Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Identifikasi Taman Agrowisata Cilangkap dengan Pendekatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Pradhana, Anggara Tegar; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Agrowisata Cilangkap merupakan taman Eduwisata yang ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai usia terutama anak-anak, dimana pengunjung dapat melakukan aktivitas rekreasi sekaligus belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah taman Agrowisata ini sudah sesuai apabila dilihat dengan pendekatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, mengingat taman ini ramai dikunjungi oleh anak-anak. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan memberikan penilaian pada tiap-tiap indikator RPTRA yang ada pada taman tersebut. Indikator ini ditentukan dengan kriteria RPTRA yang mencakup beberapa indikator seperti: aksesibilitas, sarana rekreasi, sarana sosialisasi, sarana olahraga, sarana pendukung dan vegetasi. Hasil akhir penilaian akan didapatkan tingkat kesesuaian Taman Agrowisata Cilangkap dengan pendekatan RPTRA. Hasil menunjukkan bahwa Taman Agrowisata Cilangkap dapat dikatakan mendekati sesuai dengan kriteria Ruang Publik Terpadu Ramah anak (RPTRA) dengan persentase tingkat kesesuaian sebesar 71,46%.
Indoor Health and Comfort Analysis in Head Office AP Buildings Jakarta Ameliani, Fitri; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sick Building Syndrome merupakan suatu gejala penyakit yang disebabkan oleh lingkungan gedung yang tidak sehat, dan berdampak pada penghuni gedung. Biasanya gejala yang disebabkan oleh SBS ini akan hilang ketika penghuni meninggalkan gedung. Hal tersebut menjadi isu yang bisa terjadi pada setiap gedung perkantoran termasuk gedung Head Office AP Buildings. AP Buildings merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Konsultan Green Building. Kendati begitu, gedung perusahaan ini belum tersertifikasi green building dan belum pernah di identifikasi mengenai kesehatan dan kenyamanan ruang nya. Hal tersebut yang melatarbelakangi penulis untuk mengambil objek penelitian pada gedung Head Office AP Buildings. Tujuan nya ialah untuk menganalisis serta mengidentifikasi aspek kenyamanan dan kesehatan pada ruang kerja yang ada di gedung Head Office AP Buildings. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan berlandaskan rating tools Greenship Interior Space v1.0. Hasil penelitian menunjukan tingkat pemenuhan seluruh kriteria IHC sebesar 20,7%. Gedung ini berhasil memenuhi kriteria aspek polutan biologi,kenyamanan visual,pengendalian hama dan survei kenyamanan pengguna ruang. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi usulan dan saran yang strategis dan tepat untuk meningkatkan performa gedung Head Office 1 AP Buildings.
Kajian OTTV pada Desain Bangunan Marketing Gallery Metland Cikarang Waskito, Muhammad Rizki; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komitmen Indonesia dalam penanganan perubahan iklim dunia ditunjukan pada tujuan Indonesia dalam mencapai net zero emission pada tahun 2060. Komitmen Indonesia tersebut melandasi perencanaan desain Marketing Gallery Metland sebagai salah satu bangunan yang merepresentasikan bangunan Green Building. Penelitian dimaksudkan untuk mengetahui nilai OTTV pada Marketing Gallery Metland OTTV. Metode yang digunakan adalah Kuantitatif dengan menghitung OTTV yang dibandingkan dengan SNI 03-6389-2020 yang menentukan bahwa nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV) maksimal 35 Watt/m². Dalam Upaya mempermudah perencanaan peneliti berusaha untuk mencari nilai Window to Wall Ratio (WWR) yang merupakan dasar dari perhitungan OTTV. Sebagai Upaya memenuhi standar nilai OTTV yang ditentukan peneliti mensimulasikan Bangunan Marketing Gallery Metland dengan mengubah desain geometris, material konstruksi, serta WWR dan perangkat peneduh. Studi dilakukan pada bangunan utama desain Marketing Gallery Metland Cikarang. Hasil Penelitian menunjukan nilai WWR sebesar 0.59 menghasilkan nilai OTTV 70.89 Watt/m2 yang belum sesuai berdasarkan SNI 03-6389-2020.
