muhammad Riyandi Firdaus
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Quality Of E-Court Application Services At The One-Stop Integrated Service (PTSP) Of Tanjung District Court Class Ib, Tabalong Regency Indah Nurlita Gianto; Muhammad Riyandi Firdaus
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1471

Abstract

Pelayanan merupakan tugas utama yang penting dari instansi pemerintah untuk masyarakat. Untuk memenuhi harapan masyarakat, pemerintah diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik. Pemerintah memegang peranan penting dalam menentukan baik buruknya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Pelayanan publik merupakan pemenuhan keinginan dan kebutuhan masyarakat oleh penyelenggaraan Negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan aplikasi e-Court pada pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di Pengadilan Negeri Tanjung Kelas IB Kabupaten Tabalong. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif jenis penelitiannya yaitu Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi (observation), wawancara (interview), dan dokumentasi (documentation). Peneliti menggunakan analisis data yaitu: Pengumpulan Data (Data Collection), Kondensasi Data (Data Condensation), Penyajian Data (Data Display), dan Penarikan Kesimpulan/Verifikasi (Conclusion Drawing/Verifying). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan aplikasi e-Court di PTSP Pengadilan Negeri Tanjung Kelas IB sudah berkualitas. Aplikasi e-Court memudahkan proses pendaftaran perkara secara online, mempercepat pelayanan, serta mengurangi antrian dan biaya. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan literasi digital masyarakat dan akses terhadap perangkat teknologi, yang mempengaruhi optimalisasi layanan. Upaya peningkatan sosialisasi, penyediaan fasilitas bantuan, dan pelatihan bagi petugas serta masyarakat menjadi rekomendasi utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan aplikasi e-Court di masa mendatang.
Forms Of Community Participation In The Community-Based Drinking Water And Sanitation Program (Pamsimas) In Murung Baru Village, Tanta District, Tabalong Regency Mardiyah; Muhammad Riyandi Firdaus
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1477

Abstract

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) adalah program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan peri-urban, terhadap layanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan. PAMSIMAS dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat di mana masyarakat dilibatkan secara aktif. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan hasil program PAMSIMAS di Desa Murung Baru Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini memiliki informan sebanyak 5 Orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitin ini yaitu meliputi, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu, Pengumpulan Data, Kondensasi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil pada penelitian ini ditemukan bahwa partisipasi masyarakat dalam program PAMSIMAS di Desa Murung Baru bermanfaat dengan baik.
Elderly Participation in the Elderly Posyandu Activity Program in Padangin Village, Tanta District, Tabalong Regency Nispi Syahrisa; Muhammad Riyandi Firdaus
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1483

Abstract

Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut disuatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Kesehatan masyarakat terutama yang lanjut usia merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan yang terjadi pada negara berkembang terutama Indonesia Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui tingkat partisipasi serta faktor apa saja yang menjadi penghambat partisipasi lansia dalam program kegiatan posyandu lansia di Desa Padangin Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Dengan menggunakan pendekatatan Penelitian Kualitatif, dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 Orang, Teknik pengumpulan data pada penelitin ini adalah observasi wawancara, dan dokumentasi. Lalu teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Pengumpulan Data, Kondensasi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah, partisipasi lansia dalam program kegiatan posyandu lansia di Desa Padangin Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong belum cukup baik.
Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong Rike Febrianti; Muhammad Riyandi Firdaus
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1537

Abstract

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan suatu upaya pemerintah untuk membantu mengurangi beban pengeluaran penduduk miskin. Program ini diasumsikan akan dapat mempengaruhi pola pengeluaran rumah tangga KPM. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui dan menganalisis Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta mengetahui kendala apa yang ada dalam Program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatatan Penelitian Kualitatif, dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 Orang, Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Pengumpulan Data, Kondensasi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian pada penelitian ini yaitu, Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dikategorikan sudah terimplementasi dengan baik.
Peran Lurah Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Di Kantor Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong Zainal Rahman; Muhammad Riyandi Firdaus
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1543

Abstract

ABSTRAK Disiplin kerja merupakan modal yang penting yang harus dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara pelayanan dalam meningkatkan kualitas kinerja yang baik kepada masyarakat. Pada dasarnya disiplin waktu kerja pegawai akan meningkat apabila seorang pemimpin dalam menjalankan perannya untuk memotivasi bawahannya dapat dilakukan secara optimal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran lurah dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai di Kantor Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami penomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Metode ini digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari lurah dan pegawai di Kecamatan Agung. Data sekunder yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah buku, jurnal, foto, serta dokumen mengenai peran lurah dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai di Kantor Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja pegawai di Kelurahan Agung sudah terlaksana dengan baik, namun masih terdapat ruang perbaikan pada aspek kepatuhan aturan untuk mencapai pelayanan yang lebih prima.