Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penentuan Rute Optimal Untuk Jasa Pengiriman Barang Menggunakan Algoritma Genetika Gatra Cahya Ramadhan; Pratama Bagus W; Yesy Diah Rosita
JTIM : Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol 5 No 1 (2023): May
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v5i1.322

Abstract

In the delivery process there is a problem commonly known as the Travelling Salesman Problem (TSP), therefore a program is needed that can minimize shipping costs and find a quick route to maximize the profits obtained. Then, set up alternative routes and optimum routes so that the problem can be solved. The purpose of this research is to determine the route or route and the minimum distance search results in goods delivery services using the method of genetic algorithms. Using 27 randomly selected data points from four sub-districts in the Mojokerto district, Clustering data is divided into three clusters and tested using MATLAB software. Using a crossover probability of 0.6, the probability of mutation is 0.4, and the total population is 27. The results of the test in finding the optimal route and the fast track are in the second cluster with a distance of 20 km and the optimal route of 5-8-7-1-9-4 -10-3-6-2-5, i.e., Dsn. Mojoroto, Banjartanggul, Dsn. Sumber Bendo, Perum Mojo Asri, Wonokoyo, Dsn. Trawas, Wonokusumo, Dsn. Pecuk, Dsn. Resik Bulu, Damarsi, Etc. Mojoroto From the optimal route generated in this study, it is expected that the shipping service can get the optimal route to speed up the delivery of goods.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah dengan Sistem Zonasi di SMA Negeri Kabupaten dan Kota Mojokerto Berbasis Web Gugut Indartak; Yesy Diah Rosita; Soffa Zahara
SUBMIT: Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi dan Sains Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Islam Majapahit Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Berdasarkan pada penjelasan tersebut maka Dinas Pendidikan Republik Indonesia mencoba membuat peraturan zonasi terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru SMA Negeri, Peraturan zonasi penerimaan peserta didik ini menyajikan poin-poin penting tentang penyelenggaraan bidang pendidikan. Adanya sistem zonasi maka siswa diharuskan untuk mendaftar di sekolah terdekat melalui sistem zonasi. Tak ada lagi siswa pintar terkumpul di satu sekolah, yang selama ini disebut sekolah favorit. Pada penelitian ini dibuat suatu Sistem Informasi Geografis berbasis web untuk menentukan zonasi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten dan Kota Mojokerto. Zonasi dilakukan terhadap sekolah berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 44 tahun 2019. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah radius jarak, sehingga mendapatkan cakupan yang dapat digunakan untuk mengindentifikasi objek berdasarkan jarak sehingga menghasilkan garis dari lokasi rumah calon siswa sampai ke lokasi SMA tujuan. Hasil penelitian berupa Sistem Informasi Geografis untuk menentukan sistem zonasi Sekolah Menengah Atas Negeri berbasis web yang dapat menentukan jarak lokasi calon siswa sampai ke lokasi SMA yang dituju serta menampilkan informasi suatu SMA Negeri di Kota dan Kabupaten Mojokerto. Selain itu, calon siswa dapat mencetak hasil dari hitung jarak tersebut.
Aplikasi Pembimbingan Akademik Berbasis Web (Studi Kasus Universitas Islam Majapahit) Maslikhatul Aini; Yesy Diah Rosita; Yanuarini Nur Sukmaningtyas
SUBMIT: Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi dan Sains Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Islam Majapahit Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pelaksanaan bimbingan akademik yang terjadi antara dosen pembimbing akademik (DPA) dan mahasiswa merupakan upaya DPA memantau perkembangan akademik mahasiswa. Umumnya bimbingan akademik dilakukan dengan cara mahasiswa menemui DPA secara langsung. Begitupun proses bimbingan akademik yang terjadi di lingkungan akademik Universitas Islam Majapahit. Ada beberapa hal yang menjadi kendala bagi mahasiswa ketika melakukan bimbingan akademik seperti keterbatasan tempat dan waktu. Pada penelitian ini, peneliti membangun sebuah konsep bimbingan akademik berbasis online artinya proses bimbinganakademik dapat memanfaatkan aplikasi berbasis web. Berdasarkan hasil kuisioner keberadaan aplikasi bimbingan berbasis web ini mencapai tingkat kelayakan aplikasi untuk digunakan di lingkungan akademik Universitas Islam Majapahit sebesar mencapat 3,95 skala 5. Kriteria dan bobot penilaian dalam kuisioner meliputi sangat setuju, setuju, cukup,tidk setuju dan sangat tidak setuju dengan bobot berurutan 5, 4, 3, 2 dan 1 sehingga pencapaian bobot kelayakan penggunaan aplikasi bimbingan akademik ini memiliki arti bahwa aplikasi tersebut layak digunakan karena nilai bobot jika dibulatkan menghasilkan nilai 4 yakni kriteria setuju.
Sistem Informasi Repabrikasi Fresh Food Berbasis Web pada PT. Trans Retail Indonesia Mohammad Joevan Handyyansyah; Yesy Diah Rosita; Soffa Zahara
SUBMIT: Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi dan Sains Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Islam Majapahit Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/submit.v1i2.1599

