Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH SERAT ROTAN SEBAGAI BAHAN TAMBAH AGEREGAT KASAR KUAT TEKAN BETON MENURUN KERUNTUHAN BERMANFAAT A, Arman.; Ridwan, Muhammad; Sari, Sari; Ningsih, Wahyu
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Edisi 1 Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i2.2789

Abstract

Beton terbuat dari campuran antara semen portland atau semen hidraulik yang lain, agregat kasar, agregat halus dan air, dengan atau tanpa bahan campuran tambahan masa padat (SNI 7656-2012). Dengan meningkatnya penggunaan agregat kasar tentu hal ini juga menimbulkan permasalahan baru, yakni menipisnya ketersediaan material agregat kasar yang berasal dari alam. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serat rotan sebagai bahan tambah pada agregat kasar kuat tekan beton menurun keruntuhan bermanfaat. Pada penelitian ini menggunakan serat rotan dengan persentase 0%, 1% (Serat rotan 3 cm), 2% (Serat rotan 4 cm), dan 3% (Serat rotan 5 cm) dari berat agregat kasar dengan 3 sampel untuk tiap persentase. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder baja dengan ukuran diameter 150 mm x tinggi 300 mm. Berdasarkan hasil uji kuat tekan beton yang dilakukan pada umur 28 hari dari beton normal mengalami keruntuhan dan keretakan yang sangat besar, dikarenakan campuran pada pembuatan beton normal tidak menggunakan serat rotan sebagai bahan tambah. Sedangkan pada pengujian kuat tekan beton dengan tambahan serat rotan 1% dengan ukuran serat rotan 3 cm masih terjadi sedikit keruntuhan dan keretakan, beton dengan tambahan serat rotan 2% dengan ukuran serat rotan 4 cm sudah tidak terjadi keruntuhan, tetapi terjadi sedikit keretakan dan beton dengan tambahan serat rotan 3% dengan ukuran serat rotan 5 cm tidak terjadi keruntuhan, serta hampir tidak terjadi keretakan sama sekali. Hal ini disebabkan karena semakin bertambah panjangnya serat rotan pada tiap persentase yang telah dijadikan serat tersebar dan merata ke dalam campuran beton yang berfungsi sebagai tulangan mini di dalam beton.  Kata kunci: Beton, Serat rotan, Kuat tekan beton
THE EFFECT OF MENTAWAI BEACH SAND AS A SUBSTITUTE FOR RIVER SAND ON THE COMPRESSIVE STRENGTH OF CONCRETE A, Arman.; Mulyati, Mulyati; Fajar, Fajar; Roza, Angelalia; Marizal, Yoharis
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 1 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.3058

Abstract

The Concrete technology innovation is always required to answer the challenges of the need for the resulting concrete to be of high quality including strength and durability without ignoring economic value. One of the additional materials can be using pumice for fine aggregate. In such conditions, it is possible that the need for quality fine aggregates will be difficult to fulfill. The aim of this research is to determine the effect of variations in the use of sea sand on the compressive strength of concrete. This research is experimental in nature and was carried out in the Civil Engineering laboratory of the Padang Institute of Technology (ITP). Standard regulations for concrete mixing specifications use SNI 7656-2012 which concerns "procedures for selecting mixtures for normal concrete, heavy concrete and mass concrete".  Therefore, this research aims to determine the effect of using beach sand as a substitute for river sand on the compressive strength of concrete. In this research, the additional material used was Mentawai beach sand with percentages of 0%, 20%, 40%, 60% and 80% at 28 days with 3 samples for each percentage. The test object used was a steel cylinder with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm. The quality of the concrete used is fc' 20.75 Mpa. The research results showed that the compressive strength value of the concrete in the Trial Mix was 35.52 MPa, while at 28 days of concrete age, the compressive strength value reached 22.21 MPa, in accordance with the planned target of 20.75 MPa. Meanwhile, with a 20% variation, the compressive strength value was 19.73 MPa, and experienced a decrease of 11.16% compared to normal concrete. With a 40% variation, the compressive strength value was 18.11 MPa and decreased by 18.46% compared to normal concrete. At 60% variation, the compressive strength value was 16.75 MPa and decreased by 24.58% compared to normal concrete. At 80% variation, the concrete compressive strength value was 13.98 MPa and decreased by 37.05%. Keywords: Concrete, Beach sand, Compressive strength.
PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG KEMIRI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR DAN PENAMBAHAN SIKACIM CONCRETE ADITIVE TERHADAP KUAT TEKAN BETON A, Arman.; Mikhdad, Ikbal; Mulyati, Mulyati; Haryati, Novy
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 1 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3550

Abstract

Perkembangan sektor konstruksi semakin pesat seiring meningkatnya kebutuhan manusia akan sarana dan prasarana modern. Beton masih menjadi material utama dalam pembangunan infrastruktur. Upaya peningkatan kualitas beton dapat dilakukan melalui pemanfaatan agregat alternatif dan penggunaan bahan tambah kimia (chemical admixture). Pada penelitian ini digunakan limbah cangkang kemiri sebagai pengganti sebagian agregat kasar dengan tambahan 0,7% Sikacim Concrete Additive dari berat semen. Variasi substitusi cangkang kemiri adalah 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Benda uji berupa silinder berukuran 15 cm × 30 cm kemudian diuji kuat tekannya pada umur 3 hari dan 28 hari di Laboratorium Institut Teknologi Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi 5% dan 10% dengan tambahan Sikacim 0,7% mampu meningkatkan kuat tekan beton masing-masing sebesar 7,29% dan 0,55%. Namun, pada persentase 15%, 20%, dan 25%, kuat tekan beton mengalami penurunan sebesar 12,07%, 16,55%, dan 21,93.Dengan demikian, pemanfaatan cangkang kemiri sebagai agregat kasar pengganti efektif digunakan hanya pada persentase rendah (≤10%). Kata kunci : kuat tekan beton,sikacim concrete additive,dan cangkang kemiri.