Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN TEKNISI LABORATORIUM BIOMOLEKULER KESEHATAN MASYARAKAT PROVINSI NTT UNTUK PERSIAPAN PENANGANAN SAMPEL COVID-19 SECARA POOLED-TEST Stormy Vertygo; Fainmarinat S. Inabuy2; Alfredo Kono; Ermi Ndoen; Dominggus Elcid Li
Bakti Cendana Vol 4 No 1 (2021): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.4.1.2021.20-36

Abstract

Dengan semakin meningkatnya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), suatu metode pemeriksaan diagnostik yang dapat menganalisa sampel dalam jumlah banyak dengan waktu singkat menjadi sangat imperatif untuk dilakukan. Menyikapi hal ini, sejumlah putra-putri NTT yang tergabung dