Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Dinamik

Rancang Bangun Information Retrieval System (IRS) Bahasa Jawa Ngoko pada Palintangan Penjebar Semangad dengan Metode Vector Space Model (VSM) Fatkhul Amin; Purwatiningtyas .
Dinamik Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.698 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v20i1.4625

Abstract

Bahasa Jawa adalah bahasa daerah yang paling banyak digunakan di Indonesia yang mulai ditinggalkan.  Perlunya pelestarian bahasa jawa dalam bentuk online yang bisa diakses bagi penggunanya sehingga akanmemudahkan dalam pencarian dokumen teks khususnya dokumen bahasa jawa ngoko.  Software IRS dirancang untuk memberikan hasil pencarian dokumen dalam jumlah yang optimal (recall rendah) dan akurat (precision tinggi) menggunakan metode VSM, sehingga user akan mendapatkan hasil pencarian cepat dan akurat.  Metode VSM akan melakukan pembobotan tiap dokumen yang ada pada database sehingga antar dokumen memiliki bobot yang berbeda untuk menentukan dokumen mana yang paling mirip (similar) dengan query, dokumen dengan bobot tertinggi menempati ranking teratas dalam hasil pencarian.  Evaluasi hasil pencarian IRS dilakukan dengan uji recall dan precision. Studi kasus yang telah dilakukan menggunakan IRS  ini didapatkan hasil sistem mampu melakukan proses preprosesing (tokenisasi, filtering, dan stemming) dengan waktu komputasi 18 detik. Sistem mampu melakukan pencarian dokumen dan menampilkan hasil pencarian dokumen dalam waktu komputasi rata-rata 2 detik, memiliki  rata-rata recall 0,04 dan rata-rata precision 0,84. Sistem dilengkapi dengan bobot tiap dokumen dan letakknya yang akan memudahkan user dalam pencarian dokumen teks bahasa Indonesia.
Stemmer Bahasa Jawa Ngoko dengan Metode Affix Removal Stemmers (Rule Based Approach) Fatkhul Amin; Purwatiningtyas Purwatiningtyas
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.956 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6076

Abstract

Proses pengembalian kata dasar bahasa Jawa ngoko dari kata jadian (tembung andhahan) menjadikata dasar yang salah akan mengakibatkan kata dasar menjadi rusak, tidak memiliki arti yang benar dantidak bisa digunakan untuk proses seteleah Stemming. Bahasa Jawa Ngoko memiliki morfologi dalampenyusunan kata yang didalamnya terdapat awalan (ater-ater), sisipan (seselan) dan akhiran(penambang). Penguasaan morfologi Bahasa Jawa ngoko membantu menciptakan cara untuk pengambilankata dasa dalam bahasa jawa ngoko secara benar. Stemmer Bahasa Jawa ngoko metode Affix Removaldigunakan untuk mendapatkan kata dasar dari hasil proses pengurangan awalan, sisipan dan akhiransecara benar. Hasil pengembalian kata dasar menggunakan Stemmer Bahasa Jawa ngoko metode AffixRemoval mampu membuat kata dasar dalam bahasa Jawa ngoko dengan hasil benar mencapai 62%.Kemampuan stemmer ini masih harus ditingkatkan sampai mencapai tingkat kebenaran dalampengembalian kata dasar mencapai 100%.
Rancang Bangun Sistem Temu Kembali Informasi (Information Retrieval System) Dokumen Berbahasa Jawa menggunakan Metode DICE Similarity Fatkhul Amin; Purwatiningtyas Purwatiningtyas; Edy Winarno
Dinamik Vol 21 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.076 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v21i2.6089

Abstract

Implementasi dokumen teks bahasa jawa masih banyak dijumpai baik secara onlinemaupun offline. Pencarian dokumen teks bahasa jawa dengan menggunakan mesin pencari atauSistem Temu Kembali Informasi (STKI) yang tersedia menghasilkan suatu hasil pencariandengan dokumen terambil yang banyak (recall tinggi) sehingga hasil menjadi kurang akurat(precision rendah). Tujuan pembuatan rancang bangun STKI dengan metode DICE Similarityagar user mudah dalam melakukan pencarian dokumen teks berbahasa Jawa. Software STKIdirancang untuk memberikan hasil pencarian dokumen dalam jumlah recall rendah danprecision tinggi menggunakan metode pemeringkatan DICE Similarity, sehingga user akanmendapatkan hasil pencarian cepat dan akurat. Metode DICE Similarity akan melakukanpembobotan tiap dokumen yang ada pada database sehingga antar dokumen memiliki bobotyang berbeda untuk menentukan dokumen mana yang paling mirip (similar) dengan query.Rangking teratas akan ditempati oleh dokumen dengan bobot tertinggi hasil pencarian Evaluasihasil pencarian IRS dilakukan dengan uji recall dan precision dengan model persepsi. STKImampu melakukan pencarian dokumen dan menampilkan hasil pencarian dokumen memilikirata-rata recall 0,04 dan rata-rata precision 0,83. Hasil STKI dilengkapi dengan bobot tiapdokumen dan letakknya yang akan memudahkan user dalam pencarian dokumen teks bahasaJawa.
ANALISIS READINESS PENERAPAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK (KIP) DENGAN PENDEKATAN SOFT SYSTEMS METHODOLOGY (SSM) Retnowati Retnowati; Hersatoto Listiyono; Purwatiningtyas Purwatiningtyas; Alana Sharfina Wedaningsih; Liana Rahmaziana
Dinamik Vol 24 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.09 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v24i1.7838

Abstract

Indonesia telah menerapkan Open Government Data (OGD) sejak tahun 2008, yaitu ketika Undang-UndangKeterbukaan Informasi Publik (UU KIP) No. 14 tahun 2008 disahkan. Penerapan UU KIP bagi segenap badanpublik, termasuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mulai diberlakukan pada tahun 2010, melalui PPNomor 61 tahun 2010. Pengelola KIP di Indonesia dilakukan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi(PPID), yang dilaksanakan melalui surat keputusan (SK) pimpinan tertinggi pada badan publik, dimana ketikakonteksnya adalah pemerintah daerah, maka SK ditandatangani oleh Walikota atau Bupati. Secara faktual, Indonesiadimasukkan ke negara yang telah menginisiasi penerapan KIP tetapi berpotensi menghadapi kendala keberlanjutanpenerapannya. Sampai dengan tahun 2017, jumlah kota yang telah menunjuk dan memiliki PPID masih sebesar86,73% (85 kota dari 98 kota) se Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya persoalan atau faktor-faktor yangmempengaruhi kesediaan atau kesiapan (readiness) untuk mengadopsi sistem baru di dalam ruang lingkupkelembagaannya. Penelitian ini bermaksud untuk untuk mengeksplorasi tentang kesiapan (readiness) untukmengadopsi pengelolaan KIP untuk memberikan layanan informasi dan dokumen kepada masyarakat. Hasilnyadiketahui bahwa faktor komitmen organisasi dan pengelola menjadi bagian dari rendahnya kualitas readinesspengelolaan KIP. Direkomendasikan melalui hasil pendekatan Soft Systems Methodology (SSM), agar dilakukanstrategi readiness organisasi dan pengelola melalui penguatan tata kelola dan penguatan individu dengan dukunganinfrastruktur dan pendanaan yang memadai.