Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MASA REMAJA DAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN AL-HAMDANIYAH Nurul Azizah; Rosyidah, Rafhani; Nastiti, Dwi
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.488 KB) | DOI: 10.36456/penamas.vol4.no1.a2414

Abstract

Berdasarkan hasil survey di Pondok putri pesantren Al-Hamdaniyah meunjukkan seluruh santri putri merupakan kategori remaja, namun dipondok pesantren para santri putri tidak pernah mendapatkan pendidikan dan pengetahuan tentang perkembangan remaja dan kesehatan reproduksi, sehingga para santri belum mengetahui bagaimana perubahan yang dialamai remaja baik secara fisik maupun psikologis, dan tidak dapat mengenali jika terdapat penyakit atau kelianan pada organ reproduksinya. Berdasarkan pernyataan tersebut maka pada tanggal 10 maret 2020 dilaksanaan workshop dan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, yang mengupas tentang perkembangan remaja dan berbagai masalah yang terjadi pada remaja, termasuk antisipasi dan bahaya penggunaan NAPZA, serta bahaya pergaulan bebas remaja. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian edukasi penyuluhan tentang kesehtan reproduksi remaja wanita, mulai dari pengenalan organ reproduksi, perubahan yang terjadi pada organ reproduksi remaja wanita, serta pengenalan kelainan dan masalah kesehatan reproduksi remaja wanita. Hasil kegiatan program kemitraan masyarakat terhadap santri pondok pesantren Al-Hamdaniyah ini sangat penting bagi kelansungan hidup sehat para santri, agar para santri dapat menimba ilmu dengan kondisi yang baik, dan dapat menjalani hidup sehat
PKM Kader Desa Praktek Pijat Punggung pada Ibu Nifas untuk Memperlancar ASI Nurul Azizah; Riwu, Audrey Gracelia
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v4.i2.a2755

Abstract

Peran kader sangat penting untuk membantu sosialisasi kegiatan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat, pemerintah kabupaten Sidoarjo berkomitmen meningkatkan status gizi dan ASI eksklusif dengan menetapkan perda nomor 1 tahun 2016, diharapkan seluruh masyarakat mendukung perda tersebut. Di desa Sambibulu juga mendukung tercapainya Asi eksklusif, Kader Desa Durung Bedug Candi Sidoarjo aktif dalam kegiatan dimasyarakat untuk mendukung pembentukan UKBM (upaya kesehatan berbasis masyarakat) selain posyandu terbentuk juga kelompok pundukung ASI (KP ASI) untuk membantu tercapainya ASI eksklusif. Berdasarkan survey yang telah dilakukan oleh tim pengusul pada kader didapatkan hasil bahwa cakupan ASI eksklusif masih rendah yakni 56% dari target 80% dan salah satu penyebabnya yakni karena produksi ASI kurang. Kegitaan KP ASI yang sudah berjalan namun belum terdapat upaya untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Kader belum pernah mendapatkan pengetahuan tentang upaya untuk meningkatkan produksi ASI. Berdasarkan permasalahan tersebut tim pengusul menawarkan solusi untuk membantu mengatasi kurangnya pengetahuan dan keterampilan kader dalam meningkatkan produksi ASI. Salah satu upaya yang ditawarkan oleh tim pengusul adalah memberikan sebuah pelatihan dan pendampingan praktek pijat punggung pada kader untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Kader Desa Durung Bedug Candi Sidoarjo termasuk kader yang mempunyai loyalitas tinggi dan aktif, sehingga tim pengusul lebih mudah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan tentang praktek pijat punggung untuk meningkatkan produksi ASI, yang nantinya diinformasikan kepada masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan produksi ASI dan masyarakat dapat melakukan pijat punggung secara mandiri.
The Effect Of Entrepreneurial Competencies On Business Performance (Empirical Study On Msmes Of Palembang Woven Fabric) Bainil Yulina; Pridson Mandiangan; Nurul Azizah
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 2 No. 2 (2021): March 2021
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v2i2.173

Abstract

The aims of this study were to investigate the entrepreneurial competence in Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) of Palembang woven fabrics, the busniess performance of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) of Palembang woven fabrics, and whether entrepreneurial competence affected business performance at Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) of Palembang woven fabrics. This research employed quantitative method. The population in this study was 90 owners of MSMEs as well as woven fabric craftsmen in the Tuan Kentang Palembang area. The sample used a random sample of 50 respondents. To collect the data, a closed-ended questionnaire was used. For data analysis, Ordinary Least Square was used. The research results showed 3 findings: overall, the entrepreneurial competence in the Palembang woven fabric business was in the high category, the overall performance of the Palembang woven fabric business was in the very high category, and entrepreneurial competence had a positive and significant effect on the business performance of the Palembang woven fabric business.
Mengembangkan Keterampilan Bahasa Produktif yang Dibutuhkan di Era Modern: Bagaimana Menulis dan Berbicara Dapat Membantu Anda Berkomunikasi Lebih Baik di Kehidupan Sehari-Hari Eveline Stephani; Nurul Azizah; Jihan Anisah Ritonga; Nurul Dwi Dara Auliya; Romatua Harianja; Tivani Aurel Genora Sihombing
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Productive language skills play a very important role in supporting communication in the modern era which is marked by rapid development in various aspects of life. This ability is the main foundation in conveying information clearly, building harmonious social relationships, and achieving success in the professional world. This article discusses in depth the importance of productive language skills and provides practical guidance for developing them through consistent practice, understanding the audience, and applying appropriate communication techniques. By having these skills, individuals can more easily face complex and dynamic challenges, including situations that require clarity, accuracy, and flexibility in communication. In addition, effective communication skills also help individuals increase their competitiveness, both in social interactions and the work environment. Mastery of these skills is becoming increasingly relevant to achieving success in various aspects of daily life in the midst of the ever-changing modern era.
PEMANFAATAN SMART TV UNTUK MENGOPTIMALKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 3 DI SD RIYADUL ARKHAM Nurul Azizah; Novalia Ariefian; Fina Febriyanti; Nawwirul Karomah; Ica Jehian Amelia; Beti Istanti Suwandayani
EDUPEDIA Vol 9 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v9i2.3543

