Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Agung RI Tentang Tindak Pidana Menjalankan Praktik Keperawatan Tanpa Surat Izin Praktik Prayoga, I Putu Artawan; Widodo, Heri; Hakim, Rohman; Hermawan, Hermawan
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i3.30

Abstract

Pendahuluan: Perawat sebagai tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik mandiri wajib memiliki izin dalam bentuk SIPP yang diatur dalam Pasal 46 ayat (1) Undang-Undang No. 36 Tahun 2014 dan Pasal 19 Undang-Undang No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan. Metode penelitian merupakan penelitian hukum yuridis normatif yang meneliti tentang analisis yuridis terhadap Putusan Pengadilan No. 109/Pid.Sus/2019/PN Kbu tentang tindak pidana menjalankan praktik keperawatan tanpa surat izin dengan menggunakan 4 (empat) pendekatan, yaitu pendekatan kasus (case approach), pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conseptual approach) dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Hasil penelitian izin praktik keperawatan telah diatur secara khusus dalam ketentuan Pasal 19 Undang-Undang No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan dan Hakim dalam memutus perkara No. 109/Pid.Sus/2019/PN Kbu tidak menjatuhkan sanksi pidana kepada terdakwa yang melakukan tindakan prmbedahan bisul yang berakibat kematian korban sebagaimana dakwaan Pasal 84 ayat (2) Undang-Undang No. 36 Tahun 2014, termasuk delik materiil yang harus ada hubungan kausalitas. Majelis hakim menilai tidak dilakukan autopsi terhadap korban menjadi kurangnya scientific evidence kasus ini sulit untuk dibuktikan. Kesimpulan Sehingga dari penelitian ini disarankan Dinas Kesehatan dan organisasi profesi lebih proaktif dalam melakukan pembinaan kepada perawat agar tidak berpraktik secara illegal dan Hakim dalam memutus perkara No. 109/Pid.Sus/2019/PN Kbu.
Spatial Temporal Analysis of Urban Heat Island and Urban Ecological Conditions Using Google Earth Engine in Tegal City, Indonesia Audi, Fresilia; Hadibasyir, Hamim Zaky; Priyono, Kuswaji Dwi; Hakim, Rohman; Anna, Alif Noor
GEOGRAPHIA : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/gjppg.v5i2.9393

Abstract

Tegal city is located on the main transportation route of Central Java's pantura and has strong trade access. Due to its strategic location, the city's significant development led to an increase in built-up land. The growth of built-up land indicates an overall increase in temperature that affects urban heat island conditions and urban ecology. The data used in this study is from Landsat 8 accessed from Google Earth Engine. The research aims to 1) analyze the phenomena of urban heat island (UHI) and 2) urban ecological conditions related to temperature based on the value of urban thermal field variance index (UTFVI). The results of the research show that spatial relationship between the East and South of Tegal City with Tegal Regency caused almost all of its territory classified as affected areas. In addition, the East Tegal area is the center of the city where all concentrations of economic activities, education centers, and government service centers in Tegal City. Linkage of Evaluation the urban ecological conditions in the aspect of land surface temperature based on UTFVI values showed the same pattern.