Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : AGREGAT

Stabilisasi Tanah Lempung Lunak Banjarmasin Dengan Bottom Ash Sebagai Lapisan Subgrade pada Perkerasan Jalan Muzaidi, Irwandy; Fitriansyah, Muhammad; Anggarini, Elia; Setiawan, Gigih Tegar
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24295

Abstract

Kota Banjarmasin merupakan daerah yang didominasi dengan tanah lunak, tanah lunak tersebut termasuk dalam golongan beberapa tanah lempung yang memiliki daya dukung tanah yang rendah. Pada kondisi alami, tanah di Banjarmasin dianggap tidak sesuai untuk digunakan dalam pekerjaan konstruksi perkerasan jalan jika digunakan sebagai timbunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki sifat fisis dan sifat mekanis tanah lempuung lunak di Banjarmasin dengan menggunakan bahan limbah industri batu bara dari PLTU Pulang Pisau. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan mencampur variasi bottom ash + tanah asli sebesar 5%, 10%, dan 15% dengan masa pemeraman 3 hari, 7 hari, dan 14 hari. Hasil penlitian menunjukan bahwa semakin besar penambahan bottom ash maka akan menaikan nilai CBR, adapun CBR soaked diperoleh dengan nilai tanah asli + bottom ash 0% sebesar 13,16%, tanah asli + bottom ash 5% sebesar 14,66% (peram 3 hari) 17,95%( peram 7 hari), 18,55% (peram 14 hari). Tanah asli + bottom ash 10% sebesar 20,94% (peram 3 hari), 25,73% (peram 7 hari), 26,33% (peram 14 hari). Tanah asli + bottom ash 15% sebesar 23,46% (peram 3 hari), 27,52% (peram 7 hari), 28,12% (peram 14 hari). Sehingga komposisi Tanah lempung lunak Banjarmasin dapat digunakan sebagai bahan timbunan pilihan.
Pengaruh Penambahan Serbuk Galam Sebagai Pengganti Agregat Halus Pada Campuran Beton Mutu Normal Anggarini, Elia Anggarini; Dyah Pradhitya Hardiani; M. Rizky Maulana Teguh
AGREGAT Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i1.22342

Abstract

The utilization of waste from wood cuttings is uncommon, and one of the wastes that is rarely employed is the leftovers of galam wood or galam powder cuttings. On this basis, a study entitled "The Effect of Adding Galam Powder as a Substitute for Fine Aggregate in Normal Quality Concrete Mixtures" was carried out. In this study, the experimental approach was used as the research method. The percentage of galam powder waste in fine aggregate, which can range from 0% to 30%, is the independent variable in this study. Other aggregates, such as cement, fine aggregate, coarse aggregate, and water, are the study's dependent variables. The compressive strength of 28-day-old material in the normal combination has a compressive strength of 22.23 MPa, the V10 mixture has a compressive strength of 4.58 MPa, the V20 mixture has a compressive strength of 3.11 MPa, and the V30 mixture has a compressive strength of 1.41 MPa. Based on the findings, it can be concluded that using waste galam powder as a fine aggregate alternative has not been successful since the galam powder does not bind completely to the concrete