Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendampingan dan Sosialisasi Penerapan Kekayaan Intelektual bagi UMKM di Kabupaten Bintan Yudy Sunantri; Henricus Yayan Setyanto; Hary Jocom
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v3i32023p364-373

Abstract

The Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) business activities are an integral part in society life. Because business activities are related to other human activities. Due to business activities, part of industry starts creating products. Every business actor will compete in creating, and marketing their products. Business products demands Intellectual Property Rights in order to be protected from unfair competition. Intellectual Property Rights takes a part and serves the business world, including the Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) group. There is unvarying understanding that Intellectual Property needed as protector making many MSME are not registered yet. In addition to cost constraints and access difficulties are also considered as other causes of MSME actors not getting information about the registration of Intellectual Property Rights; The objectives of the activity include (1) MSME actors in Bintan district get information about the registration of Intellectual Property Rights (2) Providing additional information for the wider community in general and MSME actors in particular knowledge and awareness of the importance of registering Intellectual Property, so that if it is registered legally, it will directly receive legal protection (3) building the community group competence; (4) increasing public awareness of potential tourism which will have an impact on improving the economic aspects.
Analisa Kesesuaian Bintan Mangrove sebagai Obyek Wisata dan Model Tata Kelola Ekowisata Mangrove Berkelanjutan Hary Jocom; Minarni Anita Gultom
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 6 (2024): November 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.6.1644-1651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kesesuaian sumber daya yang ada di Bintan Mangrove yang dikelola oleh perusahaan swasta, untuk tujuan ekowisata mangrove, dan identifikasi model pengelolaan hutan mangrove berkelanjutan dengan mendasarkan pada kelestarian lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan metode pengukuran indeks kesesuaian wisata dengan lima parameter yaitu ketebalan mangrove, kerapatan mangrove, jenis mangrove, pasang surut dan biota. Tahap selanjutnya melakukan wawancara mendalam terhadap narasumber kunci dari stakeholders. Hasil pengukuran IKW menunjukkan angka 2,88 dari total skor 3,0 yang berarti Bintan Mangrove sangat sesuai dimanfaatkan sebagai obyek ekowisata. Dari lima parameter tersebut, pasang surut air laut memiliki skor terendah yaitu 2 dengan rata-rata 1,5 meter. Capaian ini tidak terlepas dari tata kelola dan kebijakan dari perusahaan yang menaruh salah satu prioritas pada isu lingkungan hidup, tidak sekedar berorientasi pada keuntungan semata. Pengelola kawasan Bintan Mangrove secara sistematis dan terencana menetapkan kebijakan operasional ekowisata mangrove secara detail, dengan memperhatikan seluruh aspek bagi keberlangsungan masa mendatang. Inilah bentuk komitmen, tanggungjawab serta kontribusi perusahaan swasta bagi pelestarian lingkungan hidup yang terinternalisasi dalam prioritas dan program kerja. Praktek ini dapat menjadi model bagaimana peran sektor bisnis mampu menjadi bagian dalam pariwisata berkelanjutan.
SOSIALISASI KESELAMATAN KERJA DAN PENGGUNAAN ALAT PEMADAM API RINGAN BAGI MAHASISWA PADA KEGIATAN KULIAH LAPANGAN DI RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM Victor E.D Palapessy; Hary Jocom; Irma Fitrilia; Gadis Mahesa Maharani; Muhammad Arsyad Hakim
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di rumah sakit serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai upaya kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat di lingkungan rumah sakit. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 08.00โ€“10.00 WIB dengan melibatkan 13 mahasiswa peserta kuliah lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui sosialisasi, observasi lapangan, demonstrasi penggunaan APAR, serta diskusi interaktif. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar K3 rumah sakit, identifikasi risiko kerja, klasifikasi kebakaran, fungsi APAR, serta prosedur penggunaan APAR menggunakan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap materi K3 dan penggunaan APAR. Sebelum kegiatan, hanya 3 mahasiswa yang memahami prosedur penggunaan APAR, sedangkan setelah kegiatan seluruh peserta mampu menjelaskan langkah penggunaan APAR dengan benar. Selain itu, pemahaman mahasiswa mengenai jalur evakuasi, fungsi APAR, dan konsep dasar K3 rumah sakit juga mengalami peningkatan signifikan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran, kesiapsiagaan, dan keterampilan dasar mahasiswa dalam menghadapi potensi risiko kerja di lingkungan rumah sakit. Dengan demikian, sosialisasi K3 dan penggunaan APAR dapat menjadi salah satu bentuk edukasi preventif untuk membangun budaya keselamatan kerja bagi calon tenaga kesehatan.
DAMPAK PEMBANGUNAN DAN PENANGANAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI KABUPATEN KAIMANA PAPUA BARAT Moses Akely; Hary Jocom
Mount Hope Economic Global Journal Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/mega.v4i2.1108

Abstract

This study aims to analyze the relationship between regional development and the care of people with mental disorders (ODGJ) in Kaimana Regency within the dynamics of social change. The research used a qualitative approach with a case study design through participant observation, in-depth interviews, and literature review. The results indicate that development in Kaimana remains more focused on physical aspects and economic growth than on strengthening mental health services and social protection for vulnerable groups. The main problems identified include limited mental health services, a weak data collection system for people with mental disorders, a lack of cross-sectoral coordination, and a strong social stigma against people with mental disorders. Furthermore, modernization and changes in community lifestyles have weakened social solidarity within indigenous communities. Nevertheless, the values โ€‹โ€‹of mutual cooperation and local community social awareness remain important social capital in supporting community-based care for people with mental disorders. This study emphasizes the need for inclusive and humanistic development through strengthening mental health services, integrating cross-sectoral policies, and involving indigenous communities in a just social protection system.