Ichsan Anshory, Ichsan
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Di Sekolah Dasar Kabupaten Lomok Tengah Suantari, Baiq Sriwulan; Poerwanti, Endang; Anshory, Ichsan
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11605

Abstract

Abstract: This study aims to find out: 1) the conduct of inclusive education at elementary school level in Central Lombok regency, 2) the management of inclusive education at elementary school level of Central Lombok regency, 3) obstacle and effort conducted by schools that administer the inclusive education. This study is a descriptive qualitative study which applied qualitative method. Its sample was inclusive schools that are located in the rural area as well as downtown and the district capital of Central Lombok regency. The data collection technique was my interview with the Head of Education Board, Local Government of Central Lombok regency, observation related to inclusive education conduct in Central Lombok regency and in the form of photos to support the analysis result. The data analysis technique used the data reduction technique, data presentation, and verification. The result of the study showed that 1) inclusive education implementation in the learning process was done in classical form, there was no service provided by the school toward the children with a special need. The three schools which were taken as a sample of the study were not ready to establish inclusive education due to lack of understanding from the teachers’ side on inclusive education itself. 2) the uneven management system in terms of curriculum implementation, schools A and B applied KTSP while school C used K13 by government regulation. 3) the obstacles faced by the teachers were the lack of understanding from the teachers’ side, the unavailability of expert staff for the special needs, the lack of facility and utility, lack of training provided by the institution whose school administers the inclusive education. The effort should be done by teachers from respective schools is to proceed with the learning process for their students at their best, proceed with the inclusive education program in their respective schools.Keywords: Education, Inclusive, Elementary school Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui: 1) Pelaksanaan pendidikan inklusi di sekolah dasar Kabupaten Lombok Tengah; 2) Manajemen pendidikan inklusi disekolah dasar Kabupaten Lombok Tengah; 3) Kendala dan upaya dan yang di alami sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan sample penelitian yaitu sekolah inklusi yang terletak di Daerah pelosok, di tengah-tengah Kota, dan terletak di Kota Kabupaten Lombok Tengah. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dengan Dinas Pendidikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengan, observasi terkait pelaksanaan Pendidikan Inklusi di Kabupaten Lombok Tengah dan Dokumentasi yang berupa foto-foto untuk memperkuat hasil analisis. Teknik Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dantahap Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan pendidikan inklusi dalam proses pembelajaran dilakukan secara klasikal, belum terlihat pelayanan yang diberikan sekolah terhadap anak berkebutuhan khusus. Ketiga sekolah yang menjadi sample dalam penelitian ini tidak siap untuk menyelenggarakan pendidikan inklusi karena pemahaman guru terhadap konsep dari inklusi itu sendiri yang masihkurang. 2) manajemen sekolah dalam kurikulum masih menggunakan KTSP untuksekolah A dan B, sedangkan untuk sekolah C menggunakan kurikulum K13 sesuai ketetapan pemerintah. 3) kendala yang dihadapi guru berupapemahaman guru yang kurang, tidaktersedianya guru pembimbingkhusus, saranadanprasarana, pelatihan yang kurang yang disediakanolehlembagauntuk guru yang sekolahnya menyelenggarakan pendidikan inklusi. Upaya yang dilakukan oleh sekolah yaitu melaksanakan pembelajaran sebaik mungkin untuk para siswa, menlajutkan pendidikan inklusi di sekolah masing-masingKata kunci: Pendidikan, Inklusi, Sekolah dasar
PENGEMBANGAN LKPD BERORIENTASI METAKOGNISI DI SD MUHAMMADIYAH 5 BUMIAJI Amelia, Delora Jantung; Anshory, Ichsan; Yunus Saputra, Setiya
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v6i1.7168

Abstract

ABSTRAKMetakognisi merupakan kompetensi inti yang harus dicapai pada kurikulum 2013 dengan adanya soal yang terintegrasi pada LKPD dapat mengarahkan siswa untuk menyadari pentingnya kemampuan memahami suatu materi, melatih kemandirian untuk belajar serta menyadari kekurangan dan  kelebihannaya sehingga dapat melakukan kontrol terhadap pengetahuannya. Akan  tetapi LKPD yang digunakan  siswa selama ini belum mencakup semua rangkaian kegiatan metakognisi yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD yang berorientasi metakognisi. Model pada pengembangan ini menggunkan Model Dick dan Carey yang terdiri dari 10 langkah, (1) mengidentifikasi tujuan khusus, (2) menganalisis pembelajaran yang akan dilakukan, (3) menganalisis pembelajar dan konteks, (4) merumuskan tujuan khusus mengembangan suatu produk, (5) mengembangkan instrumen penilaian yang sesuai dengan kebutuhan, (6) mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, (7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran yang akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, (8) merancang  dan  melaksanakan  evaluasi formatif  pembelajaran,  (9) merevisi  pembelajaran ketika tidak sesuai,  dan (10) mendesain dan melakukan evaluasi sumatif. Hasil penelitian pengembangan ini memperoleh hasil validasi dari ahli materi dengan kriteria sangat valid (96,5%), hasil validasi desain memperoleh hasil 73,02% dengan kreteria perlu revisi, untuk uji coba kelompok kecil 86,67% dengan kreteria sangat menarik,dan uji coba lapang memperoleh hasil 85 % dengan kreteria baik.
Peran Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah Dasar Muhammadiyah 4 Malang Purnomo, Wahyudi Setyo Adi; Anshory, Ichsan
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v7i1.12036

