David Priyo Susilo
Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PAK Pengaruh Seks Pranikah Terhadap Keharmonisan Dalam Keluarga Yanty Piri; Kalis Stevanus; David Priyo Susilo; Fianus Tandiongan
CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol. 3 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injil Bhakti Caraka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46348/car.v3i2.111

Abstract

Marriage is a place that God has ordained for married couples to express their sexual life. Premarital sex is a form of violation of God's decree. This study aims to determine how much influence premarital sex behavior on harmony in the family at GBT Christ Alfa Omega Semarang. To answer the research objectives, the researcher used correlational quantitative research by taking a sample of 35 people who had attended premarital counseling and were married. The results of the study found that the variable X (premarital sex) had an effect on the variable Y (family harmony) in the medium category. However, the results of the linearity test showed that the data was not linear, so the correlational hypothesis test using a nonparametric test showed that there was no significant effect between premarital sex on harmony in the family after following premarital guidance.
Kinerja Pendidik Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran David Priyo Susilo; Kalis Stevanus; Tantri Yulia
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 5, No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v5i2.398

Abstract

Proses pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik perlu diciptakan. Pembahasan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pendidikan dalam upaya peningkatkan mutu pembelajaran. Untuk menjawab tujuan tersebut, penulis memilih metode kuatif deskriptif dengan memanfaatkan kepustakaan yang relevan dengan pembahasan. Hasil analisis kajian pustakan didapati bahwa kinerja pendidik sangat dominan menentukan kualitas pembelajaran, dan memengaruhi hasil belajar peserta didik. Upaya peningkatan mutu pembelajaran dapat dicapai melalui tahap pertama adalah merencanakan pembelajaran; kedua adalah pengembangan strategi pembelajaran; ketiga adalah pengembangan media pembelajaran, dan keempat adalah pengembangan metode pembelajaran Melalui tahapan tersebut diharapkan dapat menciptakan atmosfir pembelajaran yang bermakna dan berkualitas demi menjaga mutu pembelajaran dan mencapai tujuan pembelajaran yang dapat mendorong peserta didik bukan saja menikmati proses pembelajaran yang berkualitas, tetapi peserta didik dapat melakukan aktualisasi diri dalam pembelajaran. 
Kinerja Pendidik Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran David Priyo Susilo; Kalis Stevanus; Tantri Yulia
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 5, No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v5i2.398

Abstract

Proses pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik perlu diciptakan. Pembahasan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pendidikan dalam upaya peningkatkan mutu pembelajaran. Untuk menjawab tujuan tersebut, penulis memilih metode kuatif deskriptif dengan memanfaatkan kepustakaan yang relevan dengan pembahasan. Hasil analisis kajian pustakan didapati bahwa kinerja pendidik sangat dominan menentukan kualitas pembelajaran, dan memengaruhi hasil belajar peserta didik. Upaya peningkatan mutu pembelajaran dapat dicapai melalui tahap pertama adalah merencanakan pembelajaran; kedua adalah pengembangan strategi pembelajaran; ketiga adalah pengembangan media pembelajaran, dan keempat adalah pengembangan metode pembelajaran Melalui tahapan tersebut diharapkan dapat menciptakan atmosfir pembelajaran yang bermakna dan berkualitas demi menjaga mutu pembelajaran dan mencapai tujuan pembelajaran yang dapat mendorong peserta didik bukan saja menikmati proses pembelajaran yang berkualitas, tetapi peserta didik dapat melakukan aktualisasi diri dalam pembelajaran. 
POLA ASUH ORANGTUA KRISTEN TERHADAP KARAKTER ANAK MENURUT 1 KORINTUS 13 Eliana Reva Yosina; Fianus Tandiongan; David Priyo Susilo
JOURNAL of THEOLOGICAL STUDENTS Vol. 11 No. 1 (2022): JOURNAL of THEOLOGICAL STUDENTS
Publisher : STT Kristus Alfa Omega

