Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Pembinaan Ibu-Ibu Kader PKK Mengenai Pengelolaan Gangguan Metabolik di Sleman, DIY Sherly Usman; Muhammad Khotibuddin; Dwi Nur Ahsani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1123

Abstract

Sindrom metabolik merupakan kumpulan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang terjadi bersamaan, yaitu peningkatan glukosa darah puasa, obesitas sentral, dislipidemia, dan hipertensi. Di Indonesia, prevalensi kejadian mencapai 23,34%. Pola konsumsi, usia, dan aktifitas fisik berpengaruh pada risiko sindrom metabolik. Pengelolaan resiko penting untuk mengurangi angka prevalensi kejadian. Pengetahuan yang baik mengenai sindrom metabolik dan pengelolaannya dapat menurunkan kejadian. Informasi mengenai pengelolaan kesehatan metabolik bisa disampaikan oleh ibu-ibu kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di dusun yang mendapatkan pelatihan dan pendampingan oleh tim kesehatan. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan Pendampingan dan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK di dusun mengenai gangguan metabolik sehingga meningkatkan pengelolaan gangguan metabolik masyarakat di dusun. Kegiatan diawali pemberian pretest untuk screening pengetahuan awal. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan dan penyuluhan secara periodik baik secara luring dan daring oleh tim pengabdi. Pendampingan diberikan berupa pemberian materi mengenai sindrom metabolik, kajian pengelolaan nutrisi, dan aktifitas fisik dengan pakar di bidang kesehatan umum dan bidang gizi. Akhir kegiatan dilakukan post-test untuk evaluasi. Pemberian pretest untuk screening awal menunjukan nilai rata-rata 34,38. Nilai post-test menunjukkan nilai rata-rata 78,13. Hasil ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta terhadap pengelolaan gangguan metabolik setelah dilakukan pembinaan dan pemdampingan dengan uji willcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna antara nilai rata-rata pretes dan postes. Implikasi kegiatan penting dilakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan warga Ngemplak yang melibatkan peserta yang mendapatkan pelatihan