Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan QR Code Dalam Pembuatan Karya Majalah Dinding Sebagai Sarana Literasi Digital Imtiyaz Roniyah; Syifani Nindya Nawangsari; Arina Khalwa; Oktavia Putri Anggraini; Naila Jihan Ara; Ahmad Khoirudin; Nurul Farida; Herdin Ferdiansyah; Galuh Indah Zatadini; Nurul Setyawati Handayani
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Februari 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/z3j1jk31

Abstract

Kegiatan pengabdian ini didasari atas sebuah situasi di mana kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak besar salah satunya dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan pembelajaran dengan menggunakan QR Code sebagai media pembelajaran siswa. Dengan melibatkan QR Code dalam pembelajaran di sekolah dasar, maka siswa tidak hanya dibekali dengan ketrampilan literasi konvesional, tetapi juga membantu mereka mengembangakan literasi digital. Literasi digital menjadi kegiatan dalam mengoptimalkan teknologi informasi sekaligus menumbuhkan semangat literasi bagi siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital bagi siswa SDN 1 Tamanan Tulungagung. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode PAR (partipatoris action research) yang dilakukan dengan tiga tahap antara lain: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode PAR melibatkan pelaksanakan kegiatan pengabdian untuk menjelaskan sebuah masalah maupun menerapkan informasi ke dalam aksi sebagai solusi atas masalah yang telah terdefinisi.  Hasil akhir dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa dapat memanfaatkan materi yang disediakan pada QR Code dan menghasilkan suatu karya majalah dinding. Materi yang disampaikan melalui QR Code adalah tentang pengenalan kebudayaan Indonesia. Siswa diminta untuk melakukan pemindaian QR Code, dan selanjutnya diarahkan ke link kumpulan materi yang berisi teks dan gambar untuk dibaca oleh siswa. Dilakukannya pemanfaatan QR Code dalam pembuatan majalah dinding dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan sekaligus memberikan motivasi siswa agar memiliki kreativitas yang tinggi, memperluas pengetahuan dalam bidang komunikasi dan literasi visual, meningkatkan keterampilan kerja tim dan kemampuan dalam komunikasi. Harapan pada kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kemampuan literasi digital siswa dan mendorong para siswa lebih aktif dalam mencari informasi melalui teknologi digital
Revitalisasi Literasi Lingkungan Melalui Papan Edukasi Sebagai Upaya Mewujudkan Desa Ramah Lingkungan Mohamad Ilham Dede Wijaya; Putri Amaliya Berlian Maidatul Janah; Prawito Agung Wibisono; Anisa Laraswati; Nur Hidayati; Puspita Kusumawati; Karmila Widyasari; Galuh Indah Zatadini
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/smt8g982

Abstract

Masalah pengelolaan sampah yang tidak terorganisir masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah perdesaan, termasuk Desa Sukowidodo. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan berdampak pada meningkatnya pencemaran dan penurunan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang terdiri atas lima tahapan, yaitu observasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan program, observasi perubahan, dan refleksi serta evaluasi. Program dilaksanakan melalui sosialisasi edukatif dan pemasangan papan informasi visual di lokasi strategis sebagai media edukasi warga terkait pengelolaan sampah rumah tangga. Berdasarkan hasil kuisioner ditemukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam tahapan pelaksanaan (85,0%) dan perencanaan aksi (82,0%) tergolong tinggi. Sementara itu, pada tahapan observasi masalah (67,0%), observasi perubahan (68,5%), dan refleksi-evaluasi (69,3%) masih berada pada klasifikasi sedang. Rata-rata keseluruhan partisipasi masyarakat mencapai 75,97%, dan mayoritas warga menyatakan adanya perubahan perilaku dan meningkatnya kesadaran lingkungan pasca kegiatan. Pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan metode PAR dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dan menumbuhkan kesadaran ekologis berbasis kearifan lokal.
Peningkatan Literasi Anak dan Literasi Keuangan melalui Kegiatan Membaca dan Mewarnai Moch. Fikriansyah Wicaksono; Imarotus Suaidah; Galuh Indah Zatadini; Firda Alfiani; Sylfia Rizzana
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v4i4.6709

Abstract

Child literacy and financial literacy are important skills that need to be instilled from an early age to prepare children for future life challenges. This activity aims to improve children's literacy and introduce the basic concept of financial literacy through reading and coloring activities. The activity was carried out at the Kraton Village Library, Yosowilangun District, Lumajang Regency in August 2025, involving children from early childhood to elementary school. In this activity, children were given a storybook with the theme of financial literacy, followed by coloring activities with pictures related to the stories they read, such as pictures of piggy banks and money. The results of the activity showed that children not only improved their reading skills, but also gained a basic understanding of money management, such as saving and managing a simple budget. The involvement of parents in accompanying children also makes a positive contribution to strengthening the understanding of financial literacy at home. The success of this activity shows the importance of the role of village libraries as literacy centers that can integrate literacy and financial literacy. It is hoped that this activity can be used as a model to improve children's literacy and financial literacy in other regions in Indonesia. Child literacy and financial literacy are important skills that need to be instilled from an early age to prepare children for future life challenges. This activity aims to improve children's literacy and introduce the basic concept of financial literacy through reading and coloring activities. The activity was carried out at the Kraton Village Library, Yosowilangun District, Lumajang Regency in August 2025, involving children from early childhood to elementary school. In this activity, children were given a storybook with the theme of financial literacy, followed by coloring activities with pictures related to the stories they read, such as pictures of piggy banks and money. The results of the activity showed that children not only improved their reading skills, but also gained a basic understanding of money management, such as saving and managing a simple budget. The involvement of parents in accompanying children also makes a positive contribution to strengthening the understanding of financial literacy at home. The success of this activity shows the importance of the role of village libraries as literacy centers that can integrate literacy and financial literacy. It is hoped that this activity can be used as a model to improve children's literacy and financial literacy in other regions in Indonesia.