Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI ALTERNATIF GEDUNG TRANSMART MALL KOTA MALANG DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR KOMPOSIT BAJA-BETON arinal haq
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.83 KB)

Abstract

Kota Malang merupakan kota dengan salah satu penduduk terpadat di jawa timur. Struktur perekonomian di daerah tersebut mayoritas mengarah pada pusat perbelanjaan. Ketersediaan lahan di kota semakin sempit menjadi alasan banyak bangunan vertikal didirikan di kota malang salah satunya gedung Transmart Mall yang sebelumnya menggunakan beton bertulangan konvensional, memiliki 6 lantai panjang bangunan 72m, tinggi bangunan 36m. Tugas akhir ini merencanakan ulang dengan konsep Struktur Komposit (Baja - Beton). Standar perencanaan yang digunakan yaitu SNI-1726-2012 Tentang Tatacara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, SNI 03-1726-2002. Perhitungan perencanaan struktur menghasilkan tebal pelat 125 mm untuk pelat lantai 1 s/d 6 tulangan Ø12-125 dan 125 mm untuk pelat lantai atap tulangan Ø10-125 ; dimensi balok anak WF 400.200.8.13 dengan M-maks = 21974,79 kgm ; dimensi balok induk WF 500.200.10.14 dengan M-maks = 62700 kgm ; kolom komposit dibungkus beton 60/60 cm dengan Pu-maks = 264768 kg M-maks = 95197 kgm, pondasi tiang pancang dengan poer pondasi 2,5m x 2,5m diameter Ø40 cm sebanyak 4 tiang dalam 1 pondasi jarak antar tiang 130 cm dan kedalaman 22,5 m. tulangan pondasi digunakan tulangan pokok Ø10 D-22 mm dan tulangan spiral D12-130 mm, daya dukung tiang berdasarkan SPT adalah 414,48 ton. Kata Kunci: Struktur Komposit Baja-Beton, Studi Alternatif, Gedung Transmart Mall
Sosialisasi Dan Pengembangan Strategi Digital Marketing Guna Modernisasi Pemasaran Pada Paguyuban UMKM Kalirungkut Rahayu Musfirah; Uci Silvia Rahmah; Akmat Syaifudin; Arinal Haq; Eka Mas Tommy Airlangga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v2i2.172

Abstract

Kalirungkut Village is an area that has various potentials. One of the superior potentials of the village located in Rungkut District, Surabaya is Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Many MSME actors have joined the Kalirungkut MSME Association. Association member products are dominated by food and beverages. In addition, there are several MSMEs selling crafts. On the other hand, running a business is not an easy thing. Many MSME actors are constrained, both internal and external constraints. Based on surveys and observations, the main problem faced by members of the Kalirungkut MSME Association is marketing which is still simple and traditional so that it affects the slow, even stagnant, development of MSMEs. Therefore, the East Java MBKM "Veteran" UPN "Veteran" KKNT Group of 85 took the initiative to organize digital marketing socialization which aims to provide knowledge and skills to market products digitally. This socialization had a positive impact in the form of increasing the awareness of MSME actors to start engaging in digital marketing.