Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Eco-Enzyme Production from Household Organic Waste for Natural Cleaning Solutions Suri, Wiranda Intan; Ratnawati, Beata; Tunggadewi, Andini Tribuana; Dellarosa, Luvy; Hidiya, Miesriany; Prasetya, Dimas Ardi; Paramitadevi, Yudith Vega; Wahdi, Emil Wahdi; Saputra, Septian Fauzi Dwi; Jannah, Nurul; Kartini, Sylvi Aprilia; Afigi, Nando
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50660

Abstract

Household activities generate large amounts of organic waste. Improper waste management can negatively impact the environment. Several areas, including Mulyaharja in Bogor, still face difficulties in managing organic waste. This is because the practice of sorting and processing organic waste has not yet been widely introduced and implemented. An alternative solution to reduce the negative impact of poor organic waste management on the environment is to process it into eco-enzymes. In addition to reducing the amount of waste disposed of in landfills, eco-enzymes can also function as a natural cleaning solution for daily household use. To introduce this processing method, a sustainable waste processing program was carried out in Mulyaharja through two activities. The first activity was the socialization of the definition and processing of organic waste, as well as the types of organic waste that can be used to produce eco-enzymes. The second activity was hands-on training in processing organic waste into eco-enzymes, so that the community could fully understand the tools, materials, and stages of its production. The main ingredients in making eco-enzymes are fruit and vegetable peel waste, molasses, and water. After the eco-enzyme solution was ready, this solution could be used to clean toilets, bathrooms, floors, and kitchen surfaces. The results of the program showed an increase in community knowledge and skills in processing organic waste, as well as increased adoption of environmentally friendly cleaning products as alternatives to chemical cleaners.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Serbaguna di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor Suri, Wiranda Intan; Ratnawati, Beata; Wahdi, Emil; Paramitadevi, Yudith Vega; Tunggadewi, Andini Tribuana; Dellarosa, Luvy; Prasetya, Dimas Ardi; Hidiya, Miesriany; Saputra, Septian Fauzi Dwi; Jannah, Nurul
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.488

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah menjadi isu yang muncul di masyarakat Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor. Salah satu permasalahan yang ditemukan adalah pengelolaan minyak jelantah yang belum optimal. Sebagian besar masyarakat masih membuang minyak jelantah ke saluran pembuangan air, akibatnya saluran pembuangan air dapat tersumbat dan lingkungan menjadi tercemar. Banyak masyarakat belum mengetahui dampak negatif dari tidak mengolah sampah seperti minyak jelantah. Sehingga diperlukan kegiatan edukasi dan pelatihan bagi masyarakat mengenai pengolahan minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun cuci serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk sabun cuci piring dan pembersih noda serbaguna pada pakaian, kain, lap pel, dan serbet. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami dampak negatif dari membuang minyak jelantah ke saluran pembuangan air dan juga mampu mempraktikkan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun secara mandiri di rumah masing-masing secara berkelanjutan. Peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah dapat berkontribusi dalam mengurangi jumlah sampah rumah tangga yang belum terkelola dan dapat menghasilkan produk sabun cuci sebagai pembersih yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan ini berpotensi membuka peluang usaha bagi masyarakat untuk memproduksi dan memasarkan sabun cuci serbaguna secara mandiri. Selain dapat meningkatkan peluang dalam peningkatan pendapatan bagi masyarakat, kegiatan ini juga dapat mendukung penerapan ekonomi sirkular, dimana sampah diolah menjadi produk bernilai guna