Harnanik Harnanik, Harnanik
Pendidikan Ekonomi FE Unnes

Published : 42 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PENGELOLAAN USAHA KOPERASI TERHADAP PARTISIPASI ANGGOTA KOPERASI SIMPATHI DI SMP N 1 COMAL TAHUN 2013/2014 Raharjo, Ary Sandi; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 4 No 2 (2015): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh secara bersama-sama pada kualitas pelayanan dan pengelolaan usaha terhadap partisipasi anggota sebesar 31,5%. Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap partisipasi anggota sebesar 30,80%. Pengelolaan usaha berpengaruh terhadap partisipasi anggota sebesar 5,71%. Simpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh negatif dari kualitas pelayanan dan pengelolaan usaha terhadap prestasi partisipasi anggota koperasi Simpathi di SMP N 1 Comal tahun 2013/2014. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah hendaknya anggota koperasi lebih berpartisipasi aktif dalam berkoperasi sehingga dapat memajukan koperasi Simpathi, hendaknya pengurus koperasi lebih meningkatkan kualitas pelayanan dalam melayani anggota koperasi agar anggota lebih bisa berpartisipasi secara aktif demi kemajuan koperasi Simpathi, hendaknya pengurus koperasi lebih meningkatkan pengelolaan usaha koperasi agar anggota lebih tertarik untuk melakukan transaksi di koperasi. Dengan adanya hal tersebut maka partisipasi anggota akan menjadi lebih baik. The results showed that there was influence jointly between service quality and business management amounted to 31.5%. Service quality affect the participation of members of 30.80%. Business management affect the participation of members of 5.71%. The conclusions of this study is no influence of service quality and business management of the achievements of the cooperative members Simpathi participation in SMP N 1 Comal year 2013/2014. The advice given in this study are members of cooperatives should participate more actively in order to promote cooperative cooperatives Simpathi, cooperative management should further improve the quality of care in serving the members of the cooperative for the members to be able to participate actively for the advancement Simpathi cooperatives, cooperative management should further improve the management cooperative effort so that members are more interested in a cooperative transaction. Given this, the participation of members would be better.
MINAT BACA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PENGARUH PELAYANAN PERPUSTAAAN FAKULTAS EKONOMI DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP NEGERI SEMARANG Widodo, Tahan; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 4 No 3 (2015): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Perpustakaan dan Lingkungan Sosial merupakan faktor yang mempengaruhi minat baca mahasiswa. Dari hasil observasi, ternyata minat baca mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang masih rendah yang dibuktikan dengan laporan kunjungan mahasiswa di perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada semester genap tahun 2013 dan 2014. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah: Adakah pengaruh pelayanan perpustakaan dan lingkungan sosial terhadap minat baca mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang, seberapa besar pengaruh pelayanan perpustakaan dan lingkungan sosial terhadap minat baca mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi  yang berjumlah 4030 mahasiswa, jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh sebanyak 98 responden. teknik pengambilan sampel menggunakan Stratifield Proportional random sampling. Metode analisis data menggunakan deskipsi presentase, regresi berganda, uji F, uji t, koefisien determinasi simultan (R2) dan koefisien determinasi parsial (r2). Simpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh positif baik secara parsial maupun simultan pelayanan perpustakaan dan lingkungan sosial terhadap minat baca mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah sebaiknya petugas perpustakaan di Fakultas Ekonomi untuk menambah jumlah petugas perpustakaan dan menambah jumlah koleksi buku terutama koleksi buku pelajaran kuliah agar pelayanan menjadi lebih cepat dan mudah serta menarik mahasiswa untuk berkunjung ke perpustakaan sehingga minat baca mahasiswa akan lebih meningkat lagi. Melihat kondisi lingkungan sosial yang kondusif, alangkah baiknya mahasiswa meluangkan waktunya untuk kegiatan membaca selain kegiatan belajar yang lain.Library service and social environment are factor that effect students reading interest. The result of the observation indicated that reading interest of economic faculty students in Semarang state university in even semester in 2013 and 2014. The statements of the purpose were: is there any effect of the library service and social environment toward reading interest of Economic Faculty students in Semarang state university, How much does the effect of library service and social environment toward reading interest of economic faculty students in Semarang state university. The population of this research was 4030 students of economic faculty, the sample of this research was determined by using Slovin formula and there were 98 respondents. The technique for taking the sample was using Stratifield Proportional random sampling. the method of analysis the data was presentation description, double regression, F test, T test, simultaneous determination coefficient (R2), and partial determination simultaneous  (r2). The conclusion of this research, there was a positive effect either partially or simultaneously of the library service and social environment toward students reading interest in economic faculty Semarang state university. This research suggests that the librarian should add the number of librarian and book collection especially course book in order to give fast and easy service and the students are also interested to visit the library, so students reading interest will increase more. The students are expected to use their free time for reading activity beside the other learning activity if the condition of social environment is conducive. 
