Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Literature Review : Pijat Oksitosin oleh Suami Terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas Evy Tri Susanti; Lutfi Triningsih
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.361 KB) | DOI: 10.56186/jkkb.85

Abstract

Latar belakang : Produksi ASI yang kurang dan tidak lancar merupakan penyebab bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif yang menyebabkan bayi menjadi tidak mau menyusui dan ibu merasa cemas sehingga berdampak pada ibu yang akan menghindar untuk menyusui. Pijat oksitosin oleh suami adalah salah satu solusi untuk mengatasi produksi ASI kurang. Tujuan : Mengetahui efektifitas pijat oksitosin oleh suami terhadap produksi ASI ibu nifas. Metode : Artikel ilmiah ini menggunakan metode eksploratif dengan pendekatan dan design literature riview yang dilakukan dari tanggal 15 Juni sampai 25 Agustus 2020 dengan mengambil sumber dari Google Scholar yang sesuai dengan kata kunci dan kriteria diantaranya jurnal nasional bahasa Indonesia, terbit 10 tahun terakhir, bukan merupakan jurnal asuhan keperawatan, jurnal yang dapat diakses secara full text. Hasil : Terdapat 718 yang diidentifikasikan dan dipublikasikan dari tahun 2011-2020. Dari 718 artikel 3 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari ketiga jurnal menunjukan pijat oksitosin oleh suami dapat meningkatkan produksi ASI ibu nifas. Simpulan : Pijat oksitosin oleh suami efektif untuk mendukung peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.
Literature Review : Pemberian Minuman Jahe Hangat terhadap Frekuensi Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Emesis Gravidarum Evy Tri Susanti; Barotut Taqiyah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.904 KB) | DOI: 10.56186/jkkb.92

Abstract

Latar belakang: Emesis gravidarum atau mual muntah pada ibu hamil merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan dengan frekuensi muntah kurang dari 5 kali sehari yang dikarenakan terjadinya perubahan hormon. Emesis gravidarum dapat menimbulkan gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, penurunan berat badan, ketidakseimbangan elektrolit, dan bila tidak diatasi akan berdampak menjadi hyperemesis gravidarum. Emesis gravidarum dapat diatasi dengan terapi non farmakologis, salah satunya yaitu jahe. Jahe mengandung minyak atsiri dan gingerol yang dapat memblok serotin yaitu suatu neurotransmitter sistem saraf pusat dan sel-sel enterokromafin dalam saluran pencernaan dengan menghambat induksi HCG ke lambung. Tujuan: Mengetahui efektifitas pemberian minuman jahe hangat terhadap frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil dengan emesis gravidarum. Metode: Penelitian eksploratif menggunakan metode dan desain literature review ini dengan mengambil sumber-sumber yang dilakukan pada tanggal 15 Juni sampai 25 Agustus 2020 dengan penelusuran Google Scholar yang sesuai dengan kata kunci dan kriteria diantaranya jurnal nasional bahasa Indonesia, terbit 10 tahun terakhir, bukan merupakan jurnal asuhan keperawatan, dan jurnal yang dapat diakses full text. Hasil: Terdapat 152 artikel yang diidentifikasi dan dipublikasikan dari tahun 2011-2020, dari 152 artikel terdapat 3 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil penelitian 3 jurnal yang ditelaah menunjukkan bahwa pemberian minuman jahe dapat menurunkan frekuensi emesis gravidarum. Simpulan: Minuman jahe hangat efektif untuk mendukung menurunkan mual muntah pada ibu hamil dengan emesis gravidarum.
Peningkatan Pengetahuan tentang 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) pada Ibu Hamil dan Ibu Balita 0-2 Tahun Wahyu Tri Astuti; Evy Tri Susanti; Lis Nurhayati; Syamsudin Syamsudin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.664 KB)

