Andi Makassau
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Langsung Menggunakan Alat Peraga Permainan Olahraga Tradisional, IPA dan Bahasa Indonesia bagi Guru di SD Kabupaten Gowa Lutfi Lutfi; Andi Makassau; Rohana Rohana; St. Nursiah; Rosdiah Salam
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 7: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.071 KB)

Abstract

PKM Penerapan Model Pembelajaran Langsung Menggunakan Alat Peraga Permainan Olahraga Tradisional, IPA dan Bahasa Indonesia bagi Guru Di SD Kabupaten Gowa. Pengabdian masyarakat  bertujuan untuk (1) mempergunakan Alat Peraga Permainan Olahraga Tradisiona, IPA dan Bahasa Indonesia dalam melaksanakan pembelajaran sesuai materi yang diajarkan untuk meningkatkan efesiensi waktu dalam proses pembelajaran, (2) meningkatkan kemapuan penguasaan materi dan keterampilan  menggunakan alat peraga Permainan Olahraga Tradisiona, IPA dan Bahasa Indonesia bagi Guru-guru di SD di Kabupaten Gowa. Selain itu dapat pula meningkatkan motivasi dalam proses belajar mengajar dan untuk menunjang pelaksanaan cara belajar siswa aktif (CBSA). Target khusus yang ingin dicapai adalah (1) menambah pengetahuan dan keterampilan serta kreatifitas guru  menggunakan alat praktik alat peraga dalam percobaan, (2) mengembangkan media pembelajaran berdasarkan kebutuhan belajar dan perkembangan anak, serta (3) teratasinya kesulitan/keterbatasan penggunaan alat peraga Permainan Olahraga Tradisional, Bahasa Indonesia  dan IPA dalam percobaan untuk keperluan pembelajaran. Metode dan pendekatan yang digunakan yaitu: Model pembelajaran langsung dan pemberian tugas dengan penerapan pendekatan Keterampilan Proses. Luarannya adalah:  Alat peraga Permainan Olahraga Tradisional, alat perga IPA, dan alat peraga Bahasa Indonesia rupa SD. Metode ceramah dengan memberikan penyuluhan tentang tata cara penggunaan alat peraga Permainan Olahraga Tradisiona, IPA dan Bahasa Indonesia SD kepada Guru. Metode demonstrasi dengan memperagakan pembuatan dan penggunaan alat peraga Permainan Olahraga Tradisiona, IPA dan Bahasa Indonesia SD sesuai topik materi yang  diajarkan. Metode praktikum dengan memberikan kesempatan kepada murid untuk melakukan demonstrasi sesuai pokok bahasan yang diajarkan dan Lembar kegiatan peserta didik  yang diberikan sambil dibimbing tentang cara penggunaan alat peraga Permainan Olahraga Tradisiona, IPA dan Bahasa Indonesia SD. Terakhir metode pemberian tugas melalui pertanyaan yang akan dikerjakan/dilakukan di halaman sekolah
INTEGRASI STEAM DAN EDUCULTURE DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA: SEBUAH STUDI TENTANG HAMBATAN DAN KEBUTUHAN GURU Siti Raihan; Shasliani; Andi Makassau; Amir Pada
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48789

Abstract

This study aimed to analyze the internal barriers, external barriers, and needs of elementary school teachers in integrating STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) and Educulture (culture-based education) in the implementation of the Merdeka Curriculum. The research employed a mixed-methods approach with an explanatory sequential design, involving 30 teachers and 5 principals from 7 elementary schools in Makassar City. Quantitative data were collected through a questionnaire measuring three dimensions (internal barriers, external barriers, and teacher needs), while qualitative data were obtained through semi-structured interviews with principals. The results showed that the highest internal barrier was teachers' lack of understanding of how to integrate STEAM with local wisdom (73%), while motivational aspects were at the lowest level (33%). The highest external barriers were the unavailability of integrated teaching module examples (87%), time constraints (83%), and the lack of practical training (80%). The most urgent teacher needs were integrated teaching module examples (48%) and practical training (30%). This study concludes that teachers are mentally ready but instrumentally unprepared, requiring interventions in the form of concrete examples, practice-based training, continuous mentoring, and strengthening cross-sector collaboration between education offices, universities, and local communities.