Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Desa Digital Dengan Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Pada Pemerintah Desa Banjarwaru Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap Santi Purwaningrum; Ratih Hafsarah Maharrani; Agus Susanto; Prih Diantono Abda'u; Muhammad Nur Faiz; Oman Somantri; Ari Kristiningsih; Khoeruddin Wittriansyah
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1925

Abstract

Pelayanan Publik yang efektif dan efisien menjadi salah satu tolak ukur masyarakat dalam menilai kinerja penemrintah daerah secara kasat mata. Pelayanan publik seperti pembuatan surat dan pencarian data arsip sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan pada Kantor Desa Banjarwaru. Proses pengarsipan surat dan administrasi lainnya di Desa Banjarwaru saat ini belum terdigitalisasi dan terdokumensi dengan baik. Hal tersebut sering membuat terjadinya kesalahan dalam penyimpanan data surat masuk dan membutuhkan ruang yang cukup luas untuk menyimpannya, selain itu juga seringnya terjadi kesalahan dalam penulisan nomor surat keluar karena pencarian nomor surat terakhir masih dicari manual pada buku besar. Guna untuk mewujudkan visi dan misi Desa Banjarwaru, maka sangat diperlukan Penerapan Sistem Informasi Kearsipan untuk pengembangan Desa Digital. Sistem informasi arsip persuratan mempunyai tujuan mengubah metode penyimpanan surat atau administrasi lainnya dengan proses pengarsapan secara digital sehingga mengurangi penggunaan kertas dan lebih efektif dan akurat.
Pengembangan Desa Digital Dengan Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Pada Pemerintah Desa Banjarwaru Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap Santi Purwaningrum; Ratih Hafsarah Maharrani; Agus Susanto; Prih Diantono Abda'u; Muhammad Nur Faiz; Oman Somantri; Ari Kristiningsih; Khoeruddin Wittriansyah
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1925

Abstract

Pelayanan Publik yang efektif dan efisien menjadi salah satu tolak ukur masyarakat dalam menilai kinerja penemrintah daerah secara kasat mata. Pelayanan publik seperti pembuatan surat dan pencarian data arsip sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan pada Kantor Desa Banjarwaru. Proses pengarsipan surat dan administrasi lainnya di Desa Banjarwaru saat ini belum terdigitalisasi dan terdokumensi dengan baik. Hal tersebut sering membuat terjadinya kesalahan dalam penyimpanan data surat masuk dan membutuhkan ruang yang cukup luas untuk menyimpannya, selain itu juga seringnya terjadi kesalahan dalam penulisan nomor surat keluar karena pencarian nomor surat terakhir masih dicari manual pada buku besar. Guna untuk mewujudkan visi dan misi Desa Banjarwaru, maka sangat diperlukan Penerapan Sistem Informasi Kearsipan untuk pengembangan Desa Digital. Sistem informasi arsip persuratan mempunyai tujuan mengubah metode penyimpanan surat atau administrasi lainnya dengan proses pengarsapan secara digital sehingga mengurangi penggunaan kertas dan lebih efektif dan akurat.
Uji sensori Mi Basah Bebas Gluten (Gluten Free) berbasis Tepung Sukun dengan Penambahan Karagenan Ari Kristiningsih; Khoiruddin Wittriansyah; Santi Purwaningrum
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(1)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v8i1.4759

Abstract

Breadfruit is one of the alternative sources of new carbohydrates in the form of wet noodles. Breadfruit flour is a gluten-free food product, which is good for digestion and also for children with autism. Carrageenan is added to the manufacture of noodles as a substitute for gluten in the dough. To add color and taste, squid ink is added as a natural dye for breadfruit noodles. This study aims to determine consumer acceptance of breadfruit flour-based wet noodles with the addition of carrageenan as a thickener and squid ink as a dye. This study used a completely randomized design (CRD) with five treatments, namely with the addition of carrageenan 1%, 3%, 4%, 5% and without the addition of carrageenan (0%). Based on the results of the study, it was found that the water content of breadfruit flour was 2.86%, ash content was o, 2% and protein content was 6.35%. Based on the sensory test, it was found that the P value > 0.05 on all parameters, namely color, taste, aroma and texture, which means that the difference in carrageenan concentrations is not significantly different. The most preferred color by panelists on noodles with the addition of 7% carrageenan. The most preferred taste in breadfruit noodles without the addition of carrageenan and 5%. The most preferred aroma in noodles with the addition of 5% carrageenan. The most preferred texture in noodles with the addition of 1% carrageenan.