DETERMINANTS OF CONCUMPTION BEHAVIOR AMONG STUDENTS Ardiyanti, Novicha; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 1 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine if there is influence of peer group, parents’ role, religiosity, financial literacy towards consumption behavior among the students of Economics Faculty, Semarang State University Academic Year 2013. The population in this research was the students of Economics Faculty Semarang State University Academic Year 2013. The number of the samples in this research was 250 students based on proportional random sampling technique. This research used quantitative approach. The method of data analysis useddescriptive analysis and path analysis.The result of the research based on Amos showed that the peer group influence towards consumption behavior was 34.5%, parents’ role towards consumption behavior was 12.7%, financial literacy towards consumption behavior was 12.7%, peer group towards financial literacy was 14%, parents’ role towards religiosity was 22.3%. Based on the result of the research, it can be concluded that there was influence of peer group, parents’ role, religiosity, financial literacy towards consumption behavior, whereas in peer group towards students’ financial literacy had no influence. The suggestionswere: (1) the students should minimize the conformity or interaction level with their friends who cause negative impact and the parents should keep controlling the students’ consumption behavior naturally.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 BATANG (Tahun Ajaran 2015/2016) Higuita, Rene; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 1 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar mata pelajaran ekonomi dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil observasi yang menunjukan masih terdapat siswa yang memperoleh nilai hasil belajar ekonomi dibawah nilai KKM yang telah ditetapkan yaitu 67. Berdasarkan nilai hasil belajar ekonomi semester gasal siswa kelas VIIISMP 5 Batang tahun ajaran 2014/2015, dari 244 siswa terdapat 122 (50%) siswa memperoleh nilai dibawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi siswa kelas VIII SMP 5 Batang. Hasil penelitian menunjukan terdapat 5 (lima) faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yaitu (1) faktor psikologi siswa yang terdiri dari: Bakat, Kesiapan, Kematangan, Pehatian, Intelegensi, Minat, dan Motivasi. (2) faktor lingkungan masyarakat yang terdiri dari: Kegiatan siswa dalam masyarakat, Teman bergaul, Mass media. (3) faktor kondisi belajar siswa terdiri dari: Metode belajar, Alat pelajaran. (4) faktor lingkungan sekolah yang terdiri dari: Keadaan gedung, Metode mengajar guru, Relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa. (5) faktor lingkungan keluarga yang terdiri dari: Cara orang tua mendidik, dan Relasi antar anggota keluarga. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor psikologi berpengaruh sangat tinggi terhadap hasil belajar dan faktor keadaan ekonomi berpengaruh rendah, saran yang diberikan dalam penelitian ini yaitu siswa diharapkan tidak menuntut orangtua untuk mencukupi kebutuhan yang tidak mendukung belajarnya akan tetapi memaksimalkan kondisi belajarnya dengan memanfaatkan sumber belajar yang ada seperti memanfaatkan perpustakan sebagai media belajar supaya semakin termotivasi dan tekun dalam belajar. Dan orang tua hendaknya tidak hanya memenuhi kebutuhan ekonomi semata akan tetapi lebih kepada pendekatan siswa dengan cara siswa lebih diperhatikan supaya hasil belajarnya meningkat. The results of the economic study subjects are influenced by internal factors and external factors. The background of this research from the observation that shows there are students who obtain economic value of learning outcomes under KKM predetermined value is 67. Based on the results of the economic study odd semester grade students VIIISMP 5 Batang academic year 2014/2015, there were 122 students out of 244 (50%) of students scored below the KKM. This study aims to identify and