Analisis Pemilihan Elemen Fasad terhadap Keamanan dan Kenyamanan Bangunan Sekolah Cikal Lebak Bulus Tahap 2 Ramadhan, Ahlul Karim; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasad bangunan merupakan bagian yang sangat krusial dalam estetika dan fungsi bangunan, terutama dalam konteks pendidikan. Fasad bangunan sangat berpengaruh terhadap performa bangunan karena fasad merupakan visual pertama yang dapat dilihat dan mempengaruhi persepsi seseorang terhadap suatu bangunan. Desain fasad yang cermat tidak hanya menciptakan estetika yang memikat tetapi juga memiliki dampak substansial terhadap kondisi keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pemilihan elemen fasad dengan tingkat keamanan dan kenyamanan bangunan sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data diperoleh melalui observasi secara langsung ke lapangan, studi pustaka dan wawancara. Selanjutnya data akan dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui elemen-elemen pembentuk fasad bangunan Sekolah Cikal. Hasil dari penelitian ini adalah elemen fasad pada bangunan sekolah Cikal menggunakan elemen dinding precast dan jendela aluminium finished goods yang mampu mendukung tingkat keamanan dan kenyamanan sebagai fungsi sekolah karena dapat mereduksi kebisingan, menyerap panas matahari dan dapat mencegah api merambat karena pemilihan material dan desain yang diterapkan.
Strategi untuk Meningkatkan Kriteria Edge Advance pada Kantor AP Buildings Lathifa, Nelva Candra; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) is a green building certification developed by the International Finance Corporation (IFC), part of the World Bank Group, that focuses on resource efficiency. EDGE provides guidelines and tools to assist in the design and construction of energy-efficient, water-efficient, and material�efficient buildings while considering economic viability. This research discusses the implementation of the EDGE Certificate as an evaluation tool to determine the efficiency percentage of a building based on predefined standards. Overall, this research proves that the EDGE Certificate is an effective tool in evaluating building efficiency and provides important information to support sustainable development. AP Buildings' offices demonstrate achievements in resource efficiency, with energy efficiency levels reaching 55.07%, water use efficiency of 33.39%, and material efficiency of up to 80%, not only successfully meeting the efficiency standards set, but also contributing to the overall reduction of environmental impact, making it a model for future green buildings.
Strategi Menuju Kenyamanan Termal Fasad Apartemen Tanah Abang: Pendekatan WWR dan OTTV Naufaliansyah, Ryan; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi menyebabkan peningkatan suhu yang berdampak pada kenyamanan termal di dalam bangunan. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja termal ruang adalah nilai Window to Wall Ratio (WWR) dan Overall Thermal Transfer Value (OTTV) pada setiap fasad bangunan, yang perlu direncanakan sejak awal. Penelitian ini menggunakan studi kasus proyek apartemen di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dengan tujuan memberikan rekomendasi desain fasad yang efisien dan inklusif, serta memperhatikan kenyamanan termal dan efisiensi energi. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif melalui simulasi menggunakan software FormIt dan perhitungan WWR serta OTTV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif desain 02 memiliki performa termal terbaik dengan WWR 20,08% dan OTTV 21,78 W/m². Sementara itu, alternatif desain 01 mampu menekan OTTV hingga 19,4 W/m², namun nilai WWR yang rendah sebesar 17,6% dinilai kurang optimal. Alternatif desain 03 memiliki WWR 21,7% dan OTTV 23,3 W/m², lebih tinggi dibandingkan alternatif desain lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan desain fasad bangunan yang ramah lingkungan, efisien, dan inklusif, serta menjadi referensi bagi perancang dan pengembang untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang nyaman dan berkelanjutan.
Analisis Kesesuaian Puskesmas Sawangan 1 terhadap Aksesibilitas Lansia dan Disabilitas Fisik Tyas, Sekar Projo Dyah Aruming; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas Sawangan 1 dibangun ulang pada Agustus 2024 sebagai respons dari masyarakat agar mendapat fasilitas kesehatan yang lebih baik. Pada periode Januari-November 2024, jumlah kunjungan pasien sebanyak 20.794 orang dan diantaranya terdapat sebanyak 3.450 lansia. Selain itu, terdapat karyawan Puskesmas yang memiliki keterbatasan bergerak karena menderita patah tulang kaki. Sayangnya belum seluruh komponen fasilitas Puskesmas sesuai dengan standar peraturan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian Puskesmas Sawangan 1 terhadap aksesibilitas lansia dan disabilitas fisik. Penelitian ini menggunakan metode analisis dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa pengukuran, observasi lapangan, studi literatur, serta wawancara untuk memperoleh data kebutuhan pengguna. Hasil akhir penelitian membuktikan bahwa belum seluruh fasilitas Puskesmas Sawangan 1 memenuhi standar peraturan bagi pengguna terkait. Skor persentase penilaian aksesibilitas yang memenuhi standar sebesar 61,1%, sedangkan skor persentase aksesibilitas yang belum memenuhi standar sebesar 36,1%. Adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu perancangan fasilitas kesehatan yang mempertimbangkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan penggunanya.
