Kusbudiono Kusbudiono, Kusbudiono
Jurusan Matematika FMIPA Universitas Jember

Published : 30 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Application of Genetic Algorithm on Inclusive Labeling of a Graph Kiswara Agung Santoso; Bagus Arief Setiawan; Kusbudiono Kusbudiono
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v4i1.24327

Abstract

As science developed, heuristic methods began to be used in graph coloring. Heuristic methods that have been used for graph coloring include Genetic Algorithm, Tabu Search, and Ant Colony Algorithm. A Genetic Algorithm is a method for solving optimization problems. In this study, the Genetic Algorithm will be used for the issue of labeling irregular vertices of inclusive distances to label any graph inclusively. We restrict an inclusive 1-distance to a simple graph using one-point crossover and mutation. The steps are a generation of random chromosomes, evaluating chromosome fitness values with tournament selection, conducting an evolutionary process consisting of one-point crossover and mutation, repeating the process until the termination criteria are met. The results of implementing the genetic algorithm on inclusive labeling can be determined by the chromatic number based on the adjacency matrix. The results of this labeling can be used as an alternative solution to the problem of inclusive labeling.Keywords: Genetic Algorithm; graph labeling; inclusive labeling. AbstrakSeiring berkembangnya ilmu pengetahuan metode heuristic mulai digunakan dalam pewarnaan graf. Metode heuristic yang telah digunakan untuk pewarnaan graf antara lain Algoritma Genetika, Tabu Search, dan Algoritma Semut (Ant Colony). Algoritma Genetika merupakan metode untuk menyelesaikan masalah optimasi. Pada penelitian ini, Algoritma Genetika digunakan untuk masalah pelabelan titik tak-teratur jarak inclusive agar dapat melabeli sebarang graf secara inclusive. Kami membatasi lingkup penelitian dengan menerapkan jarak inclusive 1 pada graf sederhana, menggunakan crossover satu titik dan mutasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji penggunaan Algoritma Genetika pada pelabelan titik tak-teratur jarak inclusive suatu graf. Langkah-langkah yang dilakukan adalah: pembangkitan kromosom secara acak, evaluasi nilai fitness kromosom dengan tournament selection, melakukan proses evolusi yang terdiri dari crossover satu titik dan mutasi, perulangan proses sampai kriteria pemerhentian terpenuhi. Hasil implementasi algoritma genetika pada pelabelan inclusive adalah dapat mengetahui bilangan kromatik berdasarkan matriks adjacency. Hasil pelabelan ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif penyelesaian masalah pelabelan inklusif.Kata Kunci : Algoritma Genetika; pelabelan graf; pelabelan inklusif.
DESAIN JARINGAN INTERNET INDIHOME DI PERUMAHAN MANGGAR PERMAI AMBULU MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS DAN KRUSKAL Reggy Valentinnes Septa Jeniusa; Kiswara Agung Santoso; Kusbudiono Kusbudiono
UNEJ e-Proceeding 2022: E-Prosiding Seminar Nasional Matematika, Geometri, Statistika, dan Komputasi (SeNa-MaGeStiK)
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the survey results of the Association of Indonesian Internet Service Providers, internet users are increasing reaching 196.7 million people. This community need is the driving force for PT. Telkom to overcome the need for internet access, namely the presence of Indihome. The Indihome internet network is distributed to several houses through ODP. The grouping of houses on ODP is based on the closest distance using the k-means algorithm. Meanwhile, minimizing the use of Indihome internet cables using the Kruskal algorithm. The data used in this study are house coordinates data obtained from the Google Earth application. The data is processed using the k-means algorithm, then continued using the Kruskal algorithm. The results of the research are clustering in houses with ODP formed 16 clusters which are processed using the k-means algorithm and stop at the 5th iteration. The ODP used has capacities of 8 and 12. ODP 1, 2, 4, 5, 8, 9, 11, 12, 13, 14, 15, 16 have capacities of 8. While ODP 3, 6, 7, 10 has a capacity of 12. Fiber optic cable between ODP is processed using the Kruskal algorithm and produces a minimum weight of 0.006601782 or ± 735 meters. Keywords: Indihome, K-Means Algorithm, Kruskal Algorithm
Analisis rainbow vertex connection pada beberapa graf khusus dan operasinya Ida Ariska; Ika Hesti Agustin; Kusbudiono Kusbudiono
CGANT JOURNAL OF MATHEMATICS AND APPLICATIONS Vol 3, No 1 (2022): CGANT JOURNAL OF MATHEMATICS AND APPLICATIONS
Publisher : jcgant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25037/cgantjma.v3i1.78

Abstract

The vertex colored graph G is said rainbow vertex cennected, if for every two vertices are connected by a path whose internal vertices have distinct colors. The rainbow vertex connection number of G, denoted by rvc(G), is the smallest number of colors that are needed in order to make G rainbow vertex connected. On this research, will be raised the issue of how to produce graphs the results of some special graph and how to find the rainbow vertex connection. Operation that use cartesian product, crown product, and shackle. Theorem in this research rainbow vertex connection number in graph the results of operations Wd3,m □ Pn,,Wd3,m ⵙ Pn, and shack(Btm,v,n).
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MGMP MATEMATIKA SMP WILAYAH KABUPATEN JEMBER TIMUR DALAM PEMANFAATAN PEMBELAJARAN BERBASIS WEB INTERAKTIF PADA POKOK BAHASAN HIMPUNAN, RELASI, DAN FUNGSI Ikhsanul Halikin; I Made Tirta; Kusbudiono Kusbudiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol 1 No 2 (2022): JPMA Volume 1 Number 2 Year 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.039 KB) | DOI: 10.19184/jpma.v1i2.34765

Abstract

Munculnya COVID 19 yang berkepenjangan menyebabkan pembelajaran di semua tingkat, termasuk pembelajaran di SMA, dilakukan secara daring. Dalam pembelajaran secara daring sangat dirasakan perlunya media pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar secara aktif. Salah satu yang termasuk media pembelajaran jenis ini adalah media pembelajaran online yang bersifat dinamik dan interaktif. Jurusan Matematika FMIPA Universitas Jember telah mengembangkan media pembelajaran melalui web interaktif (https://statslab-rshiny.fmipa.unej.ac.id/RDoc/Himpunan/) yang dapat diakses oleh siswa kapan pun dan dimana pun, sebagai salah satu upaya untuk membuat pembelajaran daring lebih optimal. Dalam pengabdian ini dilakukan kegiatan pemaparan dan pelatihan kepada guru MGMP Matematika SMP Wilayah Kabupaten Jember Timur mengenai penerapan web dalam proses pembelajaran yang interaktif terutama untuk pokok bahasan himpunan, relasi, dan fungsi. Kegiatan tersebut dilakukan dua tahap, yaitu kegiatan secara offline di SMP Negeri 1 Mumbulsari dilanjutkan dengan komunikasi secara online selama latihan memanfaatkan web. Hasil pengamatan selama berlangsungnya proses kegiatan dan umpan balik terhadap kegiatan ini menunjukkan adanya antusiasme dan respon yang sangat baik dari para guru.
Model and Simulation of COVID-19 Transmission with Vaccination and Quarantine Interventions in Jember Fahreza, Faizal Rifky; Hasan, Moh.; Kusbudiono, Kusbudiono
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v5i1.27192

Abstract

AbstractIn this study, we model the transmission of COVID-19 by considering vaccination and quarantine interventions. The focus of our study is to measure the effect of these two interventions on controlling the spread of COVID-19. We demonstrate the use of the Kermack-McKendrik model as an SIR model for the number of people infected with COVID-19 applied in Jember, Indonesia. The model parameters are estimated using the Levenberg-Marquardt approach and the model equations are solved using the Runge-Kutta 4th-order method. Through the simulation study, we can determine the peak of the spread of COVID-19 cases and obtain several parameters related to vaccination and quarantine interventions that significantly affected the transmission rate of COVID-19. It is found that a faster rate of vaccinations will reduce the rate of transmission of COVID-19. Moreover, COVID-19 can be fully controlled if the infected patients carry out proper quarantine procedures.Keywords: COVID-19; Kermack-McKendrik; Levenberg-Marquardt; quarantine; SIR; vaccination. AbstrakDalam penelitian ini, kami memodelkan penularan COVID-19 dengan mempertimbangkan intervensi vaksinasi dan karantina. Fokus dari penelitian kami adalah untuk mengukur pengaruh dari kedua intervensi tersebut dalam mengontrol penyebaran COVID-19. Kami mendemonstrasikan penggunaan model Kermack-McKendrik sebagai model SIR untuk kasus pasien yang terinfeksi COVID-19 di Jember, Indonesia. Parameter model diestimasi menggunakan pendekatan Levenberg-Marquardt dan menyelesaikan model menggunakan metode orde-4 Runge-Kutta. Melalui studi simulasi, kami dapat menentukan waktu puncak penyebaran kasus COVID-19 dan mendapatkan beberapa parameter terkait intervensi vaksinasi dan karantina yang berpengaruh signifikan terhadap laju penularan COVID-19. Hasil simulasi menunjukan bahwa laju vaksinansi yang cepat akan mengurangi laju penyebaran COVID-19. Selain itu, COVID-19 dapat dikontrol dengan penuh jika pasien melakukan prosedur karantina yang tepat.Kata Kunci: COVID-19; Kermack-McKendrik; Levenberg-Marquardt; karantina; vaksinasi. 2020MSC: 00A71, 92B05
Application of Genetic Algorithm on Inclusive Labeling of a Graph Santoso, Kiswara Agung; Setiawan, Bagus Arief; Kusbudiono, Kusbudiono
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v4i1.24327

Abstract

As science developed, heuristic methods began to be used in graph coloring. Heuristic methods that have been used for graph coloring include Genetic Algorithm, Tabu Search, and Ant Colony Algorithm. A Genetic Algorithm is a method for solving optimization problems. In this study, the Genetic Algorithm will be used for the issue of labeling irregular vertices of inclusive distances to label any graph inclusively. We restrict an inclusive 1-distance to a simple graph using one-point crossover and mutation. The steps are a generation of random chromosomes, evaluating chromosome fitness values with tournament selection, conducting an evolutionary process consisting of one-point crossover and mutation, repeating the process until the termination criteria are met. The results of implementing the genetic algorithm on inclusive labeling can be determined by the chromatic number based on the adjacency matrix. The results of this labeling can be used as an alternative solution to the problem of inclusive labeling.Keywords: Genetic Algorithm; graph labeling; inclusive labeling. AbstrakSeiring berkembangnya ilmu pengetahuan metode heuristic mulai digunakan dalam pewarnaan graf. Metode heuristic yang telah digunakan untuk pewarnaan graf antara lain Algoritma Genetika, Tabu Search, dan Algoritma Semut (Ant Colony). Algoritma Genetika merupakan metode untuk menyelesaikan masalah optimasi. Pada penelitian ini, Algoritma Genetika digunakan untuk masalah pelabelan titik tak-teratur jarak inclusive agar dapat melabeli sebarang graf secara inclusive. Kami membatasi lingkup penelitian dengan menerapkan jarak inclusive 1 pada graf sederhana, menggunakan crossover satu titik dan mutasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji penggunaan Algoritma Genetika pada pelabelan titik tak-teratur jarak inclusive suatu graf. Langkah-langkah yang dilakukan adalah: pembangkitan kromosom secara acak, evaluasi nilai fitness kromosom dengan tournament selection, melakukan proses evolusi yang terdiri dari crossover satu titik dan mutasi, perulangan proses sampai kriteria pemerhentian terpenuhi. Hasil implementasi algoritma genetika pada pelabelan inclusive adalah dapat mengetahui bilangan kromatik berdasarkan matriks adjacency. Hasil pelabelan ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif penyelesaian masalah pelabelan inklusif.Kata Kunci : Algoritma Genetika; pelabelan graf; pelabelan inklusif.
Penerapan Model Ekonomi Leontief Menggunakan Metode Dekomposisi Lower Upper pada Penentuan Nilai Produksi Industri Unggulan Jawa: Penerapan Model Ekonomi Leontief Kusbudiono, Kusbudiono; Mustafa , Meiunike Indah; Halikin, Ikhsanul
Emerging Statistics and Data Science Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Emerging Statistics and Data Science Journal
Publisher : Statistics Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/esds.vol1.iss.3.art37

Abstract

Ekonomi adalah aturan tentang tindakan untuk memenuhi kebutuhan hidup melalui konsumsi, produksi, dan distribusi. Kegiatan ini sangat erat kaitannya dengan kependudukan. Pertumbuhan penduduk yang cepat menyebabkan sumber daya yang terbatas. Oleh karena itu, keseimbangan antara sumber daya dan kegiatan ekonomi sangat diperlukan. Salah satu upayanya adalah setiap produsen yang merupakan salah satu pelaku ekonomi perlu mengetahui nilai produksinya agar semua kebutuhan terpenuhi. Nilai produksi dapat ditentukan dengan menggunakan model ekonomi Leontief dan dekomposisi atas bawah. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis menentukan nilai produksi industri unggulan Jawa Timur dengan menggunakan model ekonomi Leontief dan lower upper decomposition. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi literatur, dan data input-output produk unggulan propinsi Jawa Timur tahun 2021 yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik [3]. Berdasarkan studi literatur mengenai model ekonomi Leontief didapatkan langkah-langkah untuk menyelesaikan model menggunakan low upper dekomposisi. Hasil dari penelitian ini adalah nilai produksi dari sembilan industri unggulan yaitu, Industri ketenagalistrikan sebesar Rp59.281.599,00, industri kimia, farmasi, dan obat sebesar Rp135.398.978,00, industri makanan dan minuman sebesar Rp336.948.795,00, industri tekstil dan pakaian jadi sebesar Rp32.642.590,00, industri jasa informasi dan komunikasi sebesar Rp100.423.238,00, industri jasa perusahaan Rp35.404.398,00, industri kulit dan barang dari kulit sebesar Rp16.610.424,00, industri          perdagangan besar         dan eceran sebesar Rp224.936.840,00, dan industri angkutan rel sebesar Rp1.502.281,00.
An Inclusive Distance Irregularity Strength of n-ary Tree Wijaya, Kristiana; Aulia, Safira Nur; Halikin, Ikhsanul; Kusbudiono, Kusbudiono
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v8i2.20549

Abstract

An inclusive distance vertex irregular labelling of a simple graph G is a function of the vertex set of  to positive integer set such that the sum of its vertex label and the labels of all vertices adjacent to the vertex are distinct. The minimum of maximum label of the vertices is said to be inclusive distance irregularity strength of G, denoted by dis(G). The purpose of this research is showing that dis(T_{n,2})= (n^2+2)/2 where T_{n,2} is a complete n-ary tree to level two.
Application of Genetic Algorithm on Inclusive Labeling of a Graph Santoso, Kiswara Agung; Setiawan, Bagus Arief; Kusbudiono, Kusbudiono
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v4i1.24327

Abstract

As science developed, heuristic methods began to be used in graph coloring. Heuristic methods that have been used for graph coloring include Genetic Algorithm, Tabu Search, and Ant Colony Algorithm. A Genetic Algorithm is a method for solving optimization problems. In this study, the Genetic Algorithm will be used for the issue of labeling irregular vertices of inclusive distances to label any graph inclusively. We restrict an inclusive 1-distance to a simple graph using one-point crossover and mutation. The steps are a generation of random chromosomes, evaluating chromosome fitness values with tournament selection, conducting an evolutionary process consisting of one-point crossover and mutation, repeating the process until the termination criteria are met. The results of implementing the genetic algorithm on inclusive labeling can be determined by the chromatic number based on the adjacency matrix. The results of this labeling can be used as an alternative solution to the problem of inclusive labeling.Keywords: Genetic Algorithm; graph labeling; inclusive labeling. AbstrakSeiring berkembangnya ilmu pengetahuan metode heuristic mulai digunakan dalam pewarnaan graf. Metode heuristic yang telah digunakan untuk pewarnaan graf antara lain Algoritma Genetika, Tabu Search, dan Algoritma Semut (Ant Colony). Algoritma Genetika merupakan metode untuk menyelesaikan masalah optimasi. Pada penelitian ini, Algoritma Genetika digunakan untuk masalah pelabelan titik tak-teratur jarak inclusive agar dapat melabeli sebarang graf secara inclusive. Kami membatasi lingkup penelitian dengan menerapkan jarak inclusive 1 pada graf sederhana, menggunakan crossover satu titik dan mutasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji penggunaan Algoritma Genetika pada pelabelan titik tak-teratur jarak inclusive suatu graf. Langkah-langkah yang dilakukan adalah: pembangkitan kromosom secara acak, evaluasi nilai fitness kromosom dengan tournament selection, melakukan proses evolusi yang terdiri dari crossover satu titik dan mutasi, perulangan proses sampai kriteria pemerhentian terpenuhi. Hasil implementasi algoritma genetika pada pelabelan inclusive adalah dapat mengetahui bilangan kromatik berdasarkan matriks adjacency. Hasil pelabelan ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif penyelesaian masalah pelabelan inklusif.Kata Kunci : Algoritma Genetika; pelabelan graf; pelabelan inklusif.
Model and Simulation of COVID-19 Transmission with Vaccination and Quarantine Interventions in Jember Fahreza, Faizal Rifky; Hasan, Moh.; Kusbudiono, Kusbudiono
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v5i1.27192

Abstract

AbstractIn this study, we model the transmission of COVID-19 by considering vaccination and quarantine interventions. The focus of our study is to measure the effect of these two interventions on controlling the spread of COVID-19. We demonstrate the use of the Kermack-McKendrik model as an SIR model for the number of people infected with COVID-19 applied in Jember, Indonesia. The model parameters are estimated using the Levenberg-Marquardt approach and the model equations are solved using the Runge-Kutta 4th-order method. Through the simulation study, we can determine the peak of the spread of COVID-19 cases and obtain several parameters related to vaccination and quarantine interventions that significantly affected the transmission rate of COVID-19. It is found that a faster rate of vaccinations will reduce the rate of transmission of COVID-19. Moreover, COVID-19 can be fully controlled if the infected patients carry out proper quarantine procedures.Keywords: COVID-19; Kermack-McKendrik; Levenberg-Marquardt; quarantine; SIR; vaccination. AbstrakDalam penelitian ini, kami memodelkan penularan COVID-19 dengan mempertimbangkan intervensi vaksinasi dan karantina. Fokus dari penelitian kami adalah untuk mengukur pengaruh dari kedua intervensi tersebut dalam mengontrol penyebaran COVID-19. Kami mendemonstrasikan penggunaan model Kermack-McKendrik sebagai model SIR untuk kasus pasien yang terinfeksi COVID-19 di Jember, Indonesia. Parameter model diestimasi menggunakan pendekatan Levenberg-Marquardt dan menyelesaikan model menggunakan metode orde-4 Runge-Kutta. Melalui studi simulasi, kami dapat menentukan waktu puncak penyebaran kasus COVID-19 dan mendapatkan beberapa parameter terkait intervensi vaksinasi dan karantina yang berpengaruh signifikan terhadap laju penularan COVID-19. Hasil simulasi menunjukan bahwa laju vaksinansi yang cepat akan mengurangi laju penyebaran COVID-19. Selain itu, COVID-19 dapat dikontrol dengan penuh jika pasien melakukan prosedur karantina yang tepat.Kata Kunci: COVID-19; Kermack-McKendrik; Levenberg-Marquardt; karantina; vaksinasi. 2020MSC: 00A71, 92B05