Abstract

Seribu hari pertama kehidupan terdiri dari 270 hari selamakehamilan dan 730 hari kehidupan pertama sejak bayi lahir/goldenperiod, pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan berlangsungdengan cepat dan apabila tidak dimanfaatkan akan terjadi kerusakanyang bersifat permanen. Wanita hamil merupakan salah satukelompok rawan gizi. Tidak hanya gizi ibu yang harus diperhatikannamun gizi bayi dalam kandungan juga harus diperhatikan. Bila ibukekurangan gizi pada saat hamil, masalah yang dapat terjadi padajanin adalah prematur, lahir mati, kematian prenatal, anemia,kesulitan dalam persalinan. Dampak pada anak tidak hanya terkaitdengan pertumbuhan fisik namun juga berpengaruh terhadapperkembangan mental dan kecerdasan yang terlihat dari ukuran fisikyang tidak optimal dan kualitas kerja yang tidak mampu bersaingpada usia dewasa. Tujuan. Tujuan kegiatan ini adalah peningkatanpengetahuan ibu hamil dan ibu balita tentang 1000 HPK untukmengurangi angka kematian ibu hamil dan angka kesakitan padaanak di Desa Ngadirojo Secang Kabupaten Magelang. Metode.Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dandemostrasi. Materi yang diberikan masalah kesehatan ibu dan anakdi Kabupaten Magelang dan 1000 HPK. Jumlah ibu yang hadir 17orang yang terdiri dari 9 ibu hamil dan 8 ibu balita pada bulanJanuari 2019. Media berupa Power Point dengan LCD, Leaflet,timbangan injak dan timbangan bayi, pengukur Lingkar Lengan Bayidan Ibu Hamil, kuesioner, tensi elektrik. Hasil. Ibu hamil dapatmengetahui tentang masalah yang bisa terjadi pada saat kehamilandan persalinan serta ibu balita dapat mengetahui masalah yangmuncul pada anaknya serta bagaimana mencegah hal tersebut tidakterjadi. Kesimpulan. 88 % ibu hamil dan ibu balita dapatmenyebutkan dengan benar masalah yang bisa terjadi pada ibuhamil dan ibu balita serta 1000 HPK Rekomendasi. PendampinganKader Posyandu untuk mendampingi keluarga yang memilikianggota sedang hamil hingga kelahiran anak usia 2 tahun.
Pendampingan Ibu Hamil Melalui One Student One Client (OSOC) Evy Tri Susanti; Wahyu Tri Astuti; Lis Nurhayati; Is Susilaningsih; Rusminah Rusminah; Emah Marhamah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.881 KB)

Abstract

Latar Belakang. Kegiatan pendampingan ibu hamil melalui OneStudent One Client (OSOC) merupakan kegiatan pendampingan olehsatu mahasiswa kepada satu ibu hamil resiko tinggi dengan prinsipasuhan berkelanjutan dimulai dari awal kehamilan, persalinan, bayibaru lahir dan nifas sehingga dapat mengidentifikasi adanya faktorrisiko terjadinya kematian sehingga dapat memberikan intervensisedini mungkin. Tujuan. Tujuan kegiatan ini adalah untukmendeteksi dini terhadap faktor risiko maupun komplikasi pada ibuhamil dan nifas, melakukan upaya promotif dan preventif untukmeningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta memastikan setiap ibuhamil memperoleh pelayanan terstandar di wilayah PuskesmasWindusari dan Bandongan Kabupaten Magelang. Metode. Metodepengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa melakukan kunjunganrumah ibu hamil sebanyak empat kali yaitu periode hamil, nifas,bayi baru lahir dan program keluarga berencana. Jumlah. Jumlahibu hamil resiko tinggi 28 orang yang terdiri dari 16 ibu hamilwilayah Puskesmas Windusari dan 12 ibu hamil di wilayahPuskesmas Bandongan pada bulan April sampai Oktober 2018.Hasil. Jumlah ibu hamil 28 orang didapatkan 100% mempunyai bukuKIA, 39% tidak faham P4K, 21% IMT kurang dari normal, 19%TB<145cm, 32% hipotensi, 44% TFU kurang dari normal, 21% DJJ<100x/menit, 14% letak kepala tidak normal, 21% imunisasi TT tidaklengkap, 68% persalinan normal, 21% mengalami komplikasipersalinan,0,03% menggunakan kontrasepsi pil, 61% suntik, 10%implant, 0,03% MOW, 14% belum menentukan kontrasepsi. 0,03%kondisi bayi lemah. Kesimpulan. 100% Ibu hamil terdeteksi faktorrisiko dan komplikasi serta memperoleh pelayanan terstandar.Rekomendasi. Program pendampingan ibu hamil melalui OSOCdapat dilanjutkan oleh bidan desa setempat agar ibu hamil risikotinggi mendapatkan pelayan terstandar sehingga dapat menurunkanAKI dan AKB.
LITERATURE REVIEW : DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA Syamsudin Syamsudin; Evy Tri Susanti; Ida Royani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.112

Abstract

Latar Belakang : Depresi pada lansia merupakan gangguan mental pada lansia yang disebabkan oleh ketidakmampuan menyesuaikan diri terhadap penurunan kemampuan fisik, psikologis yang sering dimanfestasikan dalam bentuk perasaan sedih berlebihan, gangguan tidur, dan kecemasan yang berdampak pada kemunduran sosial bahkan sering mendorong perilaku bunuh diri. Upaya untuk menurunkan tingkat depresi adalah adanya support system diantaranya berupa dukungan dari keluarga. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dukungan keluarga yang efektif menurunkan tingkat depresi pada lansia. Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan penelitian literature review pada hasil–hasil penelitian terdahulu tentang dukungan keluarga terhadap depresi pada lansia. Sampel penelitian sebanyak 3 jurnal penelitian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil : Terdapat 2.700 jurnal yang dipublikasikan tahun 2018-2019. Populasi yang efektif diberikan dukungan keluarga adalah lansia berusia 60 tahun atau lebih dan bentuk dukungan keluarga yang utama adalah dukungan emosional berupa empati, simpati dan kasih sayang. Simpulan : Dukunga keluarga yang efektif menurunkan depresi pada lansia adalah dukungan emosional. Kata kunci : depresi, dukungan keluarga, lansia.