Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Filial Therapy to Improve Emotional Regulation in Child with Temper Tantrums Rezki, Muhammad; Zulfiana, Uun
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.99563

Abstract

Tantrums are a common emotional response in children, often occurring when they struggle to regulate their emotions. This study focused on the use of filial therapy in improving emotional regulation and reducing tantrum frequency in a 9-year-old boy. Filial therapy was chosen for its emphasis on parental involvement, strengthening the parent-child bond, and teaching emotional regulation skills. The study was a single subject research design, that began with an initial assessment through interviews, observations, and psychological tests. This was followed by an 11-session filial therapy. The results showed a significant improvement in the participant’s emotional regulation, leading to a reduction in tantrum behavior. The ERQ scores during the pretest were 25 (moderate category), increasing to 47 (high category) in the post-test, and further rising to 55 (high category) in the follow-up assessment. These findings highlight the essential role of parents in supporting their child's emotional development and the use of filial therapy to improve parent-child dynamics and reduce tantrums.
Terapi Aktivasi Perilaku untuk Mengurangi Simtom Avolisi pada Pasien Skizofrenia Millah, Wahidah Nurul; Zulfiana, Uun
Fathana Vol. 2 No. 1 (2024): Fathana: Jurnal Psikologi Ar-Raniry
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/fjpa.v2i1.529

Abstract

Subjek merupakan seorang laki-laki berusia 48 tahun dan belum pernah menikah. Subjek pertama kali dilarikan ke Rumah Sakit pada tahun 1997 ketika subjek berusia 22 tahun karena overdosis obat petidine dan koma hingga 2 minggu. Subjek menunjukkan perilaku agresi verbal dengan mengancam meledakkan rumah. Kondisi subjek saat ini menunjukkan gejala positif meyakini bahwa dirinya sedang hidup didalam neraka. Selain itu subjek merasa minum air soda setiap kali minum air putih. Beberapa gejala avolisi yang masih nampak yaitu, subjek enggan merawat diri, serta lebih banyak menghabiskan waktu sendiri. Hasil psikotes menunjukkan kemampuan intelegensi subjek berada pada taraf rata-rata, serta kondisi psikologis subjek menunjukkan subjek merupakan pribadi yang introvert serta cenderung mudah merasa cemas dan frustasi. Selain itu, subjek memiliki kebutuhan akan kasih sayang serta kebutuhan merasa bahagia dengan lawan jenis. Hasil pemberian aktivasi perilaku menunjukkan adanya perubahan positif pada aktivitas harian subjek
Pelatihan Deteksi Dini dan Modifikasi Perilaku pada Guru di Kota Malang dan Batu, Provinsi Jawa Timur Prasetyaningrum, Susanti; Zulfiana, Uun; Suryaningrum, Cahyaning
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3174

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru inklusi di Kota Malang dan Batu dalam menerapkan deteksi dini dan modifikasi perilaku anak berkebutuhan khusus di sekolah masing-maisng. Metode pelatihan mencakup psikoedukasi, diskusi, dan praktik deteksi dini menggunakan metode wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan  Mitra pengabdian adalah guru-guru sekolah inklusi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Pembimbing Khusus (MGPK) Kota Batu dan guru dari sekolah inklusi Smart Kids. Pendampingan dalam pengabdian masyarakat ini ada beberapa kegiatan, antara lain: Psikoedukasi deteksi dini karakteristik anak berkebutuhan khusus dan pelatihan modifikasi perilaku (reinforcement dan token economy). Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap karakteristik siswa berkebutuhan khusus dan penerapan modifikasi perilaku.