Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Daun Mimba (Azadirachta Indica A. Juss) sebagai Pestisida Nabati yang Aman Bagi Makhluk Hidup dan Ramah Lingkungan Pratiwi, Vinny; Zaitun Ritaqwin; Rika Yusli Harta; Naziratil Husna; Yulis Untari; Mustaqim
AKSILAR: Akselerasi Luaran Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Vol 2 Nomor 2, 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/aksilar.v2i2.5626

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat Desa Alue Piet, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman secara alami. Fokus utama kegiatan ini adalah proses pembuatan pestisida nabati dari daun mimba sebagai solusi pestisida nabati yang aman dan ramah lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai pentingnya pengendalian hama yang berkelanjutan dan dampak negatif penggunaan pestisida kimia. Selanjutnya, melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengumpulkan dan mengidentifikasi daun mimba sebagai bahan utama. Proses ekstraksi senyawa aktif dari daun mimba juga diajarkan kepada masyarakat, bersama dengan teknik formulasi dan aplikasi pestisida nabati yang dihasilkan. Hasil kegiatan ini mencakup peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian hama tanaman secara alami, serta pemberdayaan mereka dalam memproduksi dan menggunakan pestisida nabati dari daun mimba. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendorong penerapan praktik pertanian yang berkelanjutan dan berdaya tahan di Desa Alue Piet, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam pengelolaan pertanian mereka.
Fluktuasi Harga Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.) di Provinsi Aceh naziratil husna; Yusdiana; Desparita, Naya
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 2: June 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i2.2616

Abstract

Fluktuasi harga cabai merah keriting (Capsicum annum L.). merupakan salah satu masalah utama dalam sektor pertanian di Indonesia, yang berdampak signifikan pada perekonomian petani dan stabilitas harga pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab fluktuasi harga cabai merah keriting dan merumuskan strategi efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Data dikumpulkan melalui analisis sekunder dari sumber-sumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor cuaca, serangan hama dan penyakit, serta keterbatasan infrastruktur distribusi merupakan penyebab utama fluktuasi harga. Selain itu, ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa strategi diusulkan, antara lain: penjadwalan tanam yang tepat, penggunaan teknologi pertanian modern, peningkatan fasilitas penyimpanan, diversifikasi produk, pemasaran digital, serta intervensi kebijakan oleh pemerintah untuk stabilisasi harga dan pembangunan infrastruktur. Implementasi dari strategi-strategi ini diharapkan dapat mengurangi fluktuasi harga, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memastikan ketersediaan cabai merah keriting yang stabil di pasar.
IMPROVING FARMER FINANCIAL MANAGEMENT AND EMPOWERMENT TO BECOME INDEPENDENT FARMERS FOR POVERTY ERADICATION IN GAMPONG MEUNASAH KRUENG VILLAGE, PEUDADA DISTRICT, BIREUEN REGENCY Sri Yanna; Naziratil Husna; Mirza; Mai Simahatie; Sarah Nadia; Selpi Tiara
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025 - February 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/irpitage.v5i3.4424

Abstract

This community service program aims to empower Farmer Groups in Meunasah Krueng Village, Peudada District, Bireuen Regency, through training and assistance in increasing agricultural productivity and strengthening farmers' financial management. The main problems faced by partners are low rice production, weak managerial skills, and dependence on middlemen. The implementation method includes socialization, training (technical guidance), application of appropriate technology, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed an increase in rice productivity from 3.5 tons to 6.8 tons per hectare, an increase in financial recording capabilities, and the independence of farmers in business planning. This program supports the achievement of SDGs number 1 (No Poverty), 2 (No Hunger), 8 (Decent Work and Economic Growth), and 12 (Responsible Consumption and Production).