Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Role of Dynamic Capabilities in Moderating the Influence of Entrepreneurial Alertness and Entrepreneurial Intuition on Business Opportunity Recognition in the Café Industry Widjojo Suprapto; Sherly Agustine; Dhyah Harjanti; Maria Praptiningsih
Petra International Journal of Business Studies Vol. 7 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Master of Management, School of Business and Management, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/petraijbs.7.1.11-18

Abstract

The aim of this study is to examine the influence of alertness and intuition among entrepreneurs on recognizing business opportunities in the café industry, with dynamic capabilities as the moderating variable. Although the pandemic of COVID-19 has become a distant history, many business owners are still struggling to find new grounds in the new business landscape which is dominated by the uprising of e-commerce and unconventional business platforms. So, many of them have started to venture into new opportunities to expand their business interests, and café business offers a new option, especially in rural areas where people are killing their time by socializing with others in warung (food stalls). Because the study is seeking explanations on how dynamic capabilities affects the relationship between independent variables and dependent variable, the research method is adopting the quantitative research method, in which the data are collected using questionnaires from purposely selected respondents. For this study, the questionnaires were distributed to small business owners in some rural areas or small cities, and a hundred valid questionnaires were obtained and processed with smartPLS to get the robustness of the study and the results of the hypothesis tests. The results show that entrepreneurial alertness has a significant influence on business opportunity recognition, but entrepreneurial intuition does not have any influence on business opportunity recognition among café business owners in rural areas. Dynamic capabilities do not show any moderating effect between entrepreneurial alertness and business opportunity recognition, however, dynamic capabilities show the moderating effect on entrepreneurial intuition and business opportunity recognition.
PENTINGNYA PERENCANAAN KEUANGAN PADA KELOMPOK USAHA MIKRO GUYUB RUKUN, PPA SHIKAR MALANG Nony Kezia Marchyta; Widjojo Suprapto
Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/mafaza.v3i2.2324

Abstract

Financial planning is vital to the growth of micro-enterprises. The Guyub Rukun micro-enterprise group, owned by parents of children who are members of PPA Shikar in Malang, has encountered stagnation due to insufficient understanding of personal financial planning and entrepreneurial finance, which is harmful to business owners. Many micro-enterprise owners in the Guyub Rukun group merge their personal and business finances. Due to insufficient of mentors' managerial knowledge, these entrepreneurs need help managing their finances effectively. Therefore, community service activities by PPA Shikar Malang that highlight the significance of financial planning are crucial for the success of the Guyub Rukun micro-enterprise group. Training is provided in the form of personal and entrepreneurial financial planning. MSME entrepreneurs can immediately practice the knowledge by using the digital application for daily financial records and the MSME business financial records application on PlayStore. According to the questionnaires distributed to the participants, 92% expressed satisfaction, found the material easily understandable, and believed that community service activities benefited their micro-enterprises
PEMBENTUKAN EKOSISTEM USAHA MIKRO KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT GUYUB RUKUN MALANG Suprapto, WIdjojo; Marchyta, Noni Kezia; Kempa, Sesilya; Palumian, Yonathan; Endrata, Michael Audrey
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v4i1.6241

Abstract

Pembentukan ekosistem usaha mikro sangat dibutuhkan dalam mendukung aktivitas bisnis usaha rumah tangga berskala mikro. Hal ini disebabkan karena dalam perjalanan bisnisnya, banyak para pemilik usaha skala mikro yang dihadapan dengan berbagai situasi yang tidak menentu, penuh resiko, dan ketidakpastian yang tinggi. Oleh karena itu, para pemilik usaha mudah putus asa, khawatir, dan galau, sehingga mereka sangat membutuhkan support system atau ekosistem yang bisa mendukung perjalanan bisnis mereka. Tujuan pembentukan ekosistem ini adalah membuat wadah dimana para pemilik usaha dan para pelaku bisnis bisa membagikan kesulitan-kesulitan mereka dan menemukan jawaban terhadap kondisi bisnis yang sedang dihadapi. Para pelaku bisnis bisa meningkatkan kemampuan manajerial dan keterampilan bisnis melalui pertemuan-pertemuan rutin bertema yang dirancang oleh pembina kelompok swadaya masyarakat guyub rukun. Harapan yang akan dicapai lainnya adalah bertambahnya jumlah para pemilik usaha mikro yang mampu mandiri dan naik kelasnya usaha mikro ke skala usaha kecil. Dengan adanya manfaat dari ekosistem bisnis ini, anggota dari kelompok swadaya masyarakat guyup rukun yang bernaung di bawah PPA Sikhar Malang bisa bertambah jumlahnya juga.
INNOVATIVE WORK BEHAVIOR IN HOSPITALITY INDUSTRY: THE ROLE OF PSYCHOLOGICAL EMPOWERMENT AND WORK ENGAGEMENT Suprapto, Widjojo; Williamsto, Angeline Putri; Palumian, Yonathan
Jurnal Ekonomi Manajemen Vol 10, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jem.v10i1.10185

