisasi menyebabkan tingginya kebutuhan hunian, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan. Namun, keterbatasan lahan dan lonjakan harga properti membuat hunian layak sulit diakses oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Reklamasi lahan menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menciptakan lahan baru dari wilayah perairan. Meski memberikan peluang untuk pengembangan kawasan komersial dan hunian, reklamasi juga membawa dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi yang signifikan. Secara lingkungan, reklamasi berpotensi merusak ekosistem pesisir, meningkatkan sedimentasi, dan memperburuk risiko bencana seperti banjir. Secara sosial, proyek reklamasi kerap mengorbankan komunitas pesisir, mata pencaharian nelayan, serta mengurangi akses masyarakat terhadap ruang publik. Sementara itu, secara ekonomi, manfaat reklamasi cenderung dinikmati oleh kelompok tertentu, dengan fokus pada pembangunan perumahan kelas atas yang tidak terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk memastikan reklamasi yang berkeadilan dan berkelanjutan, diperlukan pendekatan yang melibatkan perlindungan lingkungan, transparansi proyek, penghormatan terhadap hak masyarakat terdampak, dan kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat lokal. Solusi lain, seperti pengelolaan lahan eksisting dan pengembangan social housing, perlu menjadi prioritas. Secara keseluruhan, reklamasi dapat menambah luas daratan, tetapi tidak sepenuhnya efektif untuk mengatasi krisis hunian di Indonesia, khususnya untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
Analisis Material Interior Pendukung Kesehatan berbasis Greenship: Studi Kasus Pempek Ny. Kamto RS Telogorejo Apriawan, Evan; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material interior yang sehat menjadi elemen penting dalam desain ruang publik, terutama di fasilitas rumah sakit yang memiliki tuntutan khusus untuk mendukung kesehatan penggunanya. Resto Pempek Ny. Kamto di RS Telogorejo, Semarang, adalah salah satu fasilitas publik di lingkungan rumah sakit yang melayani pasien, pengunjung, dan staf. Desain interior restoran ini diharapkan dapat menunjang kesehatan pengguna melalui pemilihan material ramah lingkungan dan pengelolaan ruang yang baik. Namun, penggunaan material yang kurang ramah lingkungan dan emisi volatile organic compounds (VOC) yang tinggi berpotensi menurunkan kualitas kesehatan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi material interior restoran berdasarkan prinsip Greenship Interior Space v1.0 dengan kriteria Material Resources and Cycle (MRC) serta Indoor Health and Comfort (IHC). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, dokumentasi data, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restoran mencapai 32,1% pada kriteria MRC dengan aspek material berdampak lingkungan rendah, bahan pembersih ramah lingkungan, dan pengelolaan limbah. Untuk kriteria IHC, restoran memenuhi 24,1%, meliputi pengendalian polutan, kenyamanan visual, dan suhu udara. Penelitian ini menyertakan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kesehatan pengguna, termasuk optimalisasi material dan tata ruang.
Kualitas Pencahayaan dan Ventilasi Alami di Perumahan Permata Hijau Shokha, Syarifah Laila; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan sosial, dan pertumbuhan ekonomi merupakan tujuan utama dari pembangunan kota berkelanjutan. Kualitas hidup yang baik di perkotaan dapat dicapai melalui pembangunan rumah berkelanjutan yang mengutamakan efisiensi energi dan penggunaan material ramah lingkungan. Proyek Perumahan Permata Hijau berfokus pada optimalisasi pemanfaatan energi alami untuk mendukung konsep kota berkelanjutan. Pencahayaan dan ventilasi alami menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan efisiensi energi dan kualitas hidup penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bukaan yang sesuai dengan standar pencahayaan dan ventilasi alami, serta dampaknya terhadap pengurangan jejak karbon. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif melalui simulasi pencahayaan dan ventilasi menggunakan software Dialux dan Solidworks, serta perbandingan dengan SNI 03-6572-2001. Hasil simulasi menunjukkan bahwa ruang dapur dan ruang keluarga telah memenuhi standar pencahayaan dan ventilasi alami, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi penghuni. Kesimpulannya, desain rumah yang baik dengan ventilasi dan pencahayaan alami yang optimal dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendukung keberlanjutan.
