Yusnan Badruzzaman, Yusnan
Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang, Jalan. Prof. H.Sudarto Tembalang, Semarang, 50269

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Inkubator Fermentasi Tempe Sagu Otomatis di UMKM Mugi Berkah Semarang Pramurti, Adeguna Ridlo; Muqorrobin, Mochammad; Larasati, Pangestuningtyas Diah; Syahid, Syahid; Badruzzaman, Yusnan; Karuniawan, Eriko Arvin; Vernandez, Aggie Brenda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7485

Abstract

Tempe merupakan produk pangan asli Indonesia yang berasal dari kedelai yang difermentasi menggunakan kapang Rhizopus spp. Pada prinsipnya, proses produksi tempe memiliki kesamaan tahapan yang meliputi pencucian kedelai, perendaman, perebusan, penambahan ragi, pengemasan, dan fermentasi. Proses produksi tempe cukup sederhana, namun sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan seperti suhu dan kelembapan. UMKM Mugi Berkah merupakan mitra yang bergerak pada produksi dan penjualan keripik tempe sagu yang telah menjual hasil produksinya di berbagai wilayah di Indonesia secara offline atau pun online. Mitra memproduksi sendiri tempe sagu yang dijadikan sebagai olahan keripik tempe sagu. Permasalahan yang ditemui di mitra adalah tidak menentunya proses produksi tempe sagu yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu. Kondisi tersebut membuat suhu dan kelembapan ruangan fermentasi tempe sagu tidak stabil. Waktu yang dibutuhkan mitra untuk proses fermentasi adalah 3 hari, dan lebih lama pada musim penghujan. Tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan dan mengefisiensi waktu fermentasi tempe sagu di lokasi mitra. Upaya yang dilakukan adalah menerapkan inkubator fermentasi tempe sagu otomatis agar fermentasi dapat dilakukan secara optimal. Metode kegiatan ini adalah tim pengabdian adalah koordinasi dengan mitra, perancangan alat berdasarkan hasil koordinasi, pengujian alat, dan penerapan alat dan sosialisasi.  Tempe sagu difermentasi pada suhu 32°C dan kelembapan 70% membutuhkan waktu 48 jam, sedangkan untuk menghasilkan kualitas tempe sagu yang serupa diperlukan waktu fermentasi konvensional selama 72 jam. Mitra UMKM Mugi Berkah Semarang memberikan apresiasi dan terima kasih atas penerapan alat ini.
Comparison of adaptive tuning fuzzy PID and Ziegler-Nichols PID for photovoltaic cooling system Badruzzaman, Yusnan; Vernandez, Aggie Brenda; Nursaputro, Septiantar Tebe; Larasati, Pangestuningtyas Diah
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 16, No 2: April 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v16i2.pp1063-1074

Abstract

Renewable energy, particularly solar power, is widely recognized as a clean and sustainable resource, with rooftop photovoltaic (PV) systems playing a vital role in electricity generation. However, high temperatures can significantly reduce their efficiency, making effective cooling systems essential. This study proposes a proportional-integral-derivative (PID) based cooling control system for rooftop PV panels, integrating an adaptive Mamdani fuzzy logic controller to optimize PID parameters dynamically. The methodology includes system modeling, hardware and software implementation, and comparative testing between the Mamdani fuzzy-PID controller and the Ziegler-Nichols PID method. Experimental results show that both controllers effectively regulate PV panel temperature at 36 °C. The Ziegler-Nichols PID achieves faster settling time of 6.45 minutes with a steady-state error of 1.345%, whereas the Mamdani fuzzy-PID reduces the steady-state error to 0.93% but with a longer settling time of 9.15 minutes. These results indicate that the fuzzy-PID controller offers better accuracy and system stability, making it a promising solution for maintaining PV performance under varying environmental conditions. The key novelty of this study lies in its adaptive approach, where the Mamdany fuzzy-PID controller continuously adjust control parameters (Kp,Ki,Kd) in real time, resulting in more consistent and precise temperature regulation than conventional PID tuning methods.