Pengaruh Passive Design terhadap Produktivitas Kerja Karyawan: Studi Kasus Kantor SASO Architecture Widiandaru, Bali Dwipa Yasa; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas kerja karyawan dipengaruhi oleh lingkungan kerja fisik. Kantor SASO Architecture yang akan pindah ke gedung baru, memiliki kondisi kantor lama yang kurang nyaman, sehingga perlu optimalisasi desain dengan memperhatikan passive design untuk meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh passive design terhadap produktivitas kerja karyawan di Kantor SASO Architecture dengan menggunakan metode kuantitatif di antaranya meliputi pencahayaan alami, penghawaan alami, dan tata letak ruang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi, regresi linier, dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan passive design berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. Pencahayaan alami dan tata letak ruang memiliki korelasi positif dengan produktivitas, sedangkan penghawaan alami menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi perencanaan dan desain Kantor SASO Architecture baru.
Revitalisasi Gedung SKKT Kebon Baru dengan Konsep Eco Friendly dan Mengadopsi Kebudayaan Betawi Pratama, Adjie Armydiansyah; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung SKKT (Sasana Krida Karang Taruna) Kebon Baru Jakarta Selatan, merupakan gedung pertama kelompok Karang Taruna di wilayah DKI Jakarta, yang tergolong Bangunan Gedung Cagar Budaya, dibangun pada tahun 1960-an pada pemerintahan Gubernur Ali Sadikin. Tujuan penelitian ini sebagai upaya pelestarian dan pengembangan bangunan Gedung SKKT Kebon Baru dengan kondisi bangunan saat ini kurang terawat sehingga perlu dilakukan treatment terhadap bangunan agar dapat dialokasikan sebagai ruang publik yang nyaman, serta mengaktifkan kembali kegiatan Karang Taruna sebagai kelompok penampung aspirasi masyarakat, Metode riset yang digunakan pengambilan adalah metode Penelitian Deskriptif Kualitatif. Penelitian Deskriptif, kesimpulan yang diambil dari hasil riset bahwa fungsi ruang dan tataguna lahan kawasan Gedung SKKT Kebon Baru kurang begitu atraktif dan efektif untuk pelayanan Masyarakat sekitar dan kurangnya program penghijauan di sekitar wilayah Gedung SKKT, sehingga perlu dilakukan pengembangan tata ruang dengan corak budaya Betawi dan tata desain dengan konsep Eco friendly untuk keberlanjutan kawasan sekitar Gedung SKKT Kebon Baru. Untuk hasil riset ini nantinya berupa desain ulang atau revitalisasi bangunan lama demi mewujudkan tujuan dari penelitian.
Analisis Efisiensi Ruang Tunggu Poliklinik RSUD Cengkareng Studi Tata Letak, Kenyamanan, Material Putri, Sabrina Maharani; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efisiensi ruang tunggu poliklinik RSUD Cengkareng dalam konteks tata letak, kenyamanan, dan material. Studi ini mengidentifikasi sejauh mana ruang tunggu memenuhi standar desain rumah sakit untuk mendukung pengguna pasien, staf, dan pengunjung. Metode deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak ruang telah memenuhi standar dasar, seperti lebar sirkulasi (2,4 m) dan jarak antar kursi (60 cm). Material seperti keramik, gypsum, dan baja menunjukkan kualitas yang rendah emisi dan aman untuk kesehatan. Namun, ditemukan kekurangan pada ketiadaan area khusus untuk pengguna kursi roda, kurangnya handrail pada dinding, serta alur pergerakan pasien yang belum sepenuhnya efisien. Di zona tengah, pengelolaan udara kurang optimal akibat minimnya ventilasi. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan melalui penyediaan fasilitas ramah disabilitas, optimalisasi sirkulasi udara, dan penyempurnaan tata letak kursi untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Dengan penerapan rekomendasi ini, ruang tunggu diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kualitas pelayanan kesehatan.