Konsep Zero Energy Building bagi Islamic Boarding School di Sragen Putri, Siska Tiara; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk menimbulkan berbagai dampak terhadap aspek kehidupan manusia. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah penggunaan energi untuk menunjang kebutuhan hidup yang meliputi sektor industri, transportasi, rumah tangga, dan lain sebagainya. Sejumlah ilmuwan telah memprediksi bahwa dalam beberapa tahun mendatang, sumber-sumber tak terbarukan, seperti minyak, gas alam, dan batu bara akan semakin langka dan tidak dapat diakses. Hal ini akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap penggunaan energi di masa depan, sehingga perlunya pengembangan sumber-sumber energi terbarukan alternatif dan implementasi konservasi energi (kebijakan efisiensi energi) dalam setiap rancangan pembangunan. Indonesia menjadi negara terbesar dalam kebutuhan energi mencapai 44% dari total kebutuhan energi di kawasan Asia Tenggara. Penerapan Konsep ZEB pada bangunan Islamic Boarding School (IBS) di Sragen merupakan suatu gagasan untuk menekan penggunaan energi listrik bersumber dari PLN bagi suatu institusi pendidikan yang memerlukan efisiensi bagi dana operasionalnya. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk mendapatkan profil penggunaan energi listrik sebelum dan sesudah diterapkan Konsep ZEB, sementara metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan alternatif strategi penerapan Konsep ZEB yang tepat bagi IBS di Sragen. Konsep ZEB dengan menggunakan beberapa strategi desain dan penggunaan sumber daya di sekitar yaitu pancaran sinar matahari, aliran air, dan aliran angin. Strategi mengefisienkan penggunaan energi listrik secara pasif yaitu ventilasi alami, pencahayaan alami, Double Façade, Green Roof and Wall serta Sistem Mirrors Duct, dan secara aktif yaitu Penggunakan Sensor, Sistem HVAC, High Volume Low Speed Fans. Optimasi agar penggunaan listrik bersumber dari PLN sangat diminimalkan atau ditiadakan antara lain dapat menggunaan panel surya, mikrohidro, dan turbin angin. Konsep ZEB ini dapat diterapkan pada bangunan institusi pendidikan maupun bangunan fasilitas publik lainnya.
Analisis Tipologi Hunian Pesisir Pantai pada Permukiman Masyarakat Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan Mu'afa, Ahnaf Silmi; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman masyarakat pesisir pantai yang berada di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan telah bertahun-tahun kerap dilanda banjir rob, permasalahan ini juga terjadi di daerah-daerah pesisir utara Pulau Jawa lainya, penyebab-penyebabnya antara lain menurut BMKG adalah kenaikan permukaan air laut, penurunan tanah dan juga tentunya pemanasan global, kondisi ini mengakibatkan perubahan yang sangat signifikan terhadap hunian masyarakat pesisir pantai terkhusus pada permukiman masyarakat Kecamatan Tirto dikarenakan kondisi geografisnya yang dilalui oleh beberapa sungai yang langsung bermuara ke laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tipologi hunian masyarakat pesisir pantai yang terdampak banjir rob dengan penilaian berdasarkan konsepsi teknis Rumah Sederhana Sehat yang tertulis dalam Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No. 403/KPTS/M/2002 tentang Pedoman Teknis Rumah Sederhana Sehat (RS Sehat). Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui survei lapangan, meliputi kondisi eksisting dan data hunian masyarakat, di mana data hunian ini yang akan dijadikan sampel berdasarkan analisis tipologi dengan konsepsi Rumah Sederhana Sehat, selanjutnya dari hasil analisis tipologi ini akan dikategorisasikan berdasarkan indeks kelayakan hunian yang ditetapkan Kementrian PUPR. Hasil penelitian ini menunjukkan tipologi hunian dengan indeks tidak layak huni menurut Kementrian PUPR, dan hasil analisis ini menjadi acuan untuk menentukan strategi peningkatan indeks kelayakan hunian yeng telah terdampak banjir rob.
Analisis Pola Pemanfaatan Ruang Publik pada Taman Bendung Tirtonadi Aminingrum, Aulia Fatin; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan ruang publik dalam kehidupan masyarakat sangat penting yaitu menjadi wadah untuk melakukan berbagai aktivitas dan interaksi sosial antar masyarakat. Taman Bendung Tirtonadi sebagai salah satu ruang publik, cukup diminati oleh masyarakat untuk berolahraga maupun bersantai. Adanya berbagai aktivitas, muncul berbagai jenis behavior setting. Behavior setting perlu dikendalikan agar ruang publik berjalan dengan baik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola pemanfaatan ruang publik pada Taman Bendung Tirtonadi dari sisi kondisi eksisting maupun aktivitas sosial. Pada penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan Behavioral Mapping. Dari penelitian ini didapatkan bahwa aktivitas berolahraga dan aktivitas bersantai mendominasi di Taman Bendung Tirtonadi. Aktivitas tersebut terjadi pada jalur pedestrian dan terdapat beberapa unsur-unsur ruang publik yang masih cukup kurang. Selain itu, terdapat pola pemanfaatan pada Taman Bendung Tirtonadi yang terbagi menjadi beberapa zona. Untuk pemanfaatan Taman Bendung Tirtonadi sebagai ruang publik sudah cukup baik.
