Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sosialisasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Ketenagalistrikan Di SMK Negeri 5 Pekanbaru Situmeang, Usaha; Zondra, Elvira; Monice, Monice; Arlenny, Arlenny; Zulfahri, Zulfahri
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v6i1.26457

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru adalah salah satu sekolah menengah atas negeri di Pekanbaru dengan alamat di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Umban Sari Rumbai Pekanbaru Riau. Salah satu program yang ada yaitu Keahlian Teknik Ketenagalistrikan dengan jumlah siswa/siswi sebanyak 200 orang sedangkan kegiatan ini dikhususkan untuk siswa/siswi Kelas X sebanyak 32 orang. Sesuai dengan indikator berprestasi dibidang akademik dan non akademik, maka siswa harus memiliki pengetahuan dan keterampilan. Permasalahannya adalah kurangnya kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan IPTEK sehingga tingkat Ilmu Pengetahuan dan teknologi siswa/siswa harus ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan teknologi untuk mengembangkan potensi yang ada pada siswa/siswi SMK Negeri 5 Pekanbaru adalah melalui pemberian Sosialisasi Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Ketenagalistrikan (K3). Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan kepada peserta. Pelaksana melakukan tatap muka memberi materi tentang peralatan pada Keselamata Dan Kesehatan Ketenagalistrikan (K3). Selanjutnya dilakukan juga evaluasi kepada peserta melalui kuisioner yang diberikan sebelum kegiatan dan sesudah penyuluhan. Mitra kegiatan berhasil meningkatkan pengetahuan dalam kegiatan Sosialisasi Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Ketenagalistrikan (K3). Khususnya, 100% siswa menyadari perilaku yang benar untuk diadopsi dalam pengaturan bengkel, seperti mengenakan kacamata pelindung saat mengoperasikan alat yang dapat menghasilkan puing-puing terbang. Selanjutnya, 93,7% peserta menunjukkan pemahaman tentang peralatan yang diperlukan untuk perlindungan pribadi terhadap potensi bahaya tempat kerja. Inisiatif ini juga berhasil meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dengan semua peserta mengakui langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja
Sosialisasi Bahaya Instalasi dan Peralatan Listrik Terbuka Terhadap Manusia di Desa Air Terbit Kabupaten Kampar Situmeang, Usaha; Zondra, Elvira; Arlenny, Arlenny
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v6i2.29014

Abstract

Tempat tinggal atau fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah dan tempat sosial lainnya membutuhkan peralatan listrik. Selain bermanfaat, listrik juga berdampak buruk bagi lingkungan sekitar. Akibat penggunaan tidak sesuai atau kelalain terhadap sumber listrik, seperti instalasi yang tidak baik mengakibatkan terjadinya kecelakaan atau kematian. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman bagi masyarakat dalam penggunaan peralatan listrik dan perangkat elektronik secara aman dari bahaya listrik. Metode pelaksanaan kegiatan IPTEK bagi Masyarakat ini berupa penyampaian materi tentang bahaya instalasi dan peralatan listrik terbuka terhadap manusia di Desa Air Terbit kecamatan Tapung Kabupaten Kampar - Riau, cara aman penggunaan peralatan listrik dan bahaya listrik dengan presentasi, audio visual dan buku yang menggambarkan penggunaan peralatan listrik, dan peralatan elektronik serta sumber listrik yang berbahaya, berdampak buruk bagi masyarakat jika tidak berhati-hati. Memberikan IPTEK, tentang gambaran penggunaan peralatan listrik serta peralatan elektronik yang aman dan bahaya listrik. Dengan memberikan gambar-gambar dan animasi melalui penyampaian kepada masyarakat dapat lebih mudah dipahami. Mitra kegiatan memperoleh peningkatan pengetahuan dalam kegiatan sosialisasi cara aman penggunaan peralatan listrik dan bahaya listrik bagi masyarakat sebesar rata rata 13,043%.