Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

PENERAPAN METODE REWARD AND PUNISMENT DALAM MENINGKATKAN PRESTASI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AL QURAN HADITS Aidah Aidah; Mustafiyanti Mustafiyanti; Naswa Nadia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i3.6494

Abstract

Application of Reward and Punishment in Increasing Student Learning Achievement in Al-Quran Hadith Subjects at Madrasah Aliyah Negri 01 Ogan Ilir, Thesis, Department of Islamic Religious Education, Faculty of Tarbiyah Sciences, Al-Quran Islamic Institute, Al-Ittifaqiah Indralaya. The aim of this research is to find out and reveal how reward and punishment are applied in improving student learning achievement in the Al-Quran Hadith subject at Madrasah Aliyah Negeri 01 Ogan Ilir. In this research the author used qualitative research, qualitative descriptive methods. The results of this research show that the application of rewards and punishments in improving students' learning achievement in the Al Quran Hadith subject at Madrasah Aliyah Negri 01 Ogan Ilir was carried out to motivate students in ongoing learning, teach a sense of responsibility for what has been done, and get used to discipline. There are two forms of reward, namely non-material such as smiles, thumbs up and applause. Material rewards include giving candy, pencils, drawing paper and stars. Meanwhile, the form of punishment is preventive punishment, namely by implementing rules and regulations and repressive punishment, namely giving punishment to students. For example, if a student says something impolite, he or she is given a sanction of saying istighfar 10 to 100 times and his/her goodness star/achievement star is taken away. Another violation is that if you do not want to follow the teacher's directions, you will be given a sanction from standing in front of the class while studying or even being expelled from the class. If you are late, you will be punished by praying alone while standing in front of the class.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KESETARAAN GENDER DALAM KELUARGA Dwi Noviani; Muyasaroh; Mustafiyanti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.461 KB) | DOI: 10.53625/jirk.v1i11.1976

Abstract

Perempuan masa kini jarang menduduki satu peran saja dalam aktifitasnya, dengan memikul dua atau lebih banyak lagi peran yang dilakoni akan membuat banyak beban yang harus dijalani, sehingga terkadang menimbulkan kontradiksi antar peran tersebut. Ketidaksetaraan gender telah lama menjadi masalah nasional, dan untuk mengatasinya membutuhkan kesadaran dari keluarga dan masyarakat hingga pemerintah. Di sisi lain, ada kekhawatiran bahwa kesetaraan gender yang berlebihan mengancam keutuhan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang kesetaraan gender dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap konsep kesetaraan gender masih rendah, namun secara luas dipraktikkan dan diterima oleh masyarakat. Hal ini tercermin dari terwujudnya persamaan hak bagi anak dalam bidang pendidikan, pemerataan pembagian kerja antara anak laki-laki dan perempuan dalam keluarga, kebebasan untuk menentukan pilihan dan menyatakan pendapat, dan kebebasan mengambil keputusan dalam keluarga.