Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KKNI Curriculum Management at Islamic Education Management Study Program UIN Raden Fatah Palembang Rita Yulia Anggraini; Julius Julius; Wawan Ahmad Ridwan; Halimatun Syakdiah; St. Humaerah Syarif
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.738 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6072

Abstract

This study aims to determine the management of the KKNI Curriculum at the Islamic Education Management Study Program at UIN Raden Fatah Palembang. The type of research used is qualitative research, with a descriptive approach. Data were collected through observation and interview techniques. This study shows that the KKNI curriculum management at the Islamic Education Management Study Program at UIN Raden Fatah Palembang has been running well. This is influenced by human resources, leadership support (Deans to Chancellors), and the MPI UIN Raden Fatah Palembang study program which received A accreditation. In addition, all lecturers and students gave an excellent response to the implementation of the KKNI in the MPI UIN Raden Fatah Palembang study program to improve the quality of students.
Religious Activity-Based School Culture Program Implementation In MA Paradigma Palembang Hardi Fardiansyah; Indah Rahayu; Ida Bagus Benny Surya Adi Pramana; Halimatun Syakdiah; Muhamad Yahya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.4520

Abstract

The background of this research is that the religious culture of the school is essentially the embodiment of the values of religious teachings as a culture of behaviour and an organizational culture that all school members follow. This needs to be done so that Islamic religious discounts are always reflected in the daily conduct of all school members, especially students, and they can be calm in dealing with negative cultures in their environment. The method in this research is descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The study results a show that implementing The religious culture contained in MA Paradigma is a set of religious values, namely the mandatory tradition of wearing the hijab, the habit of shaking hands with teachers when entering the school gate, the practice of reading the Koran and short letters, muhadhoroh, and performing midday prayers in congregation. The supporting factors are 1) Islamic-based schools; 2) Morals to teachers and elders; 3) Parents or guardians of students who can be invited to work together; 4) Having a broad understanding and view of Islam; and 5) Supervising teachers who participate directly in activities. The inhibiting factors are 1) the schedule of religious activities that collide with the teaching and learning schedule, 2) Students who are still negligent in participating in activities, and 3) Media information.
Identifikasi Bentuk dan Kelimpahan Mikroplastik pada Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dan Ikan Cucut (Rhizoprionodon acutus) di Perairan Pantai Depok Winarno, Joko; Pertiwi, Dinda Rana; Effendi, Tirta Meidival; Syakdiah, Halimatun; Azzahra, Icha; Sulistyaningsih, Eka; Wahyuningtyas, Dewi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2023: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikroplastik telah menyebar begitu luas pada perairan di Indonesia salah satunya Pantai Depok, Yogyakarta. Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran < 5 mm dari pecahan plastik besar, limbah industri, dan dalam produk rumah tangga (microbeads). Sebagian mikroplastik berasal dari sungai yang mengalir hingga ke lautan yang dapat mengancam biota laut, dengan ukurannya yang kecil mikroplastik rentan dikonsumsi oleh organisme pada laut dengan mengira partikel tersebut sebagai makanan. Pantai depok merupakan Pantai yang sering dikuncungi oleh wisatawan luar Ikan cakalang dan cucut adalah dua jenis ikan yang sering dikonsumsi oleh wisatawan maupun masyarakat local di daerah Pantai Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi jenis mikroplastik, kadar dan kandungannya yang berada di dalam ikan cakalang serta ikan cucut tersebut. Metode yang digunakan untuk pengujian ini adalah metode yang juga digunakan oleh (Prabowo, 2020) yaitu National Oceanic and Atmosphere Administration (NOAA). Hasil dari pengamatan mikroskop yang ditemukan berupa mikroplastik bentuk fiber, fragmen, pellet, dan film. Dengan adanya penelitian ini dapat membuktikan bahwa ikan cucut dan ikan cakalang yang berada di Perairan Depok sudah terkontaminasi mikroplastik, Ikan cakalang tercemar sebanyak 94% lebih banyak dari ikan cucut. Kenaikan kelimpahan mikroplastik pada ikan cucut dan cakalang setiap bulannya mencapai 14% dan 26%.
PENERAPAN ETIKA DALAM MANAJEMEN PEMBINAAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN ATS-TSAQOFIY TANJUNG MORAWA HALIMATUN SYAKDIAH; IRWANSYAH IRWANSYAH; NURMAHANI TANJUNG
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 7 عدد 2 (2022): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah-DESEMBER 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v7i2.194

Abstract

Kata etika dapat dipahami sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan yang menjelaskan tentang arti baik atau buruknya perbuatan. Selain itu, kata etika juga bertujuan agar manusia mampu mempresentasikan segala tindak tanduknya dalam bentuk tindakan nyata. Faktanya, selama hari ini lembaga pendidikan pada umumnya tidak mampu menanamkan etika kepada para peserta didiknya dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya adalah tersandung dengan Pasal-Pasal yang diberlakukan dalam Undang-Undang Penegakan HAM. Di Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy misalnya, masih adanya santri/wati yang belum mematuhi sepenuhnya peraturan mengenai tatacara beretika dengan benar, baik dengan sesama santriwan/wati maupun dengan para ustadz serta ustadzahnya. Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy ini antara lain untuk mengetahui: (1) penerapan etika kepada santri/wati di Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy, (2) manajemen pembinaan etika santri/wati di Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan etika kepada santri/wati di Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teks naratif yakni memaparkan data berdasarkan pernyataan dari narasumber. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy diharapkan menjadi suatu pertimbangan bagi pimpinan serta para ustadz dan ustadzah saat menerapkan etika dalam manajemen pembinaan santri/wati di Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy Tanjung Morawa ini
IMPLEMENTASI ETIKA MANAJEMEN DALAM PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK DI SD PADAMU NEGERI MEDAN Syakdiah, Halimatun; Wartomo, Wartomo; Siswati, Kus Anjar
HIBRUL ULAMA Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v6i2.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi etika manajemen di SD Padamu Negeri Medan. Latar belakang penelitian ini ditemukan dalam pentingnya etika manajemen sebagai landasan untuk membentuk budaya organisasi yang berintegritas dan berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research, melibatkan peneliti sebagai instrumen kunci dalam menganalisis kondisi alamiah obyek. Data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis teks dari berbagai sumber literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan dan penerapan kode etik di SD Padamu Negeri Med memberikan dampak positif dalam membentuk fondasi moral dan etika di berbagai aspek kehidupan sekolah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana implementasi etika manajemen dapat memperkukuh budaya etis dalam pendidikan dan menawarkan saran-saran untuk pembaruan dan pengembangan lebih lanjut
Controling Ketua STM Tentang Pemberian Sedekah Terhadap Keluarga yang Meninggal Dunia di Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa Darmitha, Chintia; Lubis , Khairuddin; Syakdiah , Halimatun
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v5i2.280

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh faktor lapangan yang menunjukkan bahwa Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa berbeda dengan Desa Wonosari didesa ini tidak ada program yang meninggal dunia maka perangkat desa lah yang memberikan bantuan berupa sembako dan tidak ada kutipan disetiap rumah-rumah warga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor dan pelaksanaan sedekah di Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Biaya yang besar serta kebutuhan yang kompleks tentu akan mudah terpenuhi dengan adanya serikat tolong menolong. Selanjutnya memiliki arti saling tolong menolong satu sama lain, para anggota dan pengurus STM dan warga masyarakat saling menolong untuk meringankan dana pengurusan jenazah serta sedekah terhadap keluarga yang meninggal dunia melalui iuran wajib yang sudah dilaksanakan di Desa Bangun Sari Baru bantuan untuk acara tahlilan yang dilakukan selama 3 hari.
POTRET PERAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT DALAM MENANAMKAN NILAI PENDIDIKAN AKHLAK PADA PESERTA DIDIK Halimatun Syakdiah, Yulia Warda
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 11, No 2 (2021): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v11i2.4899