Abstract

Aplikasi repabrikasi dikenal sebagai suatu aplikasi untuk mencatat setiap pengolahan barang turunan. Fungsi utamanya untuk entri data barang yang tidak laku dijual kemudian diolah menjadi barang turunannya. Ide pembuatan aplikasi tersebut diawali kegiatan inventory atau perhitungan stok gudang yang sering mengalami kerugian dikarenakan barang yang sudah tidak layak dijual masih tertimbun di dalam gudang dan tidak segera diproses atau diolah menjadi barang turunan. Dengan kasus tersebut maka dibuat sistem informasi repabrikasi yang dapat memberikan solusi terhadap masalah yang sedang dialami. Diharapkan untuk kedepannya pembuatan sistem informasi ini dapat membantu menyelesaikan berbagai masalah terutama dalam hal pengolahan barang turunan kemudian dapat mengurangi setiap kerugian yang dialami oleh beberapa perusahaan akibat sering terjadinya penumpukan stok barang yang sudah tidak laku dijual. Sistem ini memiliki 3 peranan user yang terlibat dalam proses pengolahan barang turunan. Hasil uji kelayakan yang dilakukan secara langsung oleh pihak perusahaan menghasilkan presentase sebesar 81,4%. hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sistem yang diusulkan masuk dalam kategori baik.
Aplikasi Clustering Data Mahasiswa Universitas Islam Majapahit dengan Metode Fuzzy C-Means Abdul Malik; Yesy Diah Rosita; Yanuarini Nur Sukmaningtyas
SUBMIT: Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi dan Sains Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Islam Majapahit Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/submit.v2i2.1938

Abstract

Universitas Islam Majapahit (UNIM) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang cukup populer di Kabupaten Mojokerto. Dalam tiga tahun terakhir jumlah mahasiswa baru semakin berkurang. Salah satu faktornya adalah penentuan daerah target promosi UNIM. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah upaya pengelompokan daerah target promosi agar didapatkan adanya peningkatan jumlah mahasiswa baru yang lebih optimal. Upaya pengelompokan tersebut dapat menggunakan metode Fuzzy C-Means yang menghasilkan sebuah model cluster berdasarkan data mahasiswa pada tahun sebelumnya. Penelitian ini menggunakan data mahasiswa dari tahun 2018-2020. Data yang diambil berupa titik koordinat latitude-longitude kecamatan asal sekolah (SMA, MA, SMK, Transfer Mahasiswa, PKMB, dan Paket C), dan Program Studi UNIM. Pada tahap uji coba sistem dilakukan 10 macam uji coba model cluster dan berdasarkan radius dengan satuan kilometer dari sebuah titik pusat koordinat latitude-longitude. Input yang digunakan adalah data mahasiswa dalam bentuk file type .xlsx sedangkan output yang dihasilkan adalah hasil cluster dalam bentuk informasi geografis, grafik cluster, data tabel dan exporting file dalam bentuk .xlsx. Berdasarkan hasil uji coba, pengklasteran data mahasiswa dengan metode FCM dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan penentuan strategi promosi UNIM berdasarkan daerah kecamatan, asal sekolah, dan Program Studi lebih optimal karena dengan adanya pengklasteran maka diketahui tingkat kemiripan data.
Aplikasi Bimbingan Belajar Fun Learning Course Erita Devy Prastika; Yesy Diah Rosita; Soffa Zahara
SUBMIT: Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi dan Sains Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Islam Majapahit Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/submit.v2i2.2404

Abstract

Penyelenggaraan kegiatan akademik membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam pengolahan data. Hal ini merupakan salah satu bentuk upaya peningkatan pelayanan kepada peserta didik yang menjadi prioritas Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) seperti Fun Learning Course (FLC) yang berada di Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Pengolahan data akademik di FLC menggunakan Aplikasi Microsoft Excel. Ada kelemahan dalam menggunakan Aplikasi ini yakni penyajian informasi tidak dapat dilakukan secara online yang artinya ada batasan tempat dan waktu. Pada penelitian ini peneliti memberikan solusi berupa pembuatan Aplikasi Lembaga Bimbingan Belajar Fun Learning Course untuk mendukung kinerja pengelola akademik yang lebih terintegrasi. Berdasarkan kuesioner yang diberikan secara acak kepada 100 responden, sistem ini layak untuk diimplementasikan pada FLC dengan tingkat kelayakan 96% dari skala 100%. Kriteria dan bobot penilaian dalam kuesioner meliputi sangat baik, baik, cukup, kurang baik, dan sangat kurang baik dengan bobot berurutan 5, 4, 3, 2, dan 1. Pencapaian bobot kelayakan penggunaan sistem sebesar 96% ini tergolong kriteria sangat baik.
OPTIMASI RUTE PENGIRIMAN BUAH KELAPA DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN MOJOKERTO MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Yusril Adil Hidayat; Maulana Ardillan Arendra; Yesy Diah Rosita
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 2 (2023): EDISI 16
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v5i2.2494

