Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

An Integrative Model of an Artificial Intelligence (AI) Based Smart Legal Platform for the Protection of Creative Workers in Indonesia’s Digital Economy Era Marlia Hafny Afrilies; Yuris Tri Naili; Angie Angel Lina
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 19, No 2: May - August 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v19i2.35094

Abstract

The rapid growth of Indonesia’s creative economy, driven by digital transformation, has created unprecedented opportunities for creative workers, while simultaneously leaving them legally vulnerable. This includes unclear employment status, inadequate contractual arrangements, and limited access to legal and social protection. This research develops an integrative model of an Artificial Intelligence (AI), powered Smart Legal Platform to strengthen legal protection for creative workers in the digital economy. Using a mixed normative-empirical research approach, the study combines legal analysis of labor regulations, intellectual property, and social security with field data from 30 creative workers across various digital subsectors. Quantitative data were analyzed using validity and reliability tests, while qualitative insights were obtained from structured interviews and focus group discussions (FGDs). The proposed platform integrates four key features: AI-based legal consultation, automated contract creation, online dispute resolution, and integration with the national social security service (BPJS). Findings indicate a high demand for AI-based legal solutions, with respondents emphasizing the need for a platform that is accessible, affordable, and easy to use. The proposed model contributes theoretically to the debate on AI use in law and practically offers a scalable, modular, and inclusive legal technology solution for the creative sector. Its implications extend to policymakers, platform managers, and the broader digital labor market, in line with achieving Sustainable Development Goals (SDGs) 8 and 16.
Penguatan Gen-Z Cerdas Mandiri melalui Edukasi Kesehatan, Literasi Digital, dan Kesadaran Hukum di SMK Mulya Husada Purwokerto Apitta Fitria Rahmawati; Yuris Tri Naili
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.1027

Abstract

Generasi Z adalah kelompok siswa yang berkembang di era digital dan sangat dekat dengan pemanfaatan perangkat, platform media sosial, serta interaksi berbasis internet. Situasi tersebut membuka kesempatan untuk pengembangan pengetahuan dan kreativitas siswa, namun juga menghadirkan risiko berupa gaya hidup tidak sehat, penyebaran informasi keliru, perundungan di dunia maya, pelanggaran privasi, serta rendahnya kesadaran hukum dalam aktivitas digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membantu siswa SMK Mulya Husada Purwokerto memahami pentingnya menjaga kesehatan, menggunakan teknologi dengan bijak, serta membangun kesadaran hukum di era digital. Metode kegiatan menerapkan pendekatan partisipatif-edukatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, analisis kasus, refleksi peserta, observasi, dokumentasi, dan evaluasi pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan minat besar terhadap topik yang berhubungan dengan penggunaan perangkat, keamanan akun, etika komentar, perlindungan data pribadi, dan risiko penyebaran konten tanpa izin. Penggabungan materi kesehatan, literasi digital, dan kesadaran hukum dapat mengaitkan isu remaja dengan kondisi nyata yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi yang berfokus pada kasus juga membantu siswa menyadari bahwa aktivitas digital berdampak pada aspek sosial, kesehatan, dan hukum. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi terpadu sangat penting sebagai strategi pencegahan untuk menciptakan siswa yang sehat, berpikir kritis, bijaksana dalam menggunakan media digital, dan bertanggung jawab secara hukum.