Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS DETERMINAN KEMISKINAN DI JAWA TIMUR TAHUN 2018 Ris Yuwono Yudo Nugroho; Sofia Janahtul Isnaini Janahtul Isnaini
Jurnal GeoEkonomi Vol. 11 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1068.064 KB) | DOI: 10.36277/geoekonomi.v11i2.120

Abstract

Poverty is a multidimensional concept that includes dimensions as lack of opportunity, lack of empowerment, and lack of security. This study aims to analyze the determinants of poverty and their effects on poverty in East Java Province. This research uses quantitative methods, and the data used are data from the Central Statistics Agency of East Java Province. The type of data used is a cross-section in 2018. This study uses multiple linear analysis (OLS) with poverty as the dependent variable, economic growth (GRDP), labor force, and APBD as independent variables. It uses regional dummy variables to see the effect of poverty enclaves on poverty in East Java. Dummy 1 for the “tapal kuda” area, and dummy 2 for the Madura island area. The results showed that the GRDP and regional budget had a negative and significant effect on poverty. Labor force variables have a positive and significant impact on poverty in East Java Province in 2018. Dummy 1 (D1) has a probability of 0.6532 (> 0.05), which means that the D1 variable is not significant to poverty in East Java. Then for the D2 variable or region on the island of Madura has a probability level of 0.0233 (<0.05), which means significant for poverty in East Java in 2018
Faktor-faktor Penentu Pendapatan Pelaku Usaha Handicraft di bojonegoro Erra Farazila; Ris Yuwono Yudo Nugroho
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 3, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v3i2.16363

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa faktor terhadap pendapatan pelaku usaha. Objek dari penelitian ini adalah pelaku usaha handicraft di Desa Bandar Kasiman Kabupaten Bojongoro. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan sampel sebanyak 51 responden. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling, menggunakan survei dan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel kredit berpengaruh positif terhadap pendapatan pelaku usaha mikro kecil menengah. Variabel modal sendiri berpengaruh negatif terhadap pendapatan pelaku usaha mikro kecil menengah. Variabel lokasi usaha berpengaruh positif terhadap pendapatan pelaku usaha mikro kecil menengah, serta variabel lama usaha berpengaruh positif terhadap pendapatan pelaku usaha mikro kecil menengah. Kata Kunci: Pendapatan, Kredit, Modal Sendiri, Lokasi Usaha, Lama usaha
PERAN PENGEMBANGAN SEKTOR KEUANGAN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI INDONESIA TAHUN 2011-2019 Nur Asmaiyah; Ris Yuwono Yudo Nugroho
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 8, No 3 (2022): JABE (Journal of Applied Business and Economic)
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jabe.v8i3.9594

Abstract

BPS melalui kertas kerjanya mempublikasi data rasio gini tahun 2017 yang paling tertinggi yaitu provinsi DI Yogyakarta sebesar 44 persen. Disusul oleh Provinsi Sulawesi Utara sebesar 41 persen. Penelitian bertujuan mengetahui dan menganalisis pengaruh pengembangan sektor keuangan terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia tahun 2011 sampai 2019. Studi menggunakan teori ketimpangan distribusi yaitu U-terbalik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif.  Metode penelitian menggunakan analisis data panel pada 33 provinsi. Model terbaik dari estimasi regresi data panel adalah fixed effect model. Hasil penelitian menunjukan bahwa kredit bank umum, dan kredit UMKM signifikan positif terhadap ketimpangan pendapatan, sedangkan PDRB, tingkat pengangguran terbuka serta angkatan kerja, signifikan negatif. Sedangkan variabel Indeks Demokrasi dalam penelitian, tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia
Determinan Indeks Saham Syariah di Indonesia Vira Zahroul Agustina; Ris Yuwono Yudo Nugroho
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 7 No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v7i2.3672

Abstract

The objective of this analysis was to research the effect of macroeconomics on the Indonesian Sharia Stock Index in the long term and short term. The variables of this study are macroeconomic as the independent variable, including Inflation (INF), Exchange Rate (KURS), Policy Interest Rate (SKBI), and Industrial Production Index (IPI). The dependent variable includes the Indonesian Sharia Stock Index. This study uses a quantitative approach. The technique used is the Error Correction Model (ECM). The results showed that INF, KURS, and SKBI had a negative and significant effect on the Indonesia Sharia Stock Index in the long term. In the short term, the exchange rate (KURS) negatively and significantly affects the Indonesian Sharia Stock Index.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDIDIKAN, PENGANGGURAN, DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN TERHADAP KEMISKINAN Siti Nur Aini; ris yuwono yudo nugroho
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 4, No 1 (2023): FEBRUARY
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v4i1.19474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa faktor yang dapat mempengaruhi angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur. Beberapa faktor yang dipertimbangkan dalam penelitian adalah: pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pengangguran dan ketimpangan pendapatan. Data yang digunakan pada tiap variabel adalah laju pertumbuhan produk domestik regional bruto (PDRB), rata-rata lama sekolah (RLS), tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan gini ratio (GR) di Provinsi Jawa Timur. Penelitian menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dalam penelitian menggunakan analisis regresi data panel pada 38 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, selama tahun 2013-2020. Model penelitian menggunakan model efek acak (REM). Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa: (1) variabel pertumbuhan ekonomi tidak memiliki pengaruh terhadap kemiskinan, (2) variabel pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, (3) variabel pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, (4) variabel ketimpangan pendapatan tidak memiliki pengaruh terhadap kemiskinan. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, Pengangguran, Ketimpangan            Pendapatan, Kemiskinan.
Persepsi Masyarakat Untuk Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Pesisir Madura Ris Yuwono Yudo Nugroho; Mochammad Reza Adiyanto
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 13, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jksekp.v13i1.12285

Abstract

Pemerintah Kabupaten Bangkalan menyusun rencana untuk mengoptimalkan potensi wilayah pesisir melalui pembangunan wisata berkelanjutan di Desa Tajungan. Dalam hal ini, pelibatan masyarakat dalam perumusan kebijakan terkait merupakan hal yang sangat relevan. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat, terutama mengenai dampak terkait, yang harus diprioritaskan penanganannya oleh pengambil kebijakan. Terdapat tiga kriteria dampak pengembangan pariwisata berkelanjutan, baik positif maupun negatif, yang dijadikan fokus perhatian dalam penelitian ini, yaitu dampak ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif, dengan pemilihan responden secara purposive. Jumlah responden sebanyak 25 orang dari 8 kategori. Model yang diacu dalam penelitian ini adalah Analytic Hierarchy Process. Hasil menunjukkan bahwa dampak positif yang menjadi harapan masyarakat dan harus menjadi prioritas perhatian adalah dampak ekonomi berupa dorongan untuk perkembangan kewirausahaan, dampak sosial budaya terkait penambahan infrastruktur baru, dan dampak lingkungan peningkatan kesadaran lingkungan. Sementara itu, dampak negatif yang menjadi kekhawatiran utama masyarakat dan perlu menjadi fokus perhatian pengambil kebijakan adalah dampak ekonomi terkait ketergantungan terhadap pencaharian berbasis pariwisata, dampak sosial berupa tekanan infrastruktur dan kemacetan. Implikasi kebijakan dari hasil-hasil tersebut adalah: perlunya program-program untuk mendorong kewirausahaan, misalnya melalui penyelenggaraan pelatihan dan pembimbingan usaha, dan penguatan modal usaha. Sisi infrastruktur perlu didukung dengan alokasi anggaran khusus yang diarahkan pada perbaikan jalan dan infrastruktur desa. Untuk aspek lingkungan, hasil penelitian mengarah pada implikasi tentang perlunya upaya masif untuk peningkatan kesadaran masyarakat tentang berbagai aspek lingkungan.Tittle: Community Perception for the Development of Sustainable Tourism on Coastal Madura The government of Bangkalan Regency has developed a plan to optimize the potential of the coastal area of Tajungan Village for sustainable tourism development. In this case, it is relevant to involve community in formulating related policies. The research aims to identify public perceptions, especially regarding the related impacts, that must be put in priority for by policymakers. There are three criteria of the impact of sustainable tourism development, both positive and negative, which are the focus in this study, namely economic, sociocultural, and environmental impacts. The research approach is quantitative, with a purposive selection of respondents. The number of respondents was 25 people from 8 categories. The study refer to the model of Analytic Hierarchy Process. The results of the study showed that the positive impacts, which are expected by the community and must be put in priority, are economic impacts in the form of encouragement for entrepreneurial development, sociocultural impacts related to the addition of new infrastructure and environmental impacts of increasing environmental awareness. The negative impacts, which become the community’s main concern and need to be the focus of policymakers, are economic impacts related to dependence on tourism-based livelihoods and social impacts in the form of pressure on infrastructure and congestion. Policy implications of those results are the need for entrepreneurship programs include business training and mentoring, and capital reinforcement. The infrastructure must be encourage with financial support to improve roads and village infrastructure. For environmental aspects, implications regarding the need for massive efforts to increase public awareness of various environmental aspects.
Reaksi Pasar Modal terhadap Faktor Ekonomi dan Faktor Non Ekonomi di Indonesia Lestari, Ninda Vani; Nugroho, Ris Yuwono Yudo
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 3 No. 1 (2020): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v3i1.99

Abstract

The purpose of this study is (1) to examine how much influence economic and non-economic factors have on the movement of the Jakarta Composite Index (CSPI), (2) to examine the most dominant factor in the movement of the Composite Stock Price Index (CSPI). The method in this study uses monthly data and is processed using the Vector Auto Regression (VAR) analysis technique. the results of the variance decomposition test before social / political turmoil showed that the most dominant contribution was recorded at the CSPI itself 61 percent, with economic factors 21 percent and non-economic factors 18 percent. However, the results of the variance decomposition test after social / political turmoil showed that the most dominant contribution was recorded in non-economic factors, 52 percent, with economic factors 36 percent, and CSPI itself at 18 percent. Thus, there are differences before and after social / political turmoil.
Pengaruh Kebijakan Moneter dan Fiskal terhadap Pengangguran di Indonesia Triyas Ayu Hadi Setiowati; Ris Yuwono Yudo Nugroho
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 4 No. 1 (2021): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v4i1.205

Abstract

The purpose of this study is to analyze the impact of monetary policy as seen from the BI Rate and the money supply (M2, and fiscal policy as seen from government spending and tax revenue in influencing the unemployment rate in Indonesia. The approach used in this research is quantitative. The data used are the BI Rate, the money supply (M2), government spending, tax revenue and unemployment in the form of time series data in an annual form from 1995 to 2019. The method used in this study is the Vector Auto analysis model. Regression (VAR). The stages used in this research test are a stationarity test, optimum lag test, VAR stability test, impulse response test, and variance decomposition test. The results of the impulse response indicate that the unemployment variable responds most to the shock of the interest rate variable (monetary policy) compared to other variables. The results of variance decomposition indicate that the contribution given by the BI Rate to the unemployment rate is the most significant relative to the contribution given by the variable money supply (M2), government spending, and tax revenue.
Pengembangan Modul Digital Bahasa Indonesia dengan Pendekatan CIRC untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa SMP di Kabupaten Bangkalan Rohmah, Naelur; Nugroho, Ris Yuwono Yudo
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 1 (2024): Metalingua, Edisi April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i1.25659

Abstract

Keterampilan membaca merupakan permasalahan nasional yang perlu menjadi perhatian oleh pemerintah Indonesia. Realitanya kegiatan membaca menjadi salah satu keterampilan berbahasa yang tidak bisa diabaikan oleh peserta didik. Hasil riset UNESCO menyebut Indonesia memiliki indeks membaca 0,001. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2019 bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah. Indonesia menduduki urutan ke 62 dari 70 negara. Modul digital dapat  menjadi media untuk membantu meningkatkan keterampilan membaca siswa. Selain itu pembelaran yang terbukti dapat menumbuhkan keterampilan membaca adalah pendekatan Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap modul digital dengan pendekatan CIRC untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa SMP di daerah Bangkalan. Penelitian    ini merupakan penelitian Research and Development (RnD). Metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektipan produk tersebut. Adapun tahapan penelitian ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Kwanyar di kabupaten Bangkalan yang mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia. Data penelitian diperoleh melalui instrumen angket respon siswa. Adapun data sebanyak 27 siswa di SMPN 1 Kwanyar dengan skor minimal 1 dan skor maksimal 4 yaitu tampilan modul diperoleh 74% dengan kategori layak, kemudahan penguasaan konsep 68% dengan kategori layak, sedangkan keterbacaan modul sebanyak 82% dengan kategori sangat layak. Oleh karena itu modul digital dengan pendekatan CIRC layak untuk digunakan dalam keterampilan membaca.
Analisis Kredit Umkm Pedagang Pasar Blega Bangkalan Qodria, Nurul Lailatul; Nugroho, Ris Yuwono Yudo
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 2, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v2i2.13869

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis kredit UMKM pedagang pasar Blega Bangkalan.Variabel penelitian terdiri atas omset, suku bunga, jaminan, lama usaha, dan kredit modal kerja.Data yang digunakan adalah data Primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner.Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil analisis uji t atau uji parsial model regresi, menunjukkan bahwa variabel omset, dan variabel jaminan berpengaruh positif signifikan terhadap kredit UMKM, variabel beban angsuran berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap pemberian kredit UMKM, sedangkan variabel lama usaha tidak signifikan berpengaruhterhadap kredit UMKM. Hasil uji F atau uji simultan menunjukkan bahwa variabel bebas secara bersama – samasignifikan berpengaruh terhadap pemberian kredit UMKM.Kata Kunci: Analisis Kredit, UMKM, Bangkalan, Regresi linier berganda