analyze the factors that influence student learning outcomes in accounting subjects eighth grade students of SMP 5 Rod. The results showed there were five (5) factors that affect student learning outcomes, namely (1) the factors psychology students consisting of: Talent, Readiness, Maturity, pehatian, intelligence, interest, and motivation. (2) environmental factors society consisting of: Student activities in the community, friends get along, Mass media. (3) factors of student learning conditions consist of: Methods of learning, teaching tool. (4) The school environment factors consist of: The state of the building, teachers' teaching methods, teacher relations with students, student relationships with students. (5) environmental factors family that consists of: How to educate parents, and the relationship between family members. And parents should not only meet the needs of the economy alone but rather to approach students with a more considered way so that students learning results increased. It is suggested that teachers are expected to take appropriate and timely policies so that student learning outcomes can be improved.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KREATIVITAS BELAJAR SISWA KELAS XII PEMASARAN PADA PEMBELAJARAN PRODUKTIF PEMASARAN DI SMK NEGERI 1 PURBALINGGA Widiyaningrum, Widiyaningrum; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 5 No 3 (2016): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan, kreativitas, inovasi dan produktivitas.SMK N 1 Purbalingga merupakan SMK yang sudah menerapkan Kurikulum 2013, akan tetapi kreativitas siswa kelas XII Pemasaran masih rendah. Siswa masih memiliki kreativitas yang rendah pada materi penataan produk dan promosi produk. Kreativitas dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mempengaruhi. Faktor yang mempengaruh kreativitas yaitu situasi yang mengadirkan ketidaklengkapan serta keterbukaan, situasi yang memungkinkan dan mendorong banyak pertanyaan, situasi yang mendorong dalam rangka menghasilkan sesuatu, situasi yang mendorong tanggung jawab dan kemandirian, situasi yang menekankan inisiatif diri, kedwibahasaan. perhatian dari orang tuastimulasi dari lingkungan sekolah, motivasi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden 38 siswa. metode pengumpulan datamenggunakan angket, dan metode analisis data menggunakan analisis faktor untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua faktor dominan yang mempengaruhi kreativitas, yaitu keadaan saat pembelajaran dan rangsangan dari lingkungan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kreativitas belajar siswa dipengaruhi oleh keadaan saat pembelajaran dan rangsangan dari lingkungan. Curriculum 2013 is a curriculum that aims to enhance the activity, creativity, innovation and productivity. SMK N 1 Purbalingga is already implementing vocational curriculum in 2013, but the creativity of students of class XII Marketing is still low. Students still have the creativity that is low on product structuring materials and promotional products. Creativity can be affected by factors affecting. Factors that influence the creativity that is the situation that presents the incompleteness and openness, a situation that enables and encourages a lot of questions, the situation is encouraging in order to produce something, a situation that encourages responsibility and independence, a situation that emphasizes self-initiative, bilingualism. attention from parents stimulation of the school environment, self-motivation. This study uses a quantitative approach with a number of respondents 38 students. data collection methods using questionnaires and data analysis methods using factor analysis to determine the dominant factors that affect creativity. The results showed that there are two dominant factors that affect creativity, which is the current state of learning and stimulation from the environment. It can be concluded that the creativity of student learning is influenced by the current state of learning and stimulation from the environment.
