Roro Eko Susetyorini
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Biologi UMM Melalui Lesson Study Wahyuni, Sri; Susetyorini, Roro Eko; Latifa, Roimil
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 1, No 2 (2015): November 2015
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.7 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2571

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendiskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui kegiatan lesson study  serta menemukan Best Practices pembelajaran melalui pelaksanaan lesson study. Metode penelitian ini adalah diskriptif dengan menerapkan  lesson study dengan langkah Plan-Do-See (4 Siklus). Lesson Study dilakukan oleh kelompok dosen Prodi Pendidikan Biologi UMM, pada matakuliah Mikrotehnik dan Embriologi dengan menerapkan pembelajaran proyek dan Two Stay Three Stray pada mahasiswa Semester VI Angkatan 2011. Subyek penelitian mahasiswa program studi pendidikan biologi sem  VI yang berjumlah 30 orang pada tahun ajaran 2013-2014 yang menempuh matakuliah mikroteknik dan embriologi. Parameter kemampuan berfikir kritis meliputi:kejelasan (clarity), tingkat akurasi (accuracy) presisi (precision), relevansi (relevance), logika berpikir yang digunakan (logic), keluasan sudut pandang (breadth) kedalaman berpikir (depth), kejujuran (honesty)tetap, kelengkapan informasi information) dan bagaimana implikasi dari solusi yang dikemukakan (implication).Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan pembelajaran proyek pada matakuliah Mikroteknik dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis sebesar 18,5%. Sedangkan penerapan pembelajaran Two Stay Three Stray pada matakuliah Embriologi dapat meningkatkan berfikir kritis sebesar 15%. Best practices Kegiatan Lesson Study di Prodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang adalah adanya kekompakan dan semangat kerja tim dosen dan mahasiswa dalam pemecahan masalah pada matakuliah Mikroteknik dan Embriologi, serta adanya perubahan paradigma pada diri dosen dari teaching menjadi learning. Kata kunci: Lesson study, Kemampuan berfikir kritis, Pembelajaran inovatif  (Pembelajaran Proyek, Two Stay-Two Stray)
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Biologi UMM Melalui Lesson Study Sri Wahyuni; Roro Eko Susetyorini; Roimil Latifa
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): November 2015
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2571

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendiskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui kegiatan lesson study  serta menemukan Best Practices pembelajaran melalui pelaksanaan lesson study. Metode penelitian ini adalah diskriptif dengan menerapkan  lesson study dengan langkah Plan-Do-See (4 Siklus). Lesson Study dilakukan oleh kelompok dosen Prodi Pendidikan Biologi UMM, pada matakuliah Mikrotehnik dan Embriologi dengan menerapkan pembelajaran proyek dan Two Stay Three Stray pada mahasiswa Semester VI Angkatan 2011. Subyek penelitian mahasiswa program studi pendidikan biologi sem  VI yang berjumlah 30 orang pada tahun ajaran 2013-2014 yang menempuh matakuliah mikroteknik dan embriologi. Parameter kemampuan berfikir kritis meliputi:kejelasan (clarity), tingkat akurasi (accuracy) presisi (precision), relevansi (relevance), logika berpikir yang digunakan (logic), keluasan sudut pandang (breadth) kedalaman berpikir (depth), kejujuran (honesty)tetap, kelengkapan informasi information) dan bagaimana implikasi dari solusi yang dikemukakan (implication).Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan pembelajaran proyek pada matakuliah Mikroteknik dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis sebesar 18,5%. Sedangkan penerapan pembelajaran Two Stay Three Stray pada matakuliah Embriologi dapat meningkatkan berfikir kritis sebesar 15%. Best practices Kegiatan Lesson Study di Prodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang adalah adanya kekompakan dan semangat kerja tim dosen dan mahasiswa dalam pemecahan masalah pada matakuliah Mikroteknik dan Embriologi, serta adanya perubahan paradigma pada diri dosen dari teaching menjadi learning. Kata kunci: Lesson study, Kemampuan berfikir kritis, Pembelajaran inovatif  (Pembelajaran Proyek, Two Stay-Two Stray)
Pengaruh Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Jasminum sambac L. terhadap Diameter Zona Hambat Propionibacterium acnes Indah Ulfatur Rohimah; Rr. Eko Susetyorini; Husamah Husamah
BIOMA Vol 6, No 2 (2021): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i2.4305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak daun melati putih (Jasminum sambac L.) terhadap diameter zona hambat Propionibacterium acnes penyebab jerawat dan untuk mengetahui hasil kajian teoritis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian True Experimental Research dengan desain penelitian the post test only control group. Hasil penelitian didapatkan yaitu konsentrasi 25µg/ml diameter zona hambat (M) = 10,34 mm, konsentrasi diameter zona hambat 50µg/ml (M) = 2,36 mm, konsentrasi 100µg/ml diameter zona hambat (M) = 9,75 mm, konsentrasi 250µg/ml diameter zona hambat (M) =  8,14 mm, konsentrasi 500µg/ml diameter zona hambat (M) = 10,95 mm, klindamisin diameter zona hambat (M) =  28,55 mm, dan perlakuan kontrol negatif aquades tidak terbentuk zona bening
Implementation School Quality Management Based School Culture and Student Quality Assurance (QA) in Primary Education Ali Efendi; Rr. Eko Susetyorini; Yus Cholily; M. Syaifuddin
AT-TA'LIM Vol 33, No 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v33i2.1131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen mutu sekolah berbasis budaya sekolah dan penjaminan mutu (QA) siswa di Sekolah Dasar dan Menengah Al Falah Darussalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan subjek terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen mutu sekolah dilaksanakan melalui siklus NIET yang diadaptasi (Intention – Effort – Evaluation – Trust) dari model PDCA ( Plan-Do-Check-Act ) dan dikombinasikan dengan nilai-nilai Islam seperti itqan (profesional), amanah (jawaban yang bertanggung jawab), dan tawakal (penyerahan diri kepada Tuhan). Budaya sekolah yang religius menjadi landasan moral yang membentuk karakter penghuni sekolah melalui pembiasaan beribadah, disiplin, dan perilaku keteladanan. Sementara itu, QA siswa berfungsi sebagai penilai reflektif sistem pengembangan akademik, spiritual, dan sosial siswa. Aspek ketiga manajemen mutu, budaya sekolah, dan QA siswa mewujudkan model mutu pendidikan Islam yang holistik, humanis, dan berkelanjutan. Model ini tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga membentuk kepribadian siswa yang Islami, mandiri, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam sistem manajemen mutu untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan akhlak mulia.
INTEGRATING OIDDE-BASED CONTEXTUAL MODULES INTO VIRUS INSTRUCTION: EFFECTS ON CONCEPTUAL UNDERSTANDING AND STUDENT ENGAGEMENT IN SECONDARY BIOLOGY EDUCATION Eka Bintarawati; Rr. Eko Susetyorini; Abdulkadir Rahardjanto; Atok Miftachul Hudha; Husamah Husamah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12770