Abstract

This study aims to describe the use of Smart TVs in improving listening skills among third-grade students at Riyadul Arkham Elementary School. The background of this study stems from the low level of attention and concentration among students when participating in listening activities and the suboptimal use of Smart TVs in the classroom. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive method involving observation, semi-structured interviews, and documentation. The data analysis process used the Miles and Huberman model, which includes the steps of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings from the study indicate that the use of Smart TV can effectively increase students' attention, motivation, and involvement in the listening learning process with audiovisual displays that are clearer, more interesting, and easier to understand. The visual elements, sounds, and animations displayed help students stay focused and better understand the verbal information. In addition, the success of the learning process is also influenced by the way teachers introduce the material and conduct question and answer sessions after the video is played. The suitability of audiovisual material to the cognitive development stage of students is also a major factor that supports the effectiveness of learning. Overall, the use of Smart TV has the potential to improve the quality of listening learning at the elementary school level. The results of this study recommend that training be provided for teachers and that appropriate audiovisual material be selected to maximize its implementation.
VISUALISASI PLAK UNTUK MONITORING EDUKASI KESEHATAN GIGI ANAK DENGAN O'LEARY PLAQUE INDEX Wanda Karisma Diansari; Nurul Azizah; Windy Yuliartanti
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v10.i01.a11528

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak ditemukan pada anak usia sekolah dan berkaitan erat dengan akumulasi plak akibat perilaku kebersihan gigi dan mulut yang kurang baik. Program edukasi kesehatan gigi di sekolah sering dilaksanakan tanpa disertai pemantauan klinis yang objektif, sehingga efektivitasnya sulit dievaluasi secara ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menilai efektivitas edukasi kesehatan gigi menggunakan O’Leary Plaque Index pada siswa SDI Ash-Shiddiq Buduran, Sidoarjo. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dengan melibatkan 118 anak usia 6–11 tahun menggunakan pendekatan pre-post intervention. Intervensi yang diberikan meliputi pemeriksaan plak menggunakan disclosing agent, edukasi kesehatan gigi dan mulut, demonstrasi teknik menyikat gigi, serta praktik menyikat gigi bersama yang didampingi. Hasil menunjukkan bahwa rerata indeks plak menurun dari 66,4±6,1% menjadi 48,5±5,3%, dengan rata-rata penurunan sebesar 17,9±3,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan gigi yang disertai visualisasi plak efektif dalam meningkatkan kemampuan kontrol plak pada anak sekolah dasar. Pemantauan berbasis indikator klinis sederhana juga berpotensi mendukung pelaksanaan program kesehatan gigi sekolah yang lebih terukur dan berbasis bukti.
INTEGRASI DIGITAL WELLBEING: PENGUATAN KESEHATAN MENTAL DAN NASIONALISME DI ERA SMARTPHONE PADA REMAJA Nurul Azizah; Rafhani Rosyidah; Andry Rachmadhany; Ghozali Rusyid Affandi; Auliyaur Rabbani
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11340

Abstract

Perkembangan Penggunaan smartphone pada remaja berdampak signifikan terhadap kesehatan mental dan nasionalisme remaja. Rendahnya literasi digital serta tingginya paparan budaya global menjadi tantangan utama di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan digital wellbeing melalui penguatan kesehatan mental dan nasionalisme pada siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Metode menggunakan pendekatan partisipatif berbasis intervensi edukasi melalui workshop literasi digital kesehatan mental remaja, intervensi mindfulness dan manajemen stres, serta digital patriotism campaign. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-post test dengan instrumen kuesioner (IDASSY) literasi  digital modul kesehatan mental dan nasionalisme. Hasil menunjukkan peningkatan literasi digital sebesar 25.9%, penurunan stres 30,8% dan kecemasan 28.7%, peningkatan regulasi emosi 24.3%, serta peningkatan nasionalisme 23.9%. Selain itu terjadi peningkatan partisipasi kegiatan kebangsaan. Program ini terbukti efektif dalam membentuk perilaku digital sehat, meningkatkan kesejahteraan psikologis, serta memperkuat karakter nasionalisme remaja.