Abstract

Abstract: Education is the main thing in Indonesia in improving the quality of human resources. The role of the principal is very important to help improve the quality of education. This study aims to describe 1) the role of the principal in improving the quality of education in elementary schools Muhammadiyah 4 Malang. 2) efforts made by school principals in improving the quality of education in elementary school Muhammadiyah 4 Malang. In this research method using qualitative descriptive methods. The results of the study stated that 1) the role of the headmaster in improving the quality of education in elementary school Muhammadiyah 4 Malang was as a manager, leader, supervisor, administrator, educator, innovator, and motivator. 2) The principal's efforts in improving the quality of education in elementary school Muhammadiyah 4 Malang City include: a) making all improvements in all aspects of improving the quality of education; b) planning and preparing activity plans; c) coordinate the distribution of learning activities; d) supervise and evaluate teachers regarding learning activities; e) coordinate in carrying out all school activities.Keywords: The Role of Principals, Quality of Education, Elementary School Abstrak: Pendidikan merupakan hal utama di Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Peran kepala sekolah sangat mempengaruhi untuk membantu meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar Muhammadiyah 4 Kota Malang. 2) upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar Muhammadiyah 4 Kota Malang. Dalam metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah SD Muhammadiyah 4 Kota Malang adalah sebagai manajer, pemimipin, supervisor, administrator, edukator, inovator dan motivator. 2) Adapun upaya kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah SD Muhammadiyah 4 Kota Malang diantaranya: a) melakukan semua perbaikan dalam semua aspek peningkatan mutu pendidikan; b) melakukan perencanaan dan penyusunan rencana kegiatan; c) mengkoordinasi pembagian kegiatan pembelajaran; d) melakukan supervise dan evaluasi guru mengenai kegiatan belajar; e) berkoordinasi dalam melakukan semua kegiatan sekolah.Kata kunci: Peran Kepala Sekolah, Mutu Pendidikan, Sekolah Dasar
Pengembangan Media Papan Kantong Pintar (PAKAPIN) Untuk Minat Belajar Siswa Kelas IV Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Safira, Al Fenia Dewi; Anshory, Ichsan; Danawati, Murtyas Galuh
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v7i1.3438

Abstract

The development of PAKAPIN (Smart Pocket Board) media was motivated by problems that occurred at SDN Sisir 03 Batu among class IV students, namely the lack of use of media, too much material content and student learning outcomes that were less than optimal. The aim of the research is to develop PAKAPIN media material "The meaning and examples of Pancasila principles in everyday life" for class IV Pancasila Education subjects, totaling 20 students. This research is Research and Development (R&D) research using the ADDIE research model which consists of analysis, design, development, implementation and evaluation. The data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires and documentation. The data that has been obtained will be analyzed using qualitative and quantitative data. The research results show that the PAKAPIN media is in accordance with the results of material expert validation, media validation results, student and teacher response results, and evaluation test results that meet the criteria. So it is concluded that the PAKAPIN media is suitable and effective for use as learning media in Pancasila Education subjects.
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Sesuai Kurikulum 2013 Di SD Muhammadiyah 03 Wajak Anshory, Ichsan; Saputra, Setiya Yunus; Amelia, Delora Jantung
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.034 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i1.872

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman yang mulai memasuki tahun 2013 kurikulum yang mana pembelajarannya sudah bersentra pada pembelajaran tematik yang menggabungkan antara mata pelajaran satu dengan pelajaran lainnya. Dalam kurikulum tahun 2013 proses belajar sangat memperhatikan tingkat berpikir siswa yang masih melihat sesuatu yang merupahkan satu bagian utuh. Dalam pembelajaran di SD Muhammadiyah Wajak telah menggunakan Kurikulum 2013 namun aplikasinya belum sesuai dengan kondisi ideal. Guru hanya menggunakan buku siswa dan buku guru dalam penerapan pembelajaran, guru tidak menggunakan bahan penambah lainnya dari sumber lain. Kreativitas guru kurang terlatih dalam penerapan pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013. Tujuan dari PPDS ini adalah up-dating pengetahuan guru SD Muhammadiyah 03 Wajak tentang kurikulum 2013, Bisa mengaplikasikan pembelajaran K13 sesuai dengan kurikulum yang tidak saling berpisah satu sama lain, terutama pada mata pelajaran PJOK selalu berpisah. dengan mata pelajaran lainnya, Kembangkan sekelompok guru SD Muhammadiyah 03 Wajak, yang mandiri dalam menerapkan pelajaran tematik sesuai kurikulum tahun 2013.  Secara umum dari pelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik sesuai kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah 03 Wajak berjalan dengan baik dan lancar. Meski awalnya para guru masih belum begitu mengenal dengan penerapan pembelajaran tematik dalam kurikulum 2013. Namun, hal itu tidak membuat mereka putus asa untuk masih ingin mengerti, belajar, dan mencoba bagaimana proses pembelajaran tematik. Disarankan agar kegiatan PPDS lebih intensif agar hasilnya lebih maksimal lagi dalam hal penerapan pembelajaran tematik sesuai dengan kurikulum 2013. Kata Kunci : Tematik, Kurikulum 2013
Geometry Math Problem-Solving Ability in Grade IV Elementary School Students Based on Learning Style Lestari, Mutiara Intan; Wijayaningputri, Arinta Rezty; Anshory, Ichsan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v10i2.25687

Abstract

According to Miles and Huberman, this research uses a descriptive qualitative method with three steps of data analysis: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The study aimed to analyze the relationship between students' learning styles and how they solve geometry math problems. Initial observations in class IV SDN Pulorejo III showed that students' literacy skills were low, especially in understanding story problems, obstacles in solving geometry problems such as memorizing formulas, and ignorance of students' learning styles. The results revealed that 54% of students have a visual learning style, 18% auditory, and 28% kinesthetic. Different learning styles affect how students acquire and process information and their problem-solving strategies. Therefore, a varied learning approach must accommodate all students' learning styles. This research emphasizes the importance of applying learning methods that suit students' learning styles to improve their understanding of mathematics concepts and critical thinking skills. Thus, each student can learn more effectively according to how they understand information.
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Sesuai Kurikulum 2013 Di SD Muhammadiyah 03 Wajak Anshory, Ichsan; Saputra, Setiya Yunus; Amelia, Delora Jantung
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i1.872

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman yang mulai memasuki tahun 2013 kurikulum yang mana pembelajarannya sudah bersentra pada pembelajaran tematik yang menggabungkan antara mata pelajaran satu dengan pelajaran lainnya. Dalam kurikulum tahun 2013 proses belajar sangat memperhatikan tingkat berpikir siswa yang masih melihat sesuatu yang merupahkan satu bagian utuh. Dalam pembelajaran di SD Muhammadiyah Wajak telah menggunakan Kurikulum 2013 namun aplikasinya belum sesuai dengan kondisi ideal. Guru hanya menggunakan buku siswa dan buku guru dalam penerapan pembelajaran, guru tidak menggunakan bahan penambah lainnya dari sumber lain. Kreativitas guru kurang terlatih dalam penerapan pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013. Tujuan dari PPDS ini adalah up-dating pengetahuan guru SD Muhammadiyah 03 Wajak tentang kurikulum 2013, Bisa mengaplikasikan pembelajaran K13 sesuai dengan kurikulum yang tidak saling berpisah satu sama lain, terutama pada mata pelajaran PJOK selalu berpisah. dengan mata pelajaran lainnya, Kembangkan sekelompok guru SD Muhammadiyah 03 Wajak, yang mandiri dalam menerapkan pelajaran tematik sesuai kurikulum tahun 2013.  Secara umum dari pelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik sesuai kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah 03 Wajak berjalan dengan baik dan lancar. Meski awalnya para guru masih belum begitu mengenal dengan penerapan pembelajaran tematik dalam kurikulum 2013. Namun, hal itu tidak membuat mereka putus asa untuk masih ingin mengerti, belajar, dan mencoba bagaimana proses pembelajaran tematik. Disarankan agar kegiatan PPDS lebih intensif agar hasilnya lebih maksimal lagi dalam hal penerapan pembelajaran tematik sesuai dengan kurikulum 2013. Kata Kunci : Tematik, Kurikulum 2013