Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Marketing Strategy of Sari Delicatessen Pastry Shop at Sari Pacific Jakarta Marya Yenny; Reni Sulistyowati; Maryetti; Milanda Afriani
International Journal of Travel, Hospitality and Events Vol. 1 No. 2 (2022): International Journal of Travel, Hospitality and Events
Publisher : The Postgraduate School of Tourism Sahid Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.279 KB) | DOI: 10.56743/ijothe.v1i2.15

Abstract

ABSTRACT Purpose: This research aims to discover a marketing strategy that could improve pastry products at Sari Delicatessen Sari Pacific Jakarta. Research methods: The data collection method used was purposive sampling. This research is descriptive qualitative using SWOT analysis to evaluate and identify opportunities, maximize strength, decrease weakness and avoid threats. Results and discussion: The S-O, S-T, W-O, and W-T strategies implemented to improve pastry products at Sari Delicatessen Sari Pacific Jakarta are creating more variated products, expanding market segments, creating new products for home delivery, and also developing facilities to accommodate the customer’s needs. The score for internal factors of Sari Delicatessen Sari Pacific Jakarta is 3.65, and the external factor score is 3.55. Thus, it can be concluded that the business position matrix in the IFAS and EFAS is in quadrant 1 or has a solid competitive position and fast market growth. Implication: The pastry products at Sari Delicatessen at Hotel Sari Pacific Jakarta need to maintain factors that fall into the category of opportunities so that marketing strategies through the optimal promotion are expected to increase sellers of pastry products at Sari Delicatessen. Keywords: hotel, pastry shop, marketing strategy, SWOT analysis.
Pengembangan Kuliner Sate Taichan Goreng Sebagai Atraksi Wisata Di Kota Bekasi Ramon Hurdawaty; Maryetti; Sekar Ayu Dewinda
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 3 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sate Taichan Goreng terletak di Galaxy dan Harapan Indah, Bekasi yang memiliki cita rasa dan variasi menu yang unik. Ada Taichan Paha, Sayap Taichan, Sate Kulit, Sate Kikil, Sate CumiCumi, dan variasi Sate lainnya. Dalam penelitian ini, ingin mengetahui bagaimana pengembangan kuliner Sate Taichan sebagai atraksi wisata kuliner di Bekasi. Sedangkan untuk metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif dan juga menggunakan analisis SWOT yang bertujuan untuk mencari dan mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kalimat tertulis atau lisan dari orang berpengaruh dan kompeten dalam pengelolaan Taichan Goreng. Teknik pengumpulan data adalah data primer dan data sekunder, seperti observasi, wawancara, dokumentasi, perpustakaan, dan internet. Atraksi wisata dari kuliner Sate Taichan Goreng yaitu what to see meliputi bisa melihat cara membakar satenya tersebut, what to do dengan adanya fasilitas yang ada dan mencicipi banyaknya pilihan menu yang ditawarkan, what to buy meliputi jenis makanannya itu sendiri, what to arrived meliputi kendaraan yang digunakan bisa menggunakan kendaraan pribadi dan jarak tempuh jika dari Jakarta memakan waktu kurang lebih satu jam, dan what to stay terdapat penginapan atau hotel-hotel kecil yang ada di sekitar tempat tersebut. Analisis SWOT terhadap pengembangan makanan Sate Taichan Goreng di Kota Bekasi, khususnya Kota Bekasi menunjukkan bahwa posisi makanan sate taichan goreng berada pada posisi Strengths-Opportunity (SO). Maka, perlu dilakukan program pengembangan dalam rangka untuk memafaatkan kekuatan dan peluang yang ada di antaranya adalah: adaptasi menu, melibatkan media masa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membuka pasar tradisional, dan kreatif dalam mengolah sebuah makanan.
Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Di Sekitar Obyek Wisata The Lodge Maribaya Kabupaten Bandung Barat Maryetti; Cyndy Bella Claudia Mahoni
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Di Sekitar Obyek Wisata The Lodge Maribaya Kabupaten Bandung Barat”. Proyek Akhir, Jurusan Usaha Perjalanan Wisata D-IV Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid sebuah penelitian berlokasi di Kabupaten Bandung Barat. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah sejauh mana dampak pariwisata terhadap sosial ekonomi masyarakat di sekitar obyek wisata The Lodge Maribaya Kabupaten Bandung Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Di Sekitar Obyek Wisata The Lodge Maribaya Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini mengambil lokasi di Kp. Babakan Gentong, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu pengamatan atau observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Bandung Barat merupakan Kabupaten yang mempunyai potensi pariwisata yang baik terutama dari sumber daya alamnya. Berbagai sumber daya alamtersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kegiatan yang bisa untuk di nikmati oleh semua orang. Salah satu dampak yang di timbulkan oleh adanya obyek wisata ini berupa pertukaran ilmu pengetahuan dan penambahan devisa negara. Dan dapat dilihat dari aspek sosial ekonomi yaitu pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan kesejahteraan. Sehingga dengan adanya obyek wisata The Lodge Maribaya masyarakat dapat memanfaatkan kondisi yang ada untuk meningkatkan kehidupan masyarakatdi sekitar Obyek Wisata The Lodge Maribaya Kabupaten Bandung Barat.
Analisis Strategi Pemasaran Kue Pancong Di Jakarta (Analysis Marketing Strategy Of Kue Pancong In Jakarta) Nuryadina Augus Rini; Maryetti; Reyditha Andryani
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara di dunia yang memiliki kekayaan alam yang sangat kaya dan keanekaragaman budaya dari Sabang sampai Merauke dengan latar belakang etnis, suku, dan tata kehidupan sosial yang berbeda dengan yang lainnya. Makanan tradisional merupakan salah satu produk keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia. Indonesia juga memiliki beragam makanan tradisional yang didukung oleh keanekaragaman bahan pangan. Ratusan suku bangsa yang tersebar hampir diribuan pulau memiliki makanan khas daerahnya masing-masing. Maka sangat tepat untuk menyatakan bahwa kuliner Indonesia merupakan kekayaan yang tak ternilai. DKI Jakarta terkenal dengan makanan khas betawinya, yang kaya akan cita rasanya, dimana masyarakat Betawi merupakan suku asli daerah tersebut. Namun dengan semakin banyaknya makanan modern muncul, sehingga tingkat konsumsi terhadap beberapa makanan tradisional menjadi menurun. Strategi pemasaran adalah proses mengenali target pasar, meriset kebutuhan target pasar, dan mengembangkan produk, harga, dan promosi. Strategi pemasaran bertujuan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan dengan menawarkan produk yang sesuai dengan minat pelanggan. Salah satu indikator strategi pemasaran adalah bauran pemasaran. Bauran pemasaran merupakan alat merencanakan, melaksanakan, dan mengatur tujuan utama pemasaran dan strategi suatu organisasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk: mendapat gambaran mengenai strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing, dan untuk mengetahui seberapa efektif pelaksanaan strategi pemasaran yang telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan di Jakarta. Dengan metode penelitian IFAS, EFAS, SWOT, dan Diagram Kartesius. Dari penelitian yang pada penjual kue pancong di Jakarta diperoleh hasil strategi yang harus diterapkan dalam kondisi penjual saat ini adalah menggunakan kekuatan untuk meminimalisir ancaman jangka panjang dengan cara strategi diversifikasi produk. Strategi yang tepat dalam Strategi Diversifikasi Produk untuk digunakan pada penelitian ini adalah Diversifikasi Konsentris, yang berada pada hasil persilangan dari Strength dan Threat. Hasil dari penelitian ini bahwa ancaman sangat berpengaruh besar dalam strategi penjualan kue pancong di Jakarta. Dan dibutuhkannya strategi alternatif untuk membantu penjualan kue pancong di Jakarta. 
Rendang Sebagai Ikon Kuliner Lokal Di Kota Payakumbuh Maryetti; Marya Yenny; Yudha Budi Abadi; Tobaroni; Ignes Valencia
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v8i2.263

Abstract

Tujuan: Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui status ikon kuliner rendng yang diusahakan oleh masyarakat Kota Payakumbuh serta mengetahui apa saja yang harus dilakukan atau diusahakan oleh masyarakat kota payakumbuh untuk mempopulerkan status kuliner di kota payakumbuh dan di luarnya.Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kualiatif-deskriptif yang menggunakan cara observasi serta wawancara untuk penggambilan data.Implikasi: Populasi dalam penelitian ini merupakan karyawan serta pelanggan yang berada di took yang menjual rendang, hasil daa yang telah terkumpulkan akan dijabarkan secara deskriptif.
Pelatihan Pengemasan Produk Pangan Olahan di Desa Sukamahi Kabupaten Bogor Dewi Ayu Kusumaningrum; Ramon Hurdawaty; Heru Suheryadi; Maryetti; Ni Made Dwiyana Rasuma Putri
WAHATUL MUJTAMA': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): WAHATUL MUJTAMA': Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/wahatul.v5i1.1442

Abstract

Sukamahi Village is located in Megamendung District, Bogor Regency, West Java, one of the pilot villages for the One Billion One Village (SaMiSaDe) program in 2021. Sukamahi Village has agricultural and plantation potential. Most of the village residents have professions as farmers and own businesses such as food businesses and grocery stores in Sukamahi Village. Most of the women in Sukamahi Village are involved in PKK activities, farming and are housewives. Currently, there are no profitable business activities among the group of women residents of Sukamahi village. There are problems in various regions where local food businesses are generally less attractive, innovative, creative, and the majority are only wrapped in transparent plastic without any labels or information. The aim of organizing this community service is to provide knowledge about packaging processed food products that comply with good food packaging rules and can attract consumers' attention. The implementation method consists of initial observations and training activities. Initial observations include licensing, mapping communities that need training, and formulating appropriate training. The training activity provided material and direct practice in making appropriate products and packaging, ended with a question and answer session regarding what had been provided. Overall, the training on packaging processed food products went well and was beneficial for improving the skills and business marketing of the Sukamahi Village community. With more attractive and quality packaging, processed food business products from Sukamahi Village have a better opportunity to penetrate a wider market to help improve the economic level of business actors.