Abstract

Traditional markets are markets set up by the state or the private sector to carry out business in the form of stalls, shops, or kiosks. One that is often found in traditional markets is coconut. Coconut is a type of plant that is found in almost all tropical countries, including Indonesia. a very popular commodity for the food needs of the Indonesian people, especially food made from coconut milk and grated coconut. Delivery of coconuts from producers to suppliers can take a long time; for this reason, market traders who sell coconuts do not bring them from the farmers themselves; stock coconuts are obtained from suppliers. This study aims to solve the problem of the optimal route for shipping coconuts in order to obtain the effectiveness of the minimum distance. In this case, the application of the TSP (Traveling Salesman Problem) is a solution to the logistics planning problem using a method, namely the Genetic Algorithm. This test uses two clusters: 10-8-2-3-9-5-6-1-4-7 and 5-1-3-4-2, with optimal results of 36.5935 km. This research covers the area in Mojokerto district.
Sosialisasi dan Workshop Digital Marketing sebagai Upaya Pengembangan Usaha Masyarakat Desa Kalibenda, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas Yesy Diah Rosita; Dany Candra Febrianto; Andi Prademon Yunus; Aulia Desy Nur Utomo
Indonesian Journal of Community Service and Innovation (IJCOSIN) Vol 4 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v4i1.1452

Abstract

Digital marketing has been a foundation for the business development strategy in the digital era. Even though, the utilization of digital marketing is not evenly applied, especially on the rural area such as in Desa Kalibenda, Kabupaten Banyumas. This community service aims to improve understanding and skills on digital marketing to the resident of the Desa Kalibenda for the potential utilization of digital marketing. Through workshop and seminar, participants are introduced to basic concept of the digital marketing such as media social strategies, browser optimization, and data analytics. The workshop shows significant understanding improvement as well as the positive impact on participant skills on utilizing the digital technology for UMKM marketing measured by post-test after the workshop. As a result, the workshop is suggested to continue and extend the similar program for other region to improve the local UMKM competitiveness in the connected digital market.
Klasifikasi Kualitas dan Kematangan Pisang Cavendish Menggunakan Convolutional Neural Network Hastungkoro, Arya Widya; Putro Wicaksono, Aditya Dwi; Diah Rosita, Yesy
Jurnal Saintekom : Sains, Teknologi, Komputer dan Manajemen Vol 14 No 2 (2024): September 2024
Publisher : STMIK Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33020/saintekom.v14i2.686

Abstract

This research aims to develop a classification model using Convolutional Neural Networks (CNN) to determine the ripeness and quality of Cavendish bananas. The model classifies bananas into four categories: good quality unripe (MHBS), poor quality unripe (MHBK), good quality ripe (MGBS), and poor quality ripe (MGBK), using a total of 1,000 images. In this study, the classification process of the ripeness and quality of Cavendish bananas was carried out based on automatic feature extraction using CNN,after which an evaluation was carried out using a confusion matrix to assess model performance. The research developed 36 models with variations in parameters such as the number of epochs, batch size, and dataset split. The analysis results indicate that the number of epochs significantly affects the model's accuracy, with an increase in the number of epochs leading to higher accuracy. However, the dataset split scenario and batch size do not have a significant impact on the model's overall accuracy. Evaluation shows that the highest accuracy of 95% was achieved by the model with a 90:10 dataset split, a batch size of 16, and 20 epochs.
Classifier model for lecturer evaluation by students using speech emotion recognition and deep learning approaches Diah Rosita, Yesy; Andi Saputra, Wahyu
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 14, No 6: December 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v14.i6.pp5157-5171

Abstract

Lecturers play a crucial role in higher education, with their teaching behavior directly impacting learning and teaching quality. Lecturer evaluation by students (LES) is a common method for assessing lecturer performance, though it often relies on subjective perceptions. As a more objective alternative, speech emotion recognition (SER) uses speech technology to analyze emotions in the speech of lecturers during classes. This study proposes using deep learning-based SER, including convolutional neural network (CNN) and bidirectional long short-term memory (Bi-LSTM), to evaluate teaching quality by analyzing displayed emotions. Removing silence from audio signals is crucial for enhancing feature analysis, such as energy, zero-crossing rate (ZCR), and mel-frequency cepstral coefficients (MFCC). This method removes inactive segments, emphasizing significant segments, and improving accuracy in detecting voice and emotions. Results show that the 1D CNN model with Bi-LSTM, using MFCC with 13 coefficients, energy, and ZCR, performs excellently in emotion detection, achieving a validation accuracy of over 0.851 with an accuracy gap of 0.002. This small gap indicates good generalization and reduces the risk of overfitting, making teaching evaluations more objective and valuable for improving practices.