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to explore how innovative work behavior (IWB) is constructed in a hospitality industry. Hospitality industry is one of highly standardized operating procedure industries. SOP often leaves less room for improvisation and innovation because every activity is standardized and evaluated based on the SOP. However, customers demand highly customized services that often need the creativity of the employees to meet the customers’ expectations. Therefore, this study is examining the influence of psychological empowerment and work engagement on IWB among the hotel employees. As quantitative research, the data were gathered using questionnaires which were distributed to 250 respondents, with 205 valid questionnaires. The respondents were the employees of three-to-five-star hotels who had been working for at least one year. Then, the collected data were processed and analyzed with the help of smartPLS software. This study finds that psychological empowerment does not influence significantly on IWB. However, work engagement influences significantly on IWB, and work engagement also mediates psychological empowerment and IWB.Keywords: innovative work behavior; psychological empowerment; work engagement; hotel management.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana perilaku kerja inovatif (IWB) terbentuk di industri perhotelan. Industri perhotelan merupakan salah satu industri dengan prosedur operasi yang sangat terstandarisasi. SOP seringkali memberikan sedikit ruang untuk improvisasi dan inovasi karena setiap kegiatan distandarisasi dan dievaluasi berdasarkan SOP. Namun, pelanggan menuntut layanan yang sangat disesuaikan dengan keinginan mereka sehingga seringkali membutuhkan kreativitas karyawan untuk memenuhi harapan pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini menguji pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap IWB melalui work engagement pada karyawan hotel. Sebagai penelitian kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 250 responden, dengan 205 kuesioner yang valid. Respondennya adalah karyawan hotel bintang tiga sampai lima yang telah bekerja minimal satu tahun. Kemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan bantuan software smartPLS. Penelitian ini menemukan bahwa pemberdayaan psikologis tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap IWB. Namun work engagement mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap IWB. work engagement juga berperan sebagai variabel intervening antara pemberdayaan psikologis dan IWB.Kata Kunci: innovative work behavior; psychological empowerment; work engagement; hotel management.
Pendampingan Rencana Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Olahan Usaha Mikro di Guyub Rukun PPA Shikar Malang Suprapto, Widjojo; Kempa, Sesilya; Marchyta, Noni Kezia; Tan, Katherina Mevilia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 3 (2023): Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Ma Chung 2023: Bagaimana Indonesia Tahun 2024
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Pengembangan Anak (PPA) merupakan sebuah organisasi yang bertujuan untuk melepaskan anak dari kemiskinan melalui berbagai program tumbuh kembang anak. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, PPA Shikar Malang merangkul keluarga dan orang tua untuk mengentaskan sumber kemiskinan secara holistik dengan membantu pengembangan keterampilan kewirausahaan, yang berperan sebagai mobilisasi sumber daya lokal, dan menciptakan komunitas usaha mikro sebagai sarana memperkuat pola pikir bisnis dan memperluas wawasan. pengetahuan dan pengalaman bisnis. Bersama Universitas Kristen Petra, PPA Shikar Malang menginisiasi sistem pendukung bagi orang tua untuk mengembangkan usaha kecilnya melalui Kelompok Swadaya Masyarakat Guyub Rukun. Berdasarkan kunjungan dan observasi lapangan, diketahui bahwa usaha mikro di Guyub Rukun kurang memiliki daya tarik produk dan kemasan untuk ekspansi ke segmen pasar yang lebih luas. Selain itu, banyak pemilik usaha yang masih memanfaatkan jaringan tradisional untuk mempromosikan produknya, sehingga menyebabkan segmen pasar tersebut menjadi sangat terbatas. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan usaha mikro ini dirancang dengan tujuan untuk membuat rencana pemasaran yang tepat, sehingga setiap usaha mikro dapat melakukan terobosan untuk meningkatkan pendapatan dan keuntungan dengan menjangkau segmen pasar yang lebih luas di luar lingkungannya. Kerja sama pengabdian masyarakat antara UKP dan PPA Shikar ini fokus pada pembenahan aspek manajemen pemasaran dan melakukan pendampingan pembuatan rencana pemasaran mereka yang meliputi kualitas produk, desain pengemasan, penetapan harga, promosi, dan proses produksi.