Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

P PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI KEUANGAN, MANAJEMEN PEMASARAN BERBASIS DIGITAL DAN KOMUNIKASI BERBAHASA INGGGRIS SEBAGAI UPAYA REVITALISASI PEREKONOMIAN PARIWISATA DI PANTAI RUMBIA Pebisitona Mesajaya Purba; Nikolas F. Wuryaningrat; Ismail; Supriyanto; Irvandi Waraney Ombuh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 9 No 1 (2025): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v9i1.6874

Abstract

Rumbia Beach in Minahasa Regency has promising tourism potential but faces challenges in financial management and marketing that impact suboptimal local economic contributions. This community service program aims to enhance the capacity of Village-Owned Enterprise (BUMDes) Jaya Desa Rumbia managers in financial literacy, digital marketing management, and English communication to revitalize the tourism economy. The implementation method encompasses six stages: proposal development, socialization through FGD, training with pre-test and post-test evaluation, digital technology implementation, intensive mentoring for three months, and establishment of business groups for program sustainability. The program involved Village-Owned Enterprise (BUMDes) managers with three main training components. Results demonstrate substantial improvements in financial literacy with the implementation of Kledo application that enhanced financial recording accuracy; digital marketing management experienced substantial improvement with the launch of website and social media that drove increased tourist visits; English proficiency improved with high satisfaction levels among foreign tourists. International tourist visits increased by 31,7 following the program. Recommendations include: continuous training with higher frequency, consistent digital content development, periodic refresher training programs, English club establishment, and replication of the intervention model to similar tourism destinations to maximize the economic impact of community-based tourism. This program successfully created transformation in tourism destination management that is more professional and sustainable.
Pengaruh Analisis Inovasi Produk, Customer Relationship Management, dan Ekuitas Merek terhadap Retensi Pelanggan Produk Kecantikan Glad2Glow (G2G) Leoni Munthe; Aditya C. N. Pandowo; Irvandi Waraney Ombuh
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9843

Abstract

Mengingat tingginya intensitas persaingan pada sektor kosmetik saat ini, setiap entitas bisnis dituntut memiliki kapabilitas untuk menjaga basis konsumennya agar senantiasa melakukan pembelian berkelanjutan. Riset ini dilaksanakan dengan tujuan mengevaluasi sejauh mana dampak dari inovasi produk, Customer Relationship Management (CRM), beserta ekuitas merek dalam membentuk tingkat retensi pelanggan, khususnya pada lini perawatan kulit jenama Glad2Glow. Desain studi yang diaplikasikan adalah pendekatan kuantitatif. Proses ekstraksi data primer dilakukan dengan mendistribusikan angket berbasis digital (Google Form) yang menargetkan 100 orang partisipan, di mana seluruhnya berstatus sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado (FEB UNIMA). Tahapan komputasi untuk menguji data dioperasikan memakai peranti lunak SPSS, yang mencakup serangkaian prosedur mulai dari uji instrumen (validitas dan reliabilitas), pemeriksaan prasyarat asumsi klasik, estimasi regresi linear berganda, pengujian secara terpisah (uji t) dan serempak (uji F), hingga evaluasi koefisien determinasi. Berdasarkan output analisis statistik, ditemukan bukti empiris bahwa variabel inovasi produk, Customer Relationship Management (CRM), maupun ekuitas merek masing-masing menyumbangkan pengaruh yang positif dan nyata secara parsial terhadap pembentukan retensi pelanggan. Lebih lanjut, ketiga elemen independen tersebut juga dikonfirmasi memberikan dampak yang signifikan secara simultan pada variabel terikatnya. Sebagai konklusi, ketiga komponen prediktor ini memegang fungsi esensial guna mengamankan pangsa pengguna aktif. Oleh karena itu, langkah optimalisasi pada aspek pembaruan produk, kualitas manajemen relasi konsumen (CRM), serta penguatan fondasi merek wajib diakomodasi oleh perusahaan agar tetap selaras dengan dinamika ekspektasi pasar.