Ahmad Syarqawi
Universitas Islam Negeri Sumatra Utara

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelaksanaan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Desa Stabat Lama Ahmad Syarqawi; Chindy Asmi Abdillah; Fitri Handayani Rambe; Jumli Sabrial Harahap; Khadijah Rahma Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.581 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5722

Abstract

Mengembangkan motivasi pembelajaran siswa adalah salah satu teknik dalam mengembangkan kemampuan dan keinginan dalam belajar. Salah satu cara yang logis untuk membimbing siswa dalam pembelajaran adalah menghubungkan pengalaman belajar dengan motivasi belajar siswa. Peneliti sangat berperan penting dan sangat prihatin terhadap permasalahan yang di alami siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan di adakannya diskusi dalam kelompok serta siswa mampu mengungkapkan pendapatnya di depan umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain studi PTKBK (penelitian tindakan kelas bimbingan konseling) sebagai refleksi dari pelaku yang dilakukan untuk meningkatkan stabilitas rasional dari tindakan yang dilakukan. memperdalam pemahaman tentang tindakan yang dilakukan serta meningkatkan kondisi dimana praktik konseling di lakukan. Hal ini berupaya umtuk memecahkan atau mengatasi masalah-masalah yang terjadi saat ini. Untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan dan angket.
Upaya Peningkatan Minat Membaca melalui Rumah Baca pada Anak di Desa Stabat Lama Ahmad Syarqawi; Alya Fahira; Helmi Idham Khalid; Joya Kharismaylinda; Nurhidayah Nurhidayah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.497 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5723

Abstract

Kebiasaan membaca tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar, tetapi juga dapat membentuk kepribadian individu melalui hasil membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses Peningkatan minat membaca, lama membaca dan jenis bacaan yang dipilih. Subjek dalam penelitian ini adalah sekelompok anak mulai dari tingkat TK sampai SD di desa Stabat lama. Objek penelitian ini berupa minat membaca permulaan yang meliputi rasa senang, ketertarikan, berinisiatif dan perhatian pada buku cerita, dongeng, komik dan lainnya. Bukan hanya buku cerita saja yang disediakan melainkan peneliti juga menyediakan buku belajar seperti ilmu pengetahuan umum, atlas, dan buku Instrumen. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca permulaan pada anak tingkat TK dan SD di desa Stabat Lama dapat di tingkatkan dengan menggunakan media buku cerita. Proses pelaksanaan untuk peningkatan minat membaca anak dengan menggunakan media buku cerita yaitu peneliti menunjukkan buku cerita kepada anak-anak yang akan disampaikan pada hari itu sesuai dengan tema, peneliti juga mengajak anak-anak untuk bercakap-cakap dengan memberikan umpan melalui beberapa pertanyaan mengenai buku yang telah dibaca, peneliti juga memperkenalkan kosakata baru yang disertai arti atau pengertiannya, tidak lupa juga peneliti memberikan dorongan dan motivasi berupa ungkapan penyemangat atau pujian kepada anak-anak yang dapat merangsang beberapa pertanyaan mengenai isi buku yang telah dibacakan.
Effectiveness of Group Counseling Using the Acting As If Technique to Enhance Students’ Assertive Behavior Sakira Al Anikmah; Ahmad Syarqawi
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i4.794

Abstract

This study examines the effectiveness of group counseling, utilizing the Acting As If technique, in promoting assertive behavior among ninth-grade students at Syuhada Sukaraja Private Middle School. Persistent issues with low assertiveness—manifested in difficulties expressing opinions, declining inappropriate peer requests, and communicating confidently—highlighted the need for a structured intervention. A pre-experimental one-group pretest–posttest design was implemented with eight purposively selected students identified as having low assertiveness. Data were collected using a standardised assertiveness questionnaire and analysed using descriptive statistics, the Wilcoxon Signed-Rank Test, and the N-Gain Score. Findings revealed a substantial improvement in assertiveness, with mean scores rising from 46.50 (pretest) to 77.63 (posttest). The Wilcoxon analysis yielded a Z value of −2.524 with a p-value of 0.012 (p < 0.05), indicating a statistically significant change. The N-Gain score of 0.54 (56.46%) placed the intervention in the “moderate” effectiveness category. These results demonstrate that the Acting As If technique—through structured behavioural rehearsal and supportive group interaction—effectively enhances students’ assertive communication skills. The technique offers a practical and replicable counselling approach for enhancing students’ confidence and promoting healthy interpersonal behaviour in school settings.
Effectiveness of Group Guidance Using Nonviolent Communication (NVC) Techniques to Reduce Verbal Abuse Among Students Radhna Keumala Rangkuti; Ahmad Syarqawi
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i4.795

Abstract

Schools play a crucial role in shaping students’ psychological well-being, social relationships, and academic performance. This study aims to examine the effectiveness of group guidance services using Nonviolent Communication (NVC) techniques in reducing verbal abuse among eighth-grade students at MTsN 2 Deli Serdang. The research addresses the increasing prevalence of verbal aggression in school settings, which requires systematic intervention through structured counseling strategies. A quasi-experimental, non-equivalent control group design was employed, involving 18 students divided equally into an experimental and a control group. Data were collected using a verbal abuse questionnaire and analyzed using paired-sample t-tests and independent-sample t-tests through SPSS. Results revealed a significant decrease in verbal abuse behavior in the experimental group after receiving NVC-based group guidance (p < 0.001), while no significant changes occurred in the control group. The independent t-test further confirmed significant differences in posttest scores between groups (p < 0.001). These findings indicate that NVC-based group guidance is effective in reducing students’ verbal aggression by promoting empathetic and constructive communication. Overall, the study demonstrates that integrating NVC techniques into school counseling programs can serve as a practical approach to fostering positive communication habits and creating a healthier, more harmonious learning environment.
The Effectiveness of Group Counselling with Cognitive Defusion Technique in Reducing Negative Thinking among Students Experiencing Parental Absence Rahma Sri Anggraini; Ahmad Syarqawi
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i4.799

Abstract

Parental absence is known to disrupt adolescents’ emotional stability and cognitive functioning, often leading to persistent Negative Thinking in school contexts. This study aimed to examine the effectiveness of group counselling services using the Cognitive Defusion technique in reducing negative thinking among students experiencing Parental Absence at SMA Negeri 1 Siantar. A quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design was employed. Sixteen students were selected through purposive sampling and divided into two groups: an experimental group of eight students and a control group of eight students. The instrument used was a negative thinking questionnaire adapted from Charry Mae P. Cepada-Grepon. Data were analysed using the Shapiro–Wilk normality test, Levene’s homogeneity test, paired-sample t-test, and independent-sample t-test. The findings showed a significant reduction in negative thinking scores in the experimental group compared to the control group (p < 0.05). These results indicated that Cognitive Defusion was effective in helping students distance themselves from negative thoughts, interpret them more objectively, and reduce their emotional impact. The study concluded that Cognitive Defusion can serve as a valuable counselling intervention to support students experiencing parental absence. These findings also suggest implications for school counsellors in promoting students’ psychological resilience through structured mental health programs.