Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kemampuan Menarik Kesimpulan Berdasarkan Tabel dan Grafik Fisika pada Peserta Didik Kelas X(MIA) SMA Barrang Lompo Astiani, Astiani
PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Penelitian ini adalah penelitian Ex-Post Facto yang bersifat deskriptif-survei Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X(MIA) SMA Barrang Lompo yang terdaftar pada tahun 2014/2015 dengan jumlah peserta didik 43 orang dengan 21 orang peserta didik sebagai sampel penelitian.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitan ini adalah data mengenai kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik peserta didik yang diambil dengan cara memberikan tes uraian tertulis. Pemberian skor dirangkum dengan menggunakan lembar observasi. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran secara kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh skor rata-rata kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik peserta didik adalah sebesar 41,52  dari skor ideal yaitu 60. Dari 21 orang peserta didik, umumnya memiliki kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik berada pada kateogri sedang. Kata kunci: penelitian Ex-Post Facto bersifat deskrpitif-survei, kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik, data kuantitatif. Abstract – This study is the Ex-Post Facto descriptive-survey. Thesubjects are registered students of class X (MIA) SMA Barrang Lompo in 2014/2015 with 43 people as population and 21 students asthe sample.Data collection techniques isdata regardinglearnersability to draw conclusions based on tables and graphs by providing a written description test.Scoring summarized using the observation sheet.Collected data analyzed using descriptive statistics to obtain a quantitative description.Based on the results of data analysis and discussion,the average score of ability to draw conclusions based on tables and graphs of learners obtainedis at 41.52 from the ideal score,thatis 60. Generally, the 21 students have ability to draw conclusions in moderate category.Keywords: Deskrpitif-surveyof Ex-Post Facto study, ability to draw conclusions based on tables and graphs, quantitative data.
Kemampuan Menarik Kesimpulan Berdasarkan Tabel Dan Grafik Fisika Pada Peserta Didik Kelas X(MIA) SMA Barrang Lompo Astiani, Astiani; Martawijaya, M Agus; Hustim, Rahmini
JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.77 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Ex-Post Facto yang bersifat deskriptif-survei Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X(MIA) SMA Barrang Lompo yang terdaftar pada tahun 2014/2015 dengan jumlah peserta didik 43 orang dengan 21 orang peserta didik sebagai sampel penelitian.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitan ini adalah data mengenai kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik peserta didik yang diambil dengan cara memberikan tes uraian tertulis. Pemberian skor dirangkum dengan menggunakan lembar observasi. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran secara kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh skor rata-rata kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik peserta didik adalah sebesar 41,52  dari skor ideal yaitu 60. Dari 21 orang peserta didik, umumnya memiliki kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik berada pada kateogri sedang.Kata kunci: penelitian Ex-Post Facto bersifat deskrpitif-survei, kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik, data kuantitatif.This study is the Ex-Post Facto descriptive-survey. Thesubjects are registered students of class X (MIA) SMA Barrang Lompo in 2014/2015 with 43 people as population and 21 students asthe sample.Data collection techniques isdata regardinglearnersability to draw conclusions based on tables and graphs by providing a written description test.Scoring summarized using the observation sheet.Collected data analyzed using descriptive statistics to obtain a quantitative description.Based on the results of data analysis and discussion,the average score of ability to draw conclusions based on tables and graphs of learners obtainedis at 41.52 from the ideal score,thatis 60. Generally, the 21 students have ability to draw conclusions in moderate category.Keywords: Deskrpitif-surveyof Ex-Post Facto study, ability to draw conclusions based on tables and graphs, quantitative data.
Peningkatkan Kemampuan Pemahaman Membaca Siswa Kelas III melalui Strategi Flipped Classroom (Kelas Terbalik) Astiani, Astiani; Pada, Amir; Kianto, Kianto
Lempu PGSD Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i3.5685

Abstract

Penelitian tindak kelas ini di latar belakangi karena rendahnya kemampuan pemahaman membaca siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemehaman membaca siswa pada mata Pelajaran Bahasa indonesia dengan menggunakan Strategi Flipped Classroom (Kelas Terbalik) dikelas III UPT SPF SD INPRES BTN IKIP II. Kemampuan pemahaman membaca siswa masih sangat rendah, hal ini berdasarkan hasil obeservasi yang telah peneliti laksanakan. Masih banyak siswa yang tidak mengetahui apa makna dari bacaan mereka. Oleh karena itu, peneliti menggunakan Strategi Flipped Classroom guna meningkatkan kemampuan pemahaman membaca siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindak kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa  kelas III UPT SPF SD INPRES BTN IKIP II yang berjumlah 18 siswa . Obejek penelitian yang digunakan adalah metode Observasi, kuisioner dan analisis data. Dalam proses analisi data penelitian ini menggunakan Teknik analisis deskriftif kuantitatif. Peningkatan  kemampuan pemahaman membaca siswa  dilihat dari data presentase , pada siklus I memperoleh hasil 66.8% dengan kategori sangat kurang, pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 50,4% dengan kategori cukup dan pada akhir siklus III terjadi peningkatan menjadi 61.6%  dengan kriteria sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan Flipped Classroom efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman memabaca siswa  kelas III UPT SPF SD INPRES BTN IKIP II.
Seminar Kesehatan Reproduksi, Pencegahan KDRT, dan Parenting di Bungadidi menuju Desa Ramah Perempuan dan Anak Junita, Ainun; Azizah, Wavik; Nurhasanah, Siti; Rusmi, Rusmi; Syahraini, Syahraini; Astiani, Astiani; Pratiwi, Intan; Fitra, Syahrul; Putri, Sindi Esa; Paisa, Nunung; Halisah, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3740

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bungadidi, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, dengan fokus mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak melalui edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan parenting positif. Program dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Posko 05 UIN Palopo menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan pemanfaatan aset lokal sebagai dasar pengembangan masyarakat. Tahapan ABCD meliputi discovery, dream, design, dan delivery, melibatkan pemerintah desa, kader PKK, bidan, pemuda, dan masyarakat. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa Desa Bungadidi memiliki aset sosial, manusia, dan fisik yang kuat namun menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi kesehatan reproduksi dan minimnya ruang aman bagi perempuan dan anak. Implementasi program mencakup kelas edukasi, pembuatan poster dan leaflet, serta pembentukan forum perempuan dan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, partisipasi masyarakat, serta tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Program ini turut memperkuat kolaborasi lintas elemen desa dan membangun fondasi keberlanjutan menuju lingkungan yang inklusif, aman, dan berperspektif gender. Dengan demikian, pendekatan ABCD terbukti efektif dalam mendukung pemberdayaan berbasis komunitas dan penguatan nilai keluarga yang ramah perempuan dan anak.