PENGARUH MINAT KERJA, PRESTASI BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI SISWA SMK MEMASUKI DUNIA KERJA Sugiyanto, Alhusnaly Rismawati; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 5 No 2 (2016): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi memasuki dunia kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi minat dan prestasi belajar, sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan keluarga. Apabila dilihat dari minat kerja, prestasi belajar dan keadaan lingkungan keluarga siswa SMK Nusa Bhakti tergolong baik. Permasalahan yang terjadi adalah karena masih rendahnya motivasi siswa untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh minat kerja, prestasi belajar, dan lingkungan keluarga terhadap motivasi memasuki dunia kerja siswa SMK Nusa Bhakti Semarang tahun ajaran 2015/2016 baik secara simultan maupun parsial. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 66 siswa yang terdiri dari siswa kelas XII SMK Nusa Bhakti Semarang. Karena penelitian ini merupakan penelitian populasi sehingga semua populasi dijadikan sampel penelitian. Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase dan regresi linier berganda. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel minat kerja berada di kriteria tinggi (78%), prestasi belajar dalam kategori tuntas (100%) dan lingkungan keluarga berada di kriteria baik (70%). Sedangkan motivasi memasuki dunia kerja siswa masuk dalam kategori sedang (62%). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa ada pengaruh minat kerja, prestasi belajar dan lingkungan keluarga terhadap motivasi memasuki dunia kerja sebesar 61,7%, ada pengaruh minat kerja terhadap motivasi memasuki dunia kerja sebesar 22%, ada pengaruh prestasi belajar terhadap motivasi memasuki dunia kerja sebesar 8,82%, dan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi memasuki dunia kerja sebesar 10,17%. Motivation of entering the working world is influenced by some factors, those are internal factors and external factors. Internal factors include learning achievement and interest, while external factors include family environment. If seen from the working interest, learning achievement and family environment, students in Nusa Bhakti Vocational High School are good. The problem happened because students are lack of working motivation. The purpose of this research is to determine whether there is influence of working interest, learning achievement, and family environment among motivation of entering the working world of students in Nusa Bhakti Vocational High School Semarang in academic year 2015/2016 or not, either simultaneously or partially. The population in this research is 66 students that consist of grade XII students in Nusa Bhakti Vocational High School Semarang. Entire population become the sample of the research because this research is population research. Data analysis that is used is percentage descriptive and multiple regression linear. The result of the analysis shows that variable of working interest is high (78%), learning achievement is in complete category (100%) and family environment is in good category (70%). While the motivation of entering the working world is in average category (62%). The result of the regression analysis shows that there is influence of working interest, learning achievement, and family environment among the motivation of entering the working world for 61,7%, there is influence of working interest among the motivation of entering the working world for 8,82%, and there is influence of family environment among the motivation of entering the working world for 10,17 %.
PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATERI PASAR SASARAN Ilhaq, Wildan Iltizam; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 5 No 3 (2016): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah karena kurangnya aktivitas siswa dalam pembelajaran sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada materi pasar sasaran siswakelas X Pemasaran 2 SMK N 9 Semarang Tahun Ajaran2015/2016 melalui penerapan model Problem Based Learning.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan selama dua siklus, dimana setiap siklus meliputi proses perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMK N 9 Semarang dengan subjek penelitian adalah 36 siswa pada kelas X Pemasaran 2 tahun ajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi aktivitas belajar , lembar diskusi dan soal tes evaluasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklusI. Pada siklus I rata-rata skor aktivitas siswa mencapai 60,7% dan pada siklus II meningkat 18,46% menjadi 79,16%. Kemudian rata-rata nilai hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75,01 dan pada siklus II meningkat menjadi 83,9. Presentase ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 63,9% dan pada siklus II meningkat 22,21% menjadi 86,11%. The background of this research was because of lack of students in learning activities so that the effect on student learning outcomes are less than optimal. The purpose of this research was to increase activity and outcomes of learning on market target subject of 10th grade Marketing Students 2 in SMK Negeri 9 Semarang 2015/2016 by implementing Problem Based Learning model. This research was a Class Action Research held by two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. This research was held in SMK Negeri 9 Semarang with the 36 subjects from the 10th grade students. Method of this research includes test, observation, and documentation. Instruments that were used in this research were observation study sheets, discussion sheets, and evaluation sheets. Method that was used in this research was descriptive analysis. Result of this research showed increasing activity and outcomes of learning from cycle I to cycle II. In cycle I the average score of students’ activity was 60,7 % and increased 18,45 % that became 79,16%. Outcomes of learning of students in cycle I was 75,01 and in cycle II became 83,9. Classical percentage of completeness outcomes of learning in students were 63,9% and increased 22,21% in cycle II that became 86,11%.
