Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uji Patogenisitas Jamur Metarhizium rileyi (Farlow) Isolat Tomohon Terhadap Larva Ulat Grayak Spodoptera frugiperda (Lepidoptera: Noctuidae) Indry Angelia Mullo; Parluhutan Siahaan; Lalu Wahyudi
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v12i1.35828

Abstract

The armyworm frugiperda (Spodoptera frugiperda) is one of the insect pests of the Order Lepidoptera that attacks corn plantations in Tomohon City. One of the efforts to control pests is the use of entomopathogens. This study aims to identify and analyze the pathogenicity of the entomopathogenic fungus Tomohon isolate against larvae S. frugiperda. This research was conducted in-vitro using experimental methods. Data were analyzed using probit analysis and Anova test at 95% level and the smallest significant difference test at 5% confidence level. The results showed that the entomopathogenic fungus that attacked the larvae of S. frugiperda was a species of Metarhizium rileyi. The mortality percentage of the treatment that killed the larvae the fastest until it reached an average mortality of 100%, namely spore density of 109 only took seven days after treatment (DAT). The LT50 value is 4 days, and the LC50 value is a concentration of 5.4. For the results of the analysis of the average mortality percentage of S. frugiperda carried out on four DAT using the ANOVA test, there were differences in the mortality of each treatment.Keywords: Metarhizium rileyi; entomopathogen; Spodoptera frugiperdaAbstrakUlat grayak frugiperda (Spodoptera frugiperda) merupakan salah satu hama serangga dari Ordo Lepidoptera yang menyerang perkebunan jagung di Kota Tomohon. Salah satu upaya untuk mengendalikan hama yaitu dengan pemanfaatan entomopatogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis patogenisitas jamur entomopatogen isolat Tomohon terhadap Larva S. frugiperda. Penelitian ini dilakukan secara in-vitro dengan menggunakan metode eksperimental. Data dianalisis menggunakan analisis probit dan uji Anava pada taraf 95% dan uji beda nyata terkecil pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur entomopatogen yang menyerang larva S. frugiperda merupakan spesies Metarhizium rileyi. Persentase mortalitas perlakuan yang paling cepat mematikan larva hingga mencapai rata-rata mortalitas 100% yaitu kerapatan spora 109 konidium/ml hanya membutuhkan waktu tujuh hari setelah perlakuan (HSP). Nilai LT50 yaitu 4 hari, dan nilai LC50 yaitu konsentrasi 105,4 konidium/ml. Untuk hasil analisis rata-rata persentase mortalitas S. frugiperda pada empat HSP dengan menggunakan uji anava menunjukkan adanya perbedaan pada mortalitas tiap perlakuan.Kata Kunci: Metarhizium rileyi; entomopatogen; Spodoptera frugiperda
Pembuatan Kompos dari Sampah Organik dengan Pemanfaatan Effective Microorganisme (EM4) di Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur Lalu Wahyudi; Stella D. Umboh
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/3dbmse32

Abstract

Kelemahan utama yang dihadapi Masyarakat Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik sebagai bahan dasar kompos dan penggunaan teknologi fermenter yang dapat mempercepat pengomposan sehingga dapat mengatasi jumlah sampah organik. Untuk mengatasi kelemahan/permasalahan Masyarakat Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur dalam pembuatan kompos dari bahan sampah organik serta penerapan teknologi fermenter yang dapat membantu mempercepat pengomposan dilakukan sosialisasi dan pelatihan dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yaitu pembuatan kompos dari sampah organik dengan memanfaatkan Effective Microorganism (EM4). Dari nilai pretest setelah dilakukan pengukuran, diperoleh hasil ternyata yang tertinggi pemahaman akan materi ditemukan pada interval nilai 31-40 dengan 13 peserta (34,21%), sedangkan yang memiliki pemahaman terendah ada 7 peserta pada interval nilai 0-10 (18,43%). Berdasarkan hasil analisis pada postest, diperoleh hasil pada interval nilai 71-80 terdapat 13 peserta yang memperoleh nilai tertinggi dengan prosentase 34.22% dan yang terendah pada interval nilai 41-50 dengan 2 peserta (5.27%). Melihat nilai rata-rata prosentase pengukuran postest dapat dilihat kenaikan yang signifikan dari nilai pretest, terdapat 5 peserta yang berada pada interval nilai 91-100 (13.15%). Hasil yang diperoleh dari rekapan evaluasi topik belajar selama kegiatan berlangsung memperlihatkan bahwa terdapat 18 peserta yang memiliki pemahaman sangat baik akan materi ditandai juga dengan motivasi yang sangat baik dari peserta.
PKM Masyarakat Desa Ongkaw Dua tentangĀ  Eksplorasi dan Bahaya Jamur Patogen pada Ikan Nila yang Siap Dipasarkan dan Dikonsumsi Deidy Yulius Katili; Stella Deiby Umboh; Lalu Wahyudi; Marhaenus Johanis Rumondor; Marnix L.D Langoy
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/a3vv2t22

Abstract

Ikan nila banyak diminati oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah. Meningkatnya minat masyarakat terhadap ikan nila tidak dibarengi dengan peningkatan produksi ikan nila tersebut. Produksi ikan nila seringkali menjadi hambatan dengan adanya serangan jamur patogen pada ikan nila. Jamur patogen ini pula menyerang ikan nila yang siap untuk dipasarkan bagi konsumen. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan PKM ini adalah peningkatan pengetahuan Masyarakat Desa Ongkaw Dua dalam eksplorasi jamur patogen ikan nila yang siap dipasarkan dan dikonsumsi dan bahaya yang ditimbulkannya. Untuk mengatasi permasalahan kurangnya pengetahuan Masyarakat tentang bahaya jamur patogen bagi ikan nila, akan digunakan metode penyuluhan dan pendampingan eksplorasi dan bahaya jamur patogen ikan nila terhadap kesehatan manusia. Berdasarkan analisis data pre-test maka diperoleh hasil ternyata dari 25 orang peserta hanya 1 orang yang bisa mencapai nilai tertinggi pada interval nilai 51-60 dengan nilai prosentase 4 %, sedangkan peserta yang mencapai nilai terendah pada interval nilai 0-10 terdapat 10 orang peserta dengan nilai prosentase 40 %, sedangkan postest nilai tertinggi pada interval 91-100 dengan 5 peserta (20 %) dan terendah pada interval nilai 61-70 dengan 9 peserta (36%).