Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Gambaran Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) Di Rumah Sakit Surya Insani Tahun 2024 Ermiza Ermiza; Rahmi Fitria; Nana Aldriana; Ketrin Cahya Liberty
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3172

Abstract

Ketuban pecah dini adalah suatu kondisi ketika kantung ketuban pecah sebelum proses persalinan atau ketika usia kandungan belum mencapai 37 minggu. Kondisi ini dapat membahayakan nyawa ibu maupun janin. Ada beberapa faktor prediposisi terjadinya ketuban pecah dini adalah selaput ketuban yang abnormal, servik inkompetensia, kelainan letak janin, usia wanita kurang dari 20 tahun dan di atas 35 tahun, faktor golongan darah, faktor multigraviditas/paritas, merokok, keadaan sosoial ekonomi, perdarahan antepartum, riwayat abortus dan persalinan preterm sebelumnya, riwayat kpd seberlumnya, defiensi gizi, serta trauma yang di dapat misalnya hubungan seksual, pemeriksaan dalam.  Tujuan dilakukan penelitian adalah mengetahui gambaran faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Ketuban Pecah Dini (KPD) di Rumah Sakit Surya Insani Pasir Pengaraian. Penelitian ini menggunakan observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu bersalin di rumah sakit Surya Insani, Sampel berjumlah 566 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan data rekam medis elektronik Rumah Sakit Surya Insani. Data dianalisis dengan analisis univariat. Hasil menunjukkan mayoritas ibu bersalin dengan kelompok usia beresiko sebanyak 57 orang (10.1%), kelompok usia kehamilan aterm sebanyak 512 orang (90.5%), untuk kelompok paritas beresiko sebanyak  526borang ( 92.9%), sedangkan kelompok anemia yang beresiko sebanyak 113 orang (20.0%). Penelitian ini dapat dijadikan ibu hamil yang memiliki faktor risiko KPD untuk melakukan pemeriksaan antenatal care yang teratur dan bermutu serta menghindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya KPD.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH Nana Aldriana; Mila Karmila; Heny Sepduwiana; Nina Surya Fitri Yanti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4179

Abstract

The iron tablets are iron folate tablets which each tablet contains 200 mg of Ferro Sulfate or 60 mg of elemental iron and 0.25 mg of folic acid. Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood. At this time adolescents need sufficient nutritional needs to meet their needs. Because at this time the growth and development of adolescents is very fast. The most common nutritional problems in adolescents are energy and protein deficiency, anemia, and deficiencies of various vitamins and minerals. Young women are required to take Blood Supplement Tablets (TTD) because they experience menstrual cycles that come every month. This iron supplement is very useful in regenerating iron that has been lost due to menstruation and to meet the unmet need for iron from the food consumed daily. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of young women with adherence to consuming iron tablets at MAS Al-Fata Pasir Agung. This research method was carried out using a descriptive quantitative research type with an observation approach. The population and sample of this study were young women in grades X, XI and XII. Data analysis was performed univariately, bivariately with the chi-square test. The results of this chi-square study are the relationship between knowledge and compliance: Pvalue 0.0001 and OR=161.0 (95% CI=13.3-1943.2) and the relationship between attitude and compliance: Pvalue 0.0001 and OR=4.000 (95% CI=2.1-7.2). The conclusion in this study is that there is a significant relationship between knowledge and attitudes of young women with adherence to consuming Fe tablets. Suggestions for young women are expected to be more active in finding information about Fe tablets to increase knowledge, improve their attitude so that they are more obedient in consuming Fe tablets.
PENGARUH PEMBERIAN JUS WORTEL TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORE PADA REMAJA PUTRI SMP NEGERI 3 TAMBUSAI Yuyun Bewelli Fahmi; Nana Aldriana; Eka Yuli Handayani; Nofriorita
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4444

Abstract

Dismenore merupakan nyeri perut bagian bawah yang terjadi saat menstruasi merupakan salah satu penyebab terganggu aktifitas sehari-hari. Angka kejadian dimenore di dunia sangat besar . Rata-rata lebih dari 50% wanita mengalami dimenore disetiap Negara. Di Indonesia angka kejadian dismenore mencapai 60 70% wanita. Dismenore terjadi pada remaja dengan pravelensi berkisar antara 43% hingga 93%. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Wortel Terahadap Penurunan Intensitas dismenore pada Remaja Putri SMP Negeri 3 Tambusai. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptik Analitik, dengan desain Pra Eksperimen dengan pendekatan one group pre tes and post tes. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampel sejumlah 30 responden. Responden diberikan jus wotel 2 kali sehari selang waktu 2 jam setelah pemberian pertama dengan takaran 250 gram dicamper 150 cc air. Tingkat desmenore diukur menggunakan Numeretic Rating Scale (NRS) dan uji statistik T dependen. Hasil penelitian ini dapat diketahui mean intensitas dismenore sebelum pemberian jus wortel adalah 3.23 dengan standar deviasi 0,84. Dari hasil uji statistik dengan uji t-dependen di dapat nilap p value 0,00 (p< 0,05) memiliki makna yang signifikan yaitu ada pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri SMP N 3 Tambusai. Disarankan remaja putri yang mengalami nyeri haid untuk mengkomsumsi jus wortel karena efektif terhadap penurunan intensitas dimenore
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTERI TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTERI SAAT MENSTRUASI DI SMK NEGERI 1 PENDALIAN IV KOTO Eka Anugrah; heny sepduwiana; Herma Yesti; Nana Aldriana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4953

Abstract

Personal hygiene adalah cara menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi untuk mencapai kesehatan jasmani dan rohani Remaja putri seringkali mengalami infeksi pada organ reproduksinya yang disebabkan karena perilaku menjaga kebersihan diri pada saat menstruasi masih buruk. Dalam penelitian yang dilakukan di Mesir, studi mengenai kebersihan menstruasi pada perempuan ditemukan bahwa antara perempuan 15,3% menggunakan pembalut sekali pakai, sekitar 42,1 % menggunakan pembalut kapas, dan 39,4% menggunakan permbalut yang tebuat dari bahan kain. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku Remaja Puteri Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Negeri 1 Pendalian IV Koto. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Sampel penelitian Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan remaja puteri yang telah menstruasi, dimana sebanyak 132 remaja puteri yang hadir pada saat penelitian dan 10 orang remaja puteri tidak hadir pada saat penelitian di SMK Negeri Pendalian IV Koto, dipilih secara total sampling mengunakan uji statistik chi-square. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Hasil uji bivariat membuktikan terdapat hubungan Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Personal Hygiene dengan Perilaku Personal Hygiene Remaja Puteri Pada Saat Menstruasi di SMK Negeri 1 Pendalian IV Koto dengan nilai p value =0,001. Diharapkan kepada SMK Negeri 1 Pendalian IV Koto untuk dapat melakukan penyuluhan kepada remaja puteri tentang pentingnya personal hygiene dan bahaya yang ditimbulkan apabila remaja puteri berperilaku negatif terutama saat mentruasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI AKSEPTOR KB DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) DI PUSKESMAS TAMBUSAI UTARA II Nana Aldriana; Zakiah Herawati Hsb
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4957

Abstract

AKDR merupakan salah satu jenis kontrasepsi non hormonal yang efektif untuk menjarangkan kehamilan, namun penggunaan AKDR di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan kontrasepsi jenis lainnya. Dari data Kemenkes (2021) penggunaan AKDR di Indoneisa hanya 8,0 %, dan dari data Dinkes Riau (2021) untuk Rokan Hulu merupakan urutan ke-4 terendah dari 12 Kabupaten. Sedangkan untuk Tambusai utara II sebanyak 45 jiwa yang merupakan urutan ke-7 terendah dari 22 Puskesmas se Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan ibu dan Dukungan suami dengan penggunaan AKDR. Penelitian secara kuantitatif Analitik dengan desain Cross secsional. Jumlah sampel sebanyak 84 orang yang dihitung menggunakan rumus lemeshow dan dipilih secara proportional sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tidak menggunakan AKDR 77 responden (91,7%), berpengetahuan baik 64 responden (76,2%), dengan hasil Chi-Square didapatkan nilai p=1,000 yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan penggunaan AKDR. Sedangkan yang tidak mendapat dukungan suami sebenyak 63 responden (75%) dengan hasil Chi-Square didapatkan nilai p=0,001 yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan penggunaan AKDR. Semoga hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat kegiatan di puskesmas Tambusai Utara II demi meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan AKDR sehingga dapat meningkatkan capaian pengguna AKDR.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FEROSUS (FE) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUNTO DARUSSALAM Nana Aldriana; Desi Syamrina
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4958

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah (eritrosit) yang terlalu sedikit, yang mana sel darah merah itu mengandung hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Anemia dalam kehamilan dapat berpengaruh pada perkembangan janin selama kehamilan dan dapat berisiko kematian karena perdarahan. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di Indonesia tahun 2018 terdapat 48,9% ibu hamil mengalami anemia, dan 84,6% anemia pada ibu hamil terjadi pada kelompok umur 15-24 tahun. Konsumsi tablet Ferosus (Fe) minimal 90 tablet selama kehamilan, dapat mencegah terjadinya anemia dalam kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Ferosus Fe di wilayah kerja Puskesmas Kunto Darussalam tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel dipilih dengan teknik simple rondom sampling berjumlah 253 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian 193 responden (76%) yang berpengatuahan kurang, 130 responden (51,4%) patuh mengkonsumsi tablet Fe. Uji statistik diperoleh hasil P value = 0,010 artinya Ho ditolak dan sebaliknya Ha diterima. Jadi ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe di wilayah kerja Puskesmas Kunto Darussaalam tahun 2023. Untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe, diharapakan ibu hamil dan tenaga Kesehatan dapat berperan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan konsumsi tablet Fe.