ANALISIS KINERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI SE KECAMATAN BANGSRI KABUPATEN JEPARA Priyoga, Muhammad Faris; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 2 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pendidikan nasional membutuhkan peran maksimal seorang guru sebagai elemen pendidik. Maka dari itu guru perlu memiliki kinerja yang baik. Berdasarkan hasil observasi awal di SDN di Kecamatan Bangsri diperoleh data bahwa kinerja guru memiliki indikasi yang rendah. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Bangsri bahwa pelaksanaan beban tugas guru masih rendah, diantaranya yaitu masih ada guru yang mengajar lebih dari satu sekolah tetapi kinerjanya kurang maksimal, guru sering ijin dan tidak berada disekolah saat jam kerja dengan alasan pribadi, dan pembuatan karya ilmiah yang belum dilaksanakan secara baik. Mengatasi masalah kinerja guru tersebut maka dilakukan penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja guru SDN se Kecamatan Bangsri Kabupaten jepara.Subjek penelitian ini adalah Guru SDN se Kecamatan Bangsri. Variabel penelitian ini yaitu kinerja guru. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan memberikan angket kepada guru, wawancara kepada kepala sekolah, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase.Hasil penelitian diperoleh rata-rata kinerja guru dilihat dari perencanaan pembelajaran sebesar 76,63% (baik). Rata-rata kinerja guru dilihat dari pelaksanaan pembelajaran sebesar 90,42% (sangat baik). Rata-rata kinerja guru dilihat dari pelaksanaan penilaian hasil pembelajaran sebesar 84,22% (sangat baik). Rata-rata kinerja guru dilihat dari pelaksanaan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan sebesar 50,58% (tidak baik).Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa perencanaan pembelajaran termasuk kategori baik. Pelaksanaan pembelajaran termasuk kategori sangat baik. Pelaksanaan penilaian hasil pembelajaran termasuk kategori sangat baik. Sedangkan pelaksanaan pengembangan profesi berkelanjutan termasuk kategori tidak baik. Goals of national education need role maximum teacher as element educator. So, theacher have a good performance. Based on the result of preliminary observation in elementary schools in the District Bangsri find data that performance of teachers have low indication. However, based on interview with the Head of Unit Department of Education Youth and Sports of District Bangsri that the implementation of the assignment of teachers is low. Among which there are teachers still be found teacher to teach more than one school but this performance less maximum, teachers often permit and not be in school at hour working the person ground, and make of scientific works have not been well implemented. Superintend problem the teachers performance is then did descriptive quantitative research. Goals this research to analyze the teachers performance Elementary School at subdistrict Bangsri Regency Jepara.The subjects this research is teachers Elementary School at subdistrict Bangsri. Variable of this research is the teachers performance. Collecting data in this research with giving questionnaire for teachers. Interview to the head school, and documentation. Data analysis using analysis descriptive percentage.The output research result average teachers performance peek from implementation of learning plan about 76,63% (good). The average teachers performance peek from implementation of Learning about 90,42% (very good). The average teachers performance peek from implementation of Assessment Study output about 84,22% (very good). The average teachers performance peek from implementation of development continue profesion about 50,58% (not good).Based output research, it can be concluded that the implementation of learning plan includes good category. Implementation of learning includes very good category. Implementation of assessment study includes very good category. While implementation of development continue profesion includes not good category.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA KELAS XI IPS MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER EKONOMI AKUNTANSI DI SMA N 4 MAGELANG TAHUN 2015/2016. Ismiati, Laeli; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 2 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan diluar jam tatap muka, baik didalam ataupun diluar sekolah dengan tujuan menambah wawasan siswa. Dengan adanya ekstrakurikuler ekonomi akuntansi dalam program sekolah harapannya siswa mempunyai tempat untuk berlatih akuntansi diluar jam mata pelajaran yang terbatas. Namun kenyataannya minat siswa terhadap ekstrakurikuler ekonomi akuntansi di SMA N 4 Magelang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa mengikuti ekstrakurikuler ekonomi akuntansi . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA N 4 Magelang tahun 2015/2016 yang berjumlah 126. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan, proportionate random sampling. Perhitungan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dan diketahui jumlah sampel sebesar 96 orang.Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan metode analisis data menggunakan analisis faktor dengan menggunakan bantuan SPSS v16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi siswa mengikuti ekstrakurikuler, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Yang merupakan faktor internal antara lain jasmani, intelegensi, bakat, dan motivasi. Yang merupakan faktor eksternal antara lain pemusatan perhatian, kematangan, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Variabel yang mempunyai korelasi paling kuat dalam faktor internal adalah intelegensi dengan factor loading sebesar 0,811. Sedangkan dalam faktor eksternal variabel yang mempunyai korelasi paling kuat adalah variabel lingkungan sekolah dengan factor loading sebesar 0,783. Extracurricular is activiti that carried out outside of the classroom, which purpose to improve the student’s knowledge. Economic-Accounting extracurricular in school programs hopes students to get a place to practice accounting outside of the classroom. In fact student’s interest on to Economic-Accounting extracurricular in senior high school 4 Magelang are still low. The purpose of this study was to know the factors that influence the students interest to follow Economic-Accounting extracurricular.The population was 126. The sampling technique used proportionate random sampling. The sample used slovin formula and number of samples are 96 people. Data collection methods used questionnaires and data analysis methods used factor analysis of SPSS v16.The results showed that there were two factors that affect students attend extracurricular,namely internal factors and external factors, were physical factors, intelligence, aptitude, and motivation. External factors were concentration of attention, maturity, family environment, the school environment and social environment. Variables that has the strongest correlation has internal factor was the intelligence: 0.811. In external factors, variables that has the strongest correlation is school environment variable with factor loading of 0.783.
STRATEGI BAURAN PEMASARAN USAHA KECIL KERIPIK BHINEKA DI DESA BELENDUNG KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG Nuraeni, Leni; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 2 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kecil keripik Bhineka merupakan usaha rumahan yang memproduksi makanan ringan berupa cemilan keripik dari buah-buahan, yaitu memproduksi keripik nangka, keripik rambutan dan keripik pisang vacum. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemasaran usaha kecil keripik Bhineka adalah strategi bauran pemasaran meliputi produk, harga, promosi dan tempat/saluran distribusi. Penelitian ini dilakukan di Usaha Kecil Keripik Bhineka Desa Belendung Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui strategi bauran pemasaran yang digunakan usaha Bhineka dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat usaha kecil keripik Bhineka. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian1) strategi bauran pemasaran yang digunakan oleh usaha kecil keripik Bhineka adalah produk yang dibuat ini dengan kualitas yang baik, kuantitas yang baik, sudah mempunyai merk, dikemas dengan plastik trasparan. Harga yang ditetapkan sama dengan pesaing. Promosi keripik Bhineka masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan lewat mulut ke mulut. dan tempat/saluran distribusi adalah produk yang dipasarkan langsung di tempat produksi, kemudian ada yang disalurkan ke konsumen melalui pedagang besar. 2) faktor pendukung internal yaitu produk, dan harga. Faktor pendukung ekternal yaitumeningkatnya penjualan pada hari besar. Sedangkan faktor internal sebagai penghambat yaitu tempat produksi dan promosi yang masih kurang. Faktor eksternal sebagai penghambat yaitu pesaing usaha dan bahan baku musiman. Small business of Bhineka crispy is home business that products snack as crispy of fruits. It products jackfruits crispy, rambutan crispy and banana crispy vacuum. One of factor that affect small business marketing crispy of Bhineka is marketing mix strategy that including product, price, promotion and place or distribution channels. This research was conducted in small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict. The question in this research are: 1) How does the strategy of marketing small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict ? 2) what can support and drag feet in marketing small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict.This research method is using qualitative descriptive methods, data collectio techniques using interviews and documentation. Based on the result of this research are 1) the strategy of marketing that is used by Bhineka crispy made in good quality, good quantity, has a brand and packed with transparent plastic. The price is equal with the competitor. The promotion of Bhineka crispy is used traditional marketing by mouth to mouth.And place or distribution channels are products marketed directly at the place of production, then there are distributed to consumers through big seller. 2) The factor of internal supporting are product and price. The factor external supporting is the height of selling in the big day. Meanwhile, internal factor of demotivating are place of product and lack of promotion. External factor of demotivating are competitor and basic material seasonally.