Identifikasi Alun-Alun Brebes sebagai Ruang Terbuka Publik dengan Pendekatan Fungsional Farestianto, Andhika Nur; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brebes merupakan kota yang letaknya paling barat di Provinsi Jawa Tengah. Alun-alun Brebes adalah perwujudan dari ruang terbuka publik non hijau. Alun-alun Brebes mengalami penurunan fungsi ruang terbuka publik,sektor ekonomi mendominasi fungsi alun-alun. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi alun-alun Brebes sebagai ruang terbuka publik dengan pendekatan fungsional melalui kajian elemen-elemen pembentuk ruang terbuka publik. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Tahapan dalam metode kualitatif yaitu dengan melakukan observasi secara langsung difokuskan pada elemen pembentuk ruang publik lalu melakukan wawancara kepada pedagang dan pengunjung alun-alun. Hasil penelitian diperoleh beberapa elemen pembentuk ruang terbuka publik mengalami penurunan fungsi. Seperti, pada jalur pedestrian lapak-lapak pedagang menutupi jalur pejalan kaki, Sirkulasi dan parkir masih kurang baik dikarenakan terjadi tumpukan antara sirkulasi dengan parkir yang letaknya di pinggir jalan mengakibatkan kemacetan. Alun-alun Brebes berdasarkan kajian elemen pembentuk ruang terbuka publik menyimpulkan 3 dari 8 elemen masih belum memenuhi sehingga perlu dilakukan revitalisasi kawasan untuk mengoptimalkan elemen-elemen pembentuk ruang terbuka publik.
Kajian Fasilitas Keamanan pada Arena Outbound Lawu Park sebagai Strategi Pengembangan Nature Extreme Park Arizal, Dimas; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam berbagai wahana Outbound yang ada di lawu park, terdapat berbagai fasilitas dalam melakukan kegiatan outbound, tentunya juga memperhatikan keselamatan untuk mencegah kemungkinan terjadinya ancaman yang dapat terjadi kepada pengguna wahana, supaya pengguna merasa aman dan tidak takut untuk melakukan aktifitas tersebut.Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui jenis-jenis wahana outbound dan mengkaji fasilitas keamanan dalam melakukan aktifitas outbound. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan metode deskriptif kualitatif. Mengumpulkan data dengan melakukan observasi dan wawancara secara langsung kepada narasumber terkait untuk mendapatkan suatu informasi penting dalam dalam hal keselamatan saat melakukan kegiatan outbound. Analisis datadengan tinjauan Pustaka tentang faktor ergonomi ancaman mekanik sesuai k3 (kesehatan,keselamatan dan keamanan lingkungan) untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya ancaman dalam melakukan kegiatan outbound. Hasilnya menjelaskan jenis-jenis wahana yaitu flying fox, high rope, mini trail, jeep offroad dan fasilitas keamanan yang berada dalam arena outbound seperti helm, harnest, decker, sarung tangan dan sebagainya yang dapat ditemukan di setiap objek wahana outbound Lawu Park.
Analisis Hambatan dan Potensi Wisata pada Telaga Wahyu sebagai Strategi Pengembangan Konsep Recreational Waterfront Sari, Nur Raafika; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telaga Wahyu atau dulu dikenal sebagai Telaga Wurung terletak di Desa Ngerong, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Telaga yang sudah mengalami pembangunan beberapa fasilitas pada tahun 2016 ini tidak membuat pengunjung ramai berdatangan. Bahkan fasilitas-fasilitas tersebut cenderung kurang terawat, kurang memadai, beberapa bangunan yang dibiarkan kosong, dan beberapa wahana yang rusak. Sampah-sampah plastik di pinggir telaga juga menambah kesan jorok pada objek wisata ini. Namun menurut warga dan pengunjung, objek wisata ini memiliki beberapa potensi yang mampu dikembangkan lagi. Batasan permasalahan yang akan dibahas pada penelitian ini adalah apa saja hambatan dan potensi yang ada pada Telaga Wahyu dan apakah kedua hal tersebut mampu menjadi strategi dalam pengembangan konsep Recreational Waterfront. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan metode kualitatif jenis observasi dan wawancara kemudian data tersebut dianalisis menggunakan analisis 4A dan analisis SWOT serta dilakukan perhitungan scoring menggunakan metode Internal Strategy Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Strategy Factor Analysis Summary (EFAS). Gambaran hasil yang ingin diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Hambatan-hambatan yang ada pada objek penelitian; fasilitas tidak terawat/lengkap, tingkat keamanan kurang, jalur akses masih sedikit, kurangnya promosi, (2) Potensi yang ada pada objek penelitian; keindahan alam dan iklim objek, letak strategis, potensi sumber mata air, atraksi memancing, (3) Strategi pengembangan secara umum, (4) Kecocokan objek wisata terhadap strategi pengembangan Recreational Waterfront.