Abstract

The main point for the whole education activity is how leading students, whereas this process is able to prove on them, as well negative value will be null. This study state that moral education is very important thing for them. Furthermore it is necessary due to the academically term; firstly, school, and society itself. To regard moral education teachers are able to apply dialogue method. Secondly, that action proved to connect education and teaching process, thirdly; that actions have to support by the whole scopes. As well that action occur the really effort to create honesty and mandate for existing the religion space.
PERBEDAAN GENDER DAN GAYA KOMUNIKASI PENCERAMAH DALAM PROGRAM TRANS TV ISLAM ITU INDAH Halimatun Syakdiah, Yulia Warda, Rukmana Prasetyo,
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 12, No 1 (2022): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v12i1.5895

Abstract

Gender differences are differences in characteristics between men and women that are formed in the interaction relationship. So gender represents the social and cultural roles of men and women, not the physical form of men and women. Furthermore, in the communication style proposed by Tannen: 1992, there are six different ways that male and female speakers are presented. Such as Status versus Support, independence versus intimacy, advice versus understanding, Information versus feeling, orders versus proposal, conflict versus compromise. Even though men and women have the same language, they have different ways and attitudes of communication in their interactions, this is motivated by socio-cultural factors. In line with Danil Maltz and Borker stated that boys and girls have different social spheres in society. For example, in the public sphere, male speakers show more power than women, while female speakers refrain from expressing their power in the public sphere. The purpose of this study, 1) to describe the differences in the communication styles of male and female lecturers in the Trans Tv Islam program is Indah. 2) To find out why male and female lecturers have different communication styles in the Trans Tv Islam Itu Indah program. In this case, whether male and female speakers have different communication styles or have the same communication style strategy. As for the data collection techniques that include observation and documentation, this study uses a qualitative multicase study consisting of two male lecturers and two female lecturers. Furthermore, there are three models in data analysis, namely data reduction, data display and conclusion drawing. Based on the analysis, it was found that female lecturers can communicate like the communication style of male lecturers, whereas male lecturers can communicate like the communication style of female lecturers. And also the reason why male and female speakers have different communication styles because they have their own characteristics in their culture and social life.
PARADIGMA PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT (COMMUNITY BASED EDUCATION) Syakdiah, Halimatun
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 9, No 2 (2019): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v9i2.2446

Abstract

All educational activities that are currently developing basically have a goal of involving all components of education including the community. However, in reality the community lacks a proper place as a subject that plays an important role in every education policy. What's more, many people are used as objects and tools to reap profits. In fact, the contribution of the community is so clear and tangible in supporting efforts towards overall educational goals. On that basis, it is necessary to develop an education paradigm based on the community. an Education Paradigm that will reunite formal educational institutions with informal real-life communities. Thus formal and informal education is not just a story, but a complete reality. Thus, a learning society will be created.
Peran Operator Sekolah dalam Pengelolaan Layanan Website Sekolah di MA Taruna Teknik Aljabbar Medan Nurhafizah, Nurhafizah; Yurmaini, Yurmaini; Syakdiah, Halimatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyak sekolah yang belum mempunyai situs web sekolah sendiri, karena keterbatasan sumber daya manusia dan juga rendahnya pengetahuan dan pemanfaatan ilmu teknologi informasi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui peran operator sekolah dalam mengelola layanan website sekolah di MA Taruna Teknik Al-Jabbar Medan dan juga untuk mengetahui apa hambatan yang dihadapi operator sekolah dalam mengelola layanan website sekolah di MA Taruna Teknik Al-Jabbar Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field Research). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan peran operator sekolah sangat penting dalam pengelolaan layanan website sekolah. Peran operator sekolah dalam mengelola layanan website sekolah ialah rutin mengelola website dengan memposting konten bagus dan keren agar dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap sekolah tersebut, juga memonitor segala layanan atau fitur yang ada didalam website agar tetap berfungsi dan dapat diakses oleh para pengguna layanan website sekolah. Didalam menjalankan perannya dalam mengelola layanan website sekolah, ternyata operator sekolah juga menghadapi berbagai macam hambatan dalam mengelola layanan website sekolah. hal itu disebabkan karena terlalu banyak tugas utama yang harus dikerjakan.