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on observation and result of parent and child research questionnaires, researcher found that parent have not implemented parenting according to Christians values, and child’s character have not according 1 Corinthians 13. Research objectives is to find out the level parenting of Chistian family, find out the level of child’s character, and parenting of family Christian to child’s character. Research methods is quantitative descriptive- correlation. Analysis value from the level parenting of Christian family very good or 85,48%, the level child’s character is good or 76,67%, and parenting of family Christian to child’s character is very low or 13,1%.
Implementasi Metode Pembelajaran HOTS (High Order Thinking Skill) dalam Mata Kuliah Manajemen Pendidikan Kristen Tantri Yulia; Pujiati Pujiati; David Priyo Susilo
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 7, No 1 (2026): MEI
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v7i1.232

Abstract

The advancement of higher education institutions is greatly determined by the effectiveness of academic and non-academic management integrated with educational values. In the context of Christian education, the management is not only oriented toward cognitive achievements but also toward the formation of character and spirituality of the students. The phenomenon that occurs shows that most students still tend to understand the concept of educational management theoretically without being able to implement it critically and contextually in real practice. This research aims to analyze the implementation of Higher Order Thinking Skills (HOTS) in the Educational Management course based on Christian educational values. The method used is qualitative research with a literature study approach thru the analysis of various relevant literature sources. The research results show that the application of HOTS can enhance students' abilities in analysis, evaluation, and creation in understanding educational management. Furthermore, the integration of HOTS with Christian values strengthens the formation of character, ethics, and spirituality among students. Thus, HOTS not only functions as a cognitive strategy but also as a means of forming a reflective, critical, and faith-based personality. Abstrak:Kemajuan perguruan tinggi sangat ditentukan oleh efektivitas manajemen akademik dan nonakademik yang terintegrasi dengan nilai-nilai pendidikan. Dalam konteks pendidikan Kristen, pengelolaan tersebut tidak hanya berorientasi pada capaian kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik masih cenderung memahami konsep manajemen pendidikan secara teoritis tanpa mampu mengimplementasikannya secara kritis dan kontekstual dalam praktik nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam mata kuliah Manajemen Pendidikan berbasis nilai-nilai pendidikan Kristen. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan HOTS mampu meningkatkan kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi peserta didik dalam memahami manajemen pendidikan. Selain itu, integrasi HOTS dengan nilai Kristiani memperkuat pembentukan karakter, etika, dan spiritualitas peserta didik. Dengan demikian, HOTS tidak hanya berfungsi sebagai strategi kognitif, tetapi juga sebagai sarana pembentukan pribadi yang reflektif, kritis, dan berlandaskan iman. Kata Kunci: HOTS, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Agama Kristen.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR SWASTA KARTIKA VIII–3 CIBUBUR Hasrat Adi Setiawan Zendrato; Chandra Kirana Luhur; David Priyo Susilo
Jurnal Teologi Biblika Vol 10 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : STT BIBLIKA JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48125/jtb.v10i2.345

Abstract

Strategi guru merupakan pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan dan meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di Sekolah Dasar Swasta Kartika VIII-3 Cibubur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 10 guru yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi pembelajaran, seperti tanya jawab, diskusi kelompok, permainan edukatif, dan pembelajaran berbasis proyek. Guru juga memanfaatkan media pembelajaran berupa gambar, video, dan kuis interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain berperan sebagai fasilitator, guru juga berfungsi sebagai motivator yang mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Meskipun terdapat kendala berupa perbedaan karakteristik siswa, pengaruh penggunaan gadget, serta keterbatasan sarana dan prasarana, strategi yang diterapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi, didukung penggunaan media yang menarik dan motivasi yang konsisten, dapat meningkatkan minat belajar siswa di Sekolah Dasar Swasta Kartika VIII-3 Cibubur. Dukungan sekolah dan orang tua juga menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran.