Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Tentang Implementasi Blended Learning pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Akuntansi Septiana, Yolandaru
Business and Accounting Education Journal Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020): Business and Accounting Education Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.961 KB) | DOI: 10.15294/baej.v1i3.40258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa tentang implementasi blended learning dalam mata pelajaran Strategi Pembelajaran Akuntansi. Penelitian ini adalah penelitian survei. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Yogyakarta yang telah mengambil mata pelajaran Strategi Pembelajaran Akuntansi, sebanyak 36 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi mahasiswa tentang blended learning. Blended learning merupakan sistem baru, mudah, dan efektif. Melalui Besmart, sebagian besar siswa merasa bertanggung jawab atas kuliah, termotivasi, membantu membuat perencanaan, dan melakukan persiapan sebelum di kelas untuk kuliah. Mahasiswa dapat belajar di lingkungan yang nyaman, sesuai dengan kecepatan mereka sendiri dan dapat belajar berulang kali. Terdapat 38,89% mahasiswa berpendapat bahwa Besmart lebih baik daripada metode lain. Sebagain kecil mahasiswa berpendapat bahwa mereka merasa bosan, merasa sulit untuk belajar melalui Besmart, dan forum diskusi yang membosankan. Kata kunci: Implementasi, Blended Learning; Strategi pembelajaran Akuntansi
Persepsi Mahasiswa Tentang Implementasi Blended Learning pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Akuntansi Septiana, Yolandaru
Business and Accounting Education Journal Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020): Business and Accounting Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/baej.v1i3.40258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa tentang implementasi blended learning dalam mata pelajaran Strategi Pembelajaran Akuntansi. Penelitian ini adalah penelitian survei. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Yogyakarta yang telah mengambil mata pelajaran Strategi Pembelajaran Akuntansi, sebanyak 36 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi mahasiswa tentang blended learning. Blended learning merupakan sistem baru, mudah, dan efektif. Melalui Besmart, sebagian besar siswa merasa bertanggung jawab atas kuliah, termotivasi, membantu membuat perencanaan, dan melakukan persiapan sebelum di kelas untuk kuliah. Mahasiswa dapat belajar di lingkungan yang nyaman, sesuai dengan kecepatan mereka sendiri dan dapat belajar berulang kali. Terdapat 38,89% mahasiswa berpendapat bahwa Besmart lebih baik daripada metode lain. Sebagain kecil mahasiswa berpendapat bahwa mereka merasa bosan, merasa sulit untuk belajar melalui Besmart, dan forum diskusi yang membosankan. Kata kunci: Implementasi, Blended Learning; Strategi pembelajaran Akuntansi
SURVEI EFIKASI DIRI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI PADA MASA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Yolandaru Septiana
Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jep.v17i2.35008

Abstract

Abstrak: Pembelajaran jarak jauh di era pandemi Covid-19 memberikan  kesempatan untuk belajar mandiri dan hasil belajar mahasiswa tetap meningkat. Hasil belajar dapat ditingkatkan salah satunya melalui peningkatan efikasi diri. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efikasi diri mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi pada masa pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Responden penelitian ini adalah 134 mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi angkatan 2017-2019. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling technique. Instrumen yang digunakan adalah angket yang dikembangkan oleh S Schmitz (2013), terdiri dari 4 komponen yaitu kinerja akademik, pengembangan pengetahuan dan keterampilan, interaksi sosial dengan fakultas, dan mengatasi stres akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efikasi diri mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi pada masa pembelajaran jarak jauh adalah baik.Abstract: Distance learning in the Covid-19 pandemic era provides opportunities for independent study and increase learning outcomes. One of the learning outcomes can be improved by increasing self-efficacy. This study aims to determine the self-efficacy of Accounting Education Study Program students during distance learning. This research is survey research. The respondents of this study were 134 students of the Accounting Education Study Program class of 2017-2019. The sampling technique for this research was a proportionate stratified random sampling technique. The instrument used was a questionnaire developed by S Schmitz (2013), consists of 4 components, namely academic performance, development of knowledge and skills, social interaction with faculty, and coping with academic stress. The results of this study indicate that the self-efficacy of the Accounting Education Study Program students during distance learning is good.
THE USE OF BLENDED LEARNING TO IMPROVE STUDENTS’ SELF DIRECTED LEARNING IN ACCOUNTING CLASS AT SMK N 7 YOGYAKARTA ACADEMIC YEAR OF 2014/2015 Yolandaru Septiana; Annisa Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.294 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v13i1.5172