Abstract

This research is motivated by the high demands for student-centered learning in the 21st century, while the teaching of viruses at the secondary school level is still dominated by conventional memorization-oriented methods without linking abstract concepts to contextual scientific problems. The focus of this research problem is directed at testing the effectiveness of a contextual teaching module based on the OIDDE (Orientation, Identify, Discussion, Decision, and Engage in Behavior) model on improving students' conceptual understanding. Using a quantitative approach with a quasi-experimental design in the form of a pretest-posttest control group design, the research's key stages were carried out in a structured manner through purposive sampling involving 70 10th-grade students at SMAN 2 Sampit. The experimental group received instruction using the OIDDE-based module, while the control group received conventional instruction. Quantitative data were collected using a multiple-choice test and analyzed inferentially through ANCOVA, N-Gain scores, and Cohen's d. The research findings showed that the experimental group achieved an average post-test score of 87.00, significantly exceeding the control group, which scored 73.86 based on the ANCOVA analysis (p < 0.05). The learning improvement was categorized as moderate, with an N-Gain value of 0.6466 and a Cohen's d effect size of 2.916, which is considered very strong. The main conclusion confirms that the integration of OIDDE-based contextual modules has proven effective and significantly improves students' conceptual understanding in teaching viruses. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan pembelajaran berpusat pada siswa di era abad ke-21, sementara pengajaran materi virus di tingkat sekolah menengah masih didominasi metode konvensional berorientasi hafalan tanpa mengaitkan konsep abstrak dengan masalah ilmiah kontekstual. Fokus masalah riset ini diarahkan pada pengujian efektivitas modul ajar kontekstual berbasis model OIDDE (Orientation, Identify, Discussion, Decision, and Engage in Behavior) terhadap peningkatan pemahaman konseptual para siswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu berbentuk pretest-posttest control group design, tahapan penting penelitian dijalankan secara terstruktur melalui purposive sampling yang melibatkan 70 siswa kelas X di SMAN 2 Sampit. Kelompok eksperimen mendapatkan pengajaran memanfaatkan modul berbasis OIDDE, sedangkan kelompok kontrol menerima instruksi konvensional. Data kuantitatif dihimpun menggunakan tes pilihan ganda yang dianalisis secara inferensial melalui uji ANCOVA, skor N-Gain, dan Cohen’s d. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen meraih skor rata-rata pascatest sebesar 87,00, secara signifikan melampaui kelompok kontrol yang memperoleh skor 73,86 berdasarkan hasil analisis ANCOVA (p < 0,05). Peningkatan pembelajaran berada pada kategori sedang dengan nilai N-Gain sebesar 0,6466 serta ukuran efek Cohen’s d sebesar 2,916 yang tergolong sangat kuat. Simpulan utama menegaskan bahwa integrasi modul kontekstual berbasis OIDDE terbukti efektif dan signifikan meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik pada pengajaran materi virus.