Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Pengaruh Social Media Influencer, Brand Awareness, Dan Perceived Price Fairness Terhadap Purchase Intention Konsumen Gen-Z Putri Apriyani, Della; Anggi Gumilang , Dendi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11942

Abstract

Meningkatnya pengguna produk skincare di kalangan Gen-Z menunjukkan adanya pergeseran prilaku konsumsi yang dipengaruhi oleh eksistensi media sosial. Skincare lokal memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk membangun kedekatan merek dengan konsumen, mempromosikan produk melalui beauty influencer, dan menetapkan harga yang dianggap sesuai dengan kualitas. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh social media influencer, brand awareness, dan perceived price fairness terhadap purchase intention konsumen Gen-Z terhadap produk sunscreen lokal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan Google Form yang menghasilkan 150 responden perempuan sesuai dengan kriteria yang disebutkan. Analisis data primer dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen yaitu social media influencer yang didominasikan oleh dimensi credibility, brand awareness yang didominasi oleh dimensi consumption, dan perceived price fairness yang di dominasi oleh dimensi comparative fairness secara positif dapat meningkatkan dan memengaruhi purchase intention konsumen Gen-Z terhadap produk sunscreen lokal.
Pengaruh Brand Awareness, Product Quality, Brand Loyalty, dan Brand Image terhadap Repurchase Intention Rosemarie, Rosemarie; Gumilang, Dendi Anggi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11944

Abstract

Industri kosmetik lokal di Indonesia menghadapi persaingan yang semakin ketat sehingga perusahaan dituntut memahami faktor-faktor yang mendorong konsumen untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness, Product Quality, Brand Loyalty, dan Brand Image terhadap Repurchase Intention konsumen produk kosmetik lokal Somethinc. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap responden Generasi Z dan milenial di Jakarta dan Tangerang yang pernah menggunakan produk Somethinc dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention, dengan Brand Image menjadi faktor yang paling dominan, diikuti oleh brand awareness, Product Quality, dan Brand Loyalty. Temuan ini sejalan dengan teori brand equity yang menegaskan bahwa persepsi positif terhadap merek dapat mendorong niat pembelian ulang. Secara manajerial, hasil penelitian ini menekankan pentingnya bagi perusahaan kosmetik lokal untuk membangun kesadaran merek, menjaga kualitas produk, memperkuat loyalitas pelanggan, serta menciptakan citra merek yang positif guna mempertahankan dan meningkatkan niat pembelian ulang secara berkelanjutan.
Pengaruh Owned Social Media Content Marketing, Brand Awareness, Dan Brand Authenticity Terhadap Brand Attitude Pada Merek Fashion Lokal Indonesia Nurjaman, Fadli; Anggi Gumilang, Dendi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11960

Abstract

Pada industri fashion lokal yang sedang berkembang dengan pesat, strategi pemasaran digital melalui media sosial semakin relevan untuk meningkatkan daya saing merek. Konten yang bersifat interaktif, konsisten, dan partisipatif mampu memperkuat hubungan antara merek dan konsumen serta membentuk brand attitude yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh owned social media content marketing, brand awareness, dan brand authenticity terhadap brand attitude pada audiens media sosial fashion lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner daring terhadap 150 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS (Statistical Program for Social Science) versi 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan owned social media content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand attitude, brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand attitude, dan brand authenticity berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand attitude.