Nursini Nursini, Nursini
Faculty Of Economics, Hasanuddin University Kampus Baru Tamalanrea Jalan Perintis Kemerdekaan Km.10

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Buruh Tani Perempuan Dalam Ekonomi Keluarga: Studi Kasus Desa Majannang Andayani, Rezki; Fatmawati, Fatmawati; Nursini, Nursini
Development Policy and Management Review (DPMR) Volume 2 Issue 1 June 2022
Publisher : Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.529 KB) | DOI: 10.61731/dpmr.vi.20916

Abstract

Isu kesetaraan gender dan seiring perkembangan zaman, peran wanita mengalami perubahan. Di masa lalu, wanita hanya berperan di lingkup rumah tangga saja, namun masa kini selain sebagai ibu rumah tangga, wanita terkadang berperan sebagai penopang ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata pendapatan yang diperoleh oleh wanita buruh tani permusim panen dan untuk mengetahui besar kontribusi pendapatan wanita buruh tani terhadap pendapatan keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara dengan wanita buruh tani di Desa Majannang yang telah berkeluarga sebanyak 32 orang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pekerjaan yang digeluti oleh responden penelitian hanya sebagai buruh tani dengan jenis pekerjaan mulai dari penanaman, perawatan dan panen hasi pertanian. Adapun rata-rata upah pendapatan wanita buruh tani berkisar antara Rp. 366.00,-/musim hingga Rp. 966.00,-/musim. Dampak peran ganda wanita sebagai buruh tani terhadap keluarga memberikan dampak yang besar terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti kebutuhan makan, biaya pendidikan dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Adapun besarnya kontribusi pendapatan wanita buruh tani terhadap total pendapatan keluarga juga bervariasi mulai dari 4% hingga 100%. Wanita buruh tani yang berkontribusi hingga 100% terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga adalah mereka yang tidak memiliki suami lagi, atau yang bersuami tapi suamimereka tidak mampu bekerja lagi karena dalam keadaan sakit.
Analisis Sektor Basis Perekonomian Daerah: Studi Kasus Bulukumba Syawal, Tenri; Nursini, Nursini; Hamrullah, Hamrullah; Lambali, Suryadi
Development Policy and Management Review (DPMR) Volume 2 Issue 2 December 2022
Publisher : Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61731/dpmr.vi.24167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor basis dalam perekonomian Kabupaten Bulukumba pada periode 2015-2019 dan untuk mengetahui sektor basis yang konsisten dalam mendorong percepatatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulukumba. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berdasarkan runtun waktu periode 2015-2019, yang bersumber dari laporan BPS Kabupaten Bulukumba, laporan BPS  Provinsi Sulawesi Selatan, berbagai situs resmi pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun metode analisis data yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari analisis location quotient sektor basis Kabupaten Bulukumba pada periode tahun 2015-2019 dapat memenuhi kebutuhan konsumsi daerah dan dari analisis Tipologi Klassen sektor basis konsisten mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulukumba.
Analisis Partisipasi Laki-Laki Di Pendidikan Tinggi: Kasus di Kota Makassar Mahani, Syakira; Fatmawati, Fatmawati; Nursini, Nursini; Syahribulan, Syahribulan
Development Policy and Management Review (DPMR) Volume 2 Issue 2 December 2022
Publisher : Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61731/dpmr.vi.24168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi berkurangnya jumlah laki-laki pada jenjang perguruan tinggi dibandingkan dengan jenjang-jenjang pendidikan sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Informan utama dari penelitian ini adalah laki-laki yang telah menyelesaikan pendidikannya sampai pada jenjang SMA/sederajat tetapi tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, serta laki-laki yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi sebagai informan pembanding. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi laki-laki tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, yaitu 1) tidak adanya minat kuliah, 2) ingin bekerja, 3) keterbatasan biaya, dan 4) tidak adanya dorongan/dukungan dari pihak keluarga.