Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor Penyebab Meningkatnya Angka Prevalensi Stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT Babys, Salomon Andreas Mesak; Elu, Stefanus Poto; Bell, Yohana; Babys, Giovany A.
Oratio Directa (Prodi Ilmu Komunikasi) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Oratio Directa
Publisher : FISIP Universitas Bung Karno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe increase in stunting rates in the results of the tri-monthly data collection in South Central Timor (TTS) district, East Nusa Tenggara province from previously 13,441 to 13,488 in December 2024 raises fundamental questions regarding the factors causing the increase in numbers. This study is a qualitative study using stakeholder perception analysis. The paradigm used is the critical paradigm, the theory used is the theory of perception. The conclusion of this study is that the increase in stunting rates in TTS district is influenced by several factors including; parenting patterns, unwanted pregnancies; low education and awareness to follow doctor's recommendations, biological environmental factors, and unsupportive family factors. Leadership factors and convergent work that have not been maximized are the dominant factors that are seen as the cause of the difficulty in minimizing stunting rates in the districtKeywords: stunting, causal factors, TTS district, stakeholders.
Health Communication in Families Affected by Stunting in Indonesia: A Systematic Literature Review Babys, Salomon Andreas Mesak; Babys , Salomon Andreas Mesak; Saleh, Amiruddin; Seminar, Annisa Utami; Khomsan, Ali
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran Dan Gizi, IPB University dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2026.5.2.554-568

Abstract

Persoalan kesehatan yang mengancam eksistensi serta kualitas sumber daya manusia global adalah stunting. Angka prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi. Komunikasi menjadi media dalam mengatasi problem stunting. Penelitian bertujuan mengeksplorasi dan menganalisis bentuk, strategi, konten, efektivitas faktor komunikasi kesehatan terhadap keluarga terdampak stunting di Indonesia, dan pengaruh dan peran karakteristik keluarga dalam proses penanganan stunting. Penelitian menggunakan metode systematic literature review. Sebanyak 22 artikel dianalisis menggunakan protokol PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan praktik komunikasi kesehatan stunting pada keluarga didominasi oleh pendekatan komunikasi interpersonal terstruktur dan komunikasi kelompok yang bersifat linier, top-down, dan instruktif. Efektivitas pendekatan ini terbatas pada peningkatan pengetahuan, sedangkan dampaknya terhadap perubahan sikap dan perilaku masih rendah. Keberhasilan komunikasi ditentukan oleh karakteristik keluarga, struktur pengasuhan, dan kendala ekonomi. Direkomendasikan komunikasi melalui tokoh kultural dan pendekatan dialogis merupakan alternatif yang lebih efektif, karennya komunikasi kesehatan dalam menangani stunting memerlukan strategi yang diferensial dan kontekstual dengan mempertimbangkan profil keluarga sebagai moderator aktif. Implikasi penelitian ini adalah perlunya merancang program penanganan stunting dengan protokol komunikasi yang jelas, pelatihan komunikator yang berorientasi dialogis, serta desain pesan yang kolaboratif dan responsif terhadap realitas keluarga.