Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Effect of Duck Manure (Anas domesticus) and Compost on the Growth of Kangkong (Ipomoea reptans Poir var. Bangkok LP-1) on Aquaponic Systems Meliyani, Auliya Tri; Putra, Ramadhani Eka; Rahman, Heri
BERKALA SAINSTEK Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v12i1.34839

Abstract

Kangkung (Ipomoea reptans) menjadi salah satu sayuran yang paling banyak di konsumsi dengan tingkat konsumsi, pada tahun 2020, sebesar 3,784 kg/kapita/tahun. Akan tetapi, ketersediaan kangkung masih belum memenuhi kebutuhan masyarakat dengan data ketersediaan per kapita yaitu sebesar 1,03 kg/kapita/tahun. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan produksi kangkung terutama pada daerah urban, salah satunya melalui sistem akuaponik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi dan dosis pupuk kandang bebek serta kompos terhadap pertumbuhan tanaman kangkung pada sistem akuaponik. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan faktor perbedaan yaitu pemberian pupuk kandang bebek dan kompos dengan komposisi yang berbeda. Terdapat lima perlakuan dengan masing-masing talang diulangi sebanyak 26 tanaman. Masing-masing perlakuan yaitu kontrol (0% pupuk/kompos), pupuk kandang bebek 750 g (50%), pupuk kandang bebek 1,500 g (100%), pupuk kompos 750 g (50%), pupuk kompos 1,500 g (100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk kompos 100% (1,500 g) menghasilkan pertumbuhan dengan hasil paling optimal terhadap jumlah daun, panjang akar, biomassa basah, dan biomassa kering tanaman kangkung.
EFISIENSI TEKNIS DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI LOKAL SIGUPAI DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Technical Efficiency and Factors Affecting the Production of Local Sigupai Rice in Aceh Barat Daya Regency) ULFA, MUNIRA; RAHMAN, HERI; YUSTIANA, YOOCE
JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication) JAKP, Volume 7, Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Universitas Mulawarman (University of Mulawarman)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jakp.7.2.2024.16940.119-128

Abstract

Sigupai rice is highly sought after and has significant economic value. Despite its popularity, the production of Sigupai rice remains relatively low. This study aims to identify the factors influencing the production, technical efficiency, and sources of inefficiency in Sigupai rice farming in West Aceh District. Data was collected from all 31 Sigupai rice farmers in the region and analyzed using the stochastic frontier Cobb-Douglas production function. The results indicate that Sigupai rice farming has achieved a technical efficiency level of 0.80. Land area, seed quantity, and fertilizer were found to significantly influence rice production. However, farmers' age, experience in cultivating Sigupai rice, and education did not have a significant impact on technical inefficiency.To improve the efficiency of Sigupai rice farming, it is recommended to optimize input utilization, including proper land planning and soil management. Additionally, the use of certified Sigupai rice seeds and efficient fertilization techniques can contribute to increased productivity.
KARAKTERISTIK KEMASAN BIODEGRADABLE FOAM BERBASIS PATI JAGUNG DAN KULIT JAGUNG DENGAN TAMBAHAN KITOSAN MENGGUNAKAN METODE THERMOPRESSING Rahman, Heri; Agustania, Agustania; Haitami, M. N.
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1072

Abstract

Biodegradable foam merupakan kemasan ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti styrofoam. Biodegradable foam berbasis pati maizena dengan tambahan serbuk kulit jagung, polivinil alkohol (PVA), dan magnesium stearat mampu meningkatkan kekuatan mekanis dan mengurangi daya serap air. Namun, Biodegradable foam memiliki kekurangan dari segi kekuatan mekanis dan daya serap air. Penambahan kitosan dapat meningkatkan kekuatan mekanis dan mengurangi daya serap air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kitosan terbaik sebagai zat yang mampu meningkatkan kekuatan mekanis dan mengurangi daya serap air biodegradable foam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Konsentrasi kitosan yang digunakan pada penelitian ini antara lain 0%, 7%, 8%, 9%, dan 10%. Data yang didapatkan, dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan taraf signifikasi 5% dan uji lanjut Tukey. Penelitian diawali dengan pembuatan serbuk kulit jagung dengan cara delignifikasi kulit jagung dan dilanjutkan dengan pencetakan. Setelah kemasan berhasil dicetak, dilakukan beberapa pengujian antara lain, kerapatan, daya serap air, kadar air, kuat tarik, dan degradabilitasnya. Setelah dilakukan pengujian, didapatkan hasil bahwa biodegradable foam dengan konsentrasi kitosan 10% merupakan biodegradable foam dengan karakteristik terbaik karena memiliki kuat tarik sebesar 1,37 MPa, kerapatan sebesar 0,274 g/cm3, kadar air 0,27%, daya serap air 75,97%, dan tingkat degradabilitasnya sebesar 48,95%.
UPAYA GURU MENINGKATKAN KEBIASAAN BERBAHASA INDONESIA DENGAN BAIK DANBENAR SANTRI KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH MA’HAD AL-ZAYTUN Rahman, Heri; Peranginangin, Henri; Fanirin, Moch. Hasyim
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 6 (2025): Journal of Islamic Studies (Mei 2025)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i6.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam membiasakan santri kelas V Madrasah Ibtidaiyah Ma’had Al-Zaytun berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran strategis sebagai model bahasa, fasilitator, motivator, dan evaluator dalam proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan antara lain dengan membiasakan penggunaan Bahasa Indonesia dalam interaksi sehari-hari, menyediakan media pembelajaran yang bervariasi, serta menciptakan suasana kelas yang kondusif. Faktor internal yang memengaruhi pembelajaran meliputi minat, motivasi, bakat, dan gaya belajar santri, sementara faktor eksternal mencakup lingkungan sekolah dan dukungan keluarga. Meskipun masih terdapat santri yang kurang berminat, keberadaan guru yang aktif dan suportif mampu meningkatkan kebiasaan berbahasa Indonesia santri. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru, sekolah, dan keluarga sangat penting dalam pengembangan kemampuan berbahasa yang efektif di tingkat dasar. Kata kunci: Upaya Guru, Kebiasaan Berbahasa, Bahasa Indonesia, Santri