Adriani Rahma Pudyaningtyas
PG PAUD FKIP UNS

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DI MASA COVID-19 Latifah Andriyani; Ruli Hafidah; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102287

Abstract

Pendidikan anak usia dini saat belajar di rumah di masa pandemi Covid-19 terlihat kurang bersemangat, anak inginnya bermain dan bermain, malas mengerjakan tugas dari yang diberikan oleh guru. Guru harus memiliki strategi yang tepat untuk membelajarkan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran pada anak usia dini di masa pandemi Covid-19, kendala yang dihadapi dan solusinya. Penelitian ini dilaksanakan di TK Pertiwi 1 Cepokosawit Boyolali. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif yang dilaksanakan di lapangan. Sumber data primer diperoleh dari narasumber atau informan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang dimulai dari proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan strategi pembelajaran pada anak usia dini di masa pandemi Covid-19 di kelas B TK Pertiwi 1 Cepokosawit adalah dengan strategi pembelajaran daring dan luring. Strategi pembelajaran daring dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Zoom dan Whatsapp. Zoom digunakan untuk menjelaskan materi pelajaran, Whatsapp digunakan untuk berkomunikasi dengan peserta didik dan orang tua mengenai jadwal, koordinasi, dan informasi lainnya. Selanjutnya guru menggunakan video pembelajaran yang diupload dan dibagikan melalui Whatsapp grup kelas. Penerapan strategi pembelajaran luring adalah dengan home visit yaitu kunjungan rumah yang dilaksanakan dua kali dalam seminggu dengan menerapkan protokol kesehatan; 2) Kendala yang dihadapi guru dalam penerapan strategi pembelajaran pada anak usia dini di masa pandemi dibagi menjadi dua yaitu kendala internal dan kendala eksternal. Kendala internal adalah kendala yang ada pada peserta didik, antara lain peserta didik malas belajar dan sering terlambat mengikuti pembelajaran daring dan pengumpulan tugas serta kendala dalam melaksanakan penilaian. Kendala eksternal datang dari luar sekolah yaitu: jaringan internet dan peran orang tua yang kurang maksimal. Solusi untuk mengatasi kendala yang muncul antara lain adalah: Solusi atas kendala internal: dengan memaksimalkan fungsi guru dan orang tua dalam menjalankan perannya sebagai motivator. Solusi atas kendala eksternal: meminta peserta didik bergabung dengan peserta didik lainnya lain yang daerahnya memiliki jaringan internet yang bagus kemudian berkomunikasi dengan orang tua agar tidak hanya menyerahkan tanggungjawab pendidikan anak kepada sekolah, namun bekerja sama dengan guru dalam mendampingi dan mengarahkan peserta didik untuk belajar.
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI PEMBUATAN HANDICRAFT DENGAN KERTAS KOKORU Nur Widya Dwi Astutik; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Nurul Shofiatin Zuhro
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102461

Abstract

Keterampilan abad 21 memiliki pengertian yang menekankan pada pola pikir yang kompleks, komunikasi, kolaborasi serta kreativitas dan inovasi. Keterampilan tersebut sangat penting diajarkan pada anak dalam pembelajaran di abad 21 ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil belajar melalui kegiatan pembuatan handicraft menggunakan kertas kokoru guna meningkatkan kreativitas anak pada kelompok B TK Pertiwi Japanan 1. Subjek penelitian ini yaitu delapan anak yang terdiri dari tiga anak laki-laki dan lima anak perempuan. Metode penelitian ini mengacu pada model Penelitian Tindakan Kelas Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kreativitas anak melalui kegiatan pembuatan handicraft menggunakan kertas kokoru, dibuktikan dengan adanya peningkatan presentase ketuntasan kemampuan kreativitas yaitu pada pratindakan terdapat tiga anak tuntas atau setara dengan 37,5%, kemudian pada siklus I terdapat lima anak tuntas atau setara dengan 62,5%, dan pada siklus II terdapat sebanyak enam anak tuntas atau setara dengan 75%.