Abstract

Based on the pre-research questionnaire in accounting introduction class at SMK N 7 Yogyakarta, 64,68% students have self management, 75,00% students have desire for learning and 71,00% students have characteristics of self control. This shows the self directed learning is low. Thus, the type of this research aimed to improve students’ Self Directed Learning of Class X AK 1 SMK N 7 Yogyakarta Academic Year of 2014/2015. The research is done in two cycles uses one kinds of data collection techniques is questionnaire. The data collected was analyzed by qualitative analysis using three steps, data reduction, data presentation and conclusion formulation. The analysis is completed with descriptive quantitative analysis to calculate the score of Self Directed Learning. Based on the research result, the implementation of Blended Learning is able to improve students’ Self Directed Learning of the class X AK 1 SMK N 7 Yogyakarta academic year of 2014/2015. It is proven by the improvements of X AK 1’s average score of Self Directed Learning from 73,66% on the first cycle and reaches to 79,60% on the implementation of the second cycle. This improvement shows that using Blended Learning is able to improve students’ Self Directed Learning of class X AK 1 SMK N 7 Yogyakarta.   Keywords: Blended Learning, Self Directed Learning, Accounting Class
OABEAN MILKY: OATBAR SUSU DARI KACANG TUNGGAK (VIGNA UNGUICULATA) SEBAGAI CAMILAN TINGGI PROTEIN Hilal Fahrul Hamam; Krisanti Dhiaz Ayuni; Jairus Asher Purdy; Ayyasy Fathan Mubina; Intan Diah Kusuma; Yolandaru Septiana
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 6: Nopember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v3i6.2127

Abstract

Pola makan sehat dan seimbang merupakan asupan terpenting penunjang untuk kesehatan dan kualitas hidup. Keadaan gizi yang baik dapat meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat. Kacang-kacangan terbukti efektif sebagai pemenuhan gizi karena kandungan gizi yang cukup tinggi. Selama ini pembuatan makanan didominasi oleh kacang kedelai, seperti tempe,tahu, kecap. Beberapa tahun terakhir produksi kedelai Indonesia merosot sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Untuk menanggulangi hal tersebut diperlukan optimalisasi bahan lokal seperti kacang tunggak yang dapat dimanfaatkan sebagai camilan oatbar untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Dari segi gizi kacang tunggak jika dihitung per 100 gram bahan mengandung protein 22,9 gram, lemak 1,1 gram dan karbohidrat 61,6 gram. Setiap 100 gram kacang kedelai mengandung protein 30,2 gram, lemak 15,6 gram dan karbohidrat 30,1 gram. Nilai gizi yang tinggi menjadikan kacang tunggak sebagai bahan makanan sumber protein nabati untuk mencukupi kebutuhan gizi dalam masyarakat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua, yaitu instrumen prapengembangan dan instrumen pascapengembangan. Instrumen prapengembangan berupa pedoman wawancara bebas. Angket pascapengembangan diberikan saat uji coba produk hasil pengembangan kepada responden yaitu 10 siswa sekolah menengah atas. Oabean dalam bentuk oatbar dapat memenuhi kebutuhan gizi harian. Sumber protein nabati menjadi penunjang proses kehidupan, pertumbuhan dan perkembangan.
Industrial Revolution Era 4.0: Digital Literacy of Accounting Education Students Widayati, Ani; Wibawa, Eka Ary; Septiana, Yolandaru; Johari, Razana Juhaida
Dinamika Pendidikan Vol 17, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v17i1.36645

Abstract

This study aims to find out the different profile of digital literacy skills of four batches of Accounting Education students in the 4th industrial revolution era. As almost all human works will be replaced by robots and only those who have particular skills will be able to survive, it is essential to examine students’ digital literacy skills.  A survey employed quantitative approach was conducted with a sample of 175 of four batches Accounting Education students of Universitas Negeri Yogyakarta. The data gathered with questionnaires technique were analysed using descriptive analysis followed with multivariate analysis. The results show that the four batches Accounting Education students have different profile of digital literacy skills in terms of selecting, addressing, and evaluating information. It is suggested for the students to be aware of the changes in digital technology and its contribution to the field of education and consider it as the weapon for them to improve their digital literacy skills.
Pelatihan Canva Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Bagi Guru SMKN 7 Yogyakarta Arif Rahman Hakim; Yolandaru Septiana; Merinda Noorma Novida Siregar
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 2 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v2i2.700

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi guru-guru di SMK Negeri 7 Yogyakarta ialah belum pernah mengikuti pelatihan pengembangan media pembelajaran menggunakan Canva. Media pembelajaran yang sering digunakan oleh guru adalah Powerpoint, sehingga perlu adanya pelatihan untuk memberikan alternatif media pembelajaran interaktif dengan menggunakan Canva. Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan guru terampil dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan Canva. Pelatihan diselenggarakan dengan ceramah, tanya jawab, dan praktik. Ketercapaian dari kegiatan pelatihan ini meliputi: (1) 90% peserta pelatihan memahami konsep media pembelajaran interaktif, (2) 90% peserta memahami pengembangan media pembelajaran interaktif, (3) 90% peserta menguasai materi pelatihan dnegan baik, (4) peserta mengumpulkan hasil media pembelajaran interaktif menggunakan Canva yakni terdapat 21 media pembelajaran interaktif berupa presentasi dengan Canva yang dibuat oleh peserta.
THE EFFECTIVENESS OF DIGITAL LITERATURE-BASED LEARNING VIDEO ON IMPROVING STUDENT'S DIGITAL LITERATURE SKILL Arif Rahman Hakim; Ani Widayati; Eka Ary Wibawa; Yolandaru Septiana
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 33, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpis.v33i1.21782

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of learning videos on improving the digital literacy skills of Accounting Education students between control and experimental classes. This research is quasi-experimental research with a quantitative approach. The quasi-experimental type chosen was the design of the control group that was not treated with the same pre-treatment and post-treatment samples. The study was conducted for six months. The population of this study was 310 students of Accounting Education FE UNY (8 classes) with a sample of 81 students (2 classes). The sampling technique used is purposive sampling. Research data collection techniques use questionnaires and documentation. The validity of the instrument is proved by the analysis of exploratory factors, while its reliability is estimated by the Alpha formula. Data analysis techniques use independent sample t test hypothesis test. The results showed that there was a significant difference in video effectiveness in improving students' digital literacy skills between control and experimental classes with a calculation of 2,881 and a Sig. score of 0.005. The experimental class had a higher average score than the control class with a difference of 5,375. This means that the provision of learning video treatment can improve students' digital literacy skills in the experimental group.
Teacher Profesionalism in Facilitating Students to Have 21st Century Skills Yolandaru Septiana; Ani Widayati; Eka Ary Wibawa; Arif Rahman Hakim
Dinamika Pendidikan Vol 18, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v18i1.44543

Abstract

This study aims to determine the readiness of vocational school teachers in facilitating students to master 21st century skills. This qualitative research using in-depth interview techniques. The respondents of this study were vocational school teachers in the Special Region of Yogyakarta. This study using thematic analysis with ATLAS.ti program. The results of the study explain that teachers' perceptions of 21st century skills vary widely, including the 4Cs (communication, creativity, collaboration, and critical thinking), technology, problem-solving skills, competence, innovation, competitive ability, religious character, and morals. Activities that have been carried out by teachers to facilitate students in mastering 21st century skills are applying various learning models, learning methods, and interesting learning media. The strategy to facilitate students to have 21st century skills is that teachers need to improve the various skills needed to teach students, namely mastery of technology. The support provided by the school is the provision of learning facilities and opportunities to participate in various scientific activities to improve their skills and professionalism. The challenges faced by teachers are the lack of understanding and use of technology and the varied backgrounds of students. Suggestions for teachers are to increase professional competence in facilitating 21st century skills.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESENJANGAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR KECAMATAN GIRISUBO KABUPATEN GUNUNGKIDUL Novianto, Rendy; Sekarningtyas, Ayu; Indayanti, Wiwin; Rahmawati, Cyntia; Hidayah, Muhammad Fajar; Septiana, Yolandaru
Jurnal Riset dan Penalaran Mahasiswa Vol 1, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan ekonomi menjadi salah satu masalah yang masih diupayakan untuk diatasi oleh bangsa Indonesia. Adanya kesenjangan ini dikarenakan terdapat wilayah yang memiliki potensi ekonomi yang baik serta mampu mengelola dengan baik, namun terdapat wilayah dengan potensi ekonomi rendah dan dan kesulitan dalam pengelolaannya (Pinandito, Asfiani, Mardziyah, Pawestri, 2019. Kabupaten Gunungkidul merupakan kabupaten yang memiliki beragam potensi perekonomian mulai dari pertanian, perikanan dan peternakan, hutan, flora dan fauna, industri, tambang serta potensi pariwisata (BPS Kabupaten Gunungkidul,2020) namun masih menjadi salah satu kabupaten yang mengalami kesenjangan ekonomi. Adanya potensi pariwisata yang baik akan berpengaruh positif terhadap ekonomi masyarakat sehingga kesenjangan ekonomi dapat menurun. Namun berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, jumlah pengunjung atau wisatawan yang datang ke Kecamatan Girisubo masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung di beberapa kecamatan pesisir pantai Gunungkidul yaitu sejumlah 171. 131 orang di tahun 2019 dan sejumlah 81.501 orang di tahun 2020 (BPS Kabupaten Gunungkidul, 2021). Berdasarkan fenomena tersebut maka penulis terdorong untuk melakukan\penelitian dengan judul “Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kesenjangan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung oleh data- data kuantitatif, teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah area random sampling. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dan pemerintah dalam mengupayakan solusi atas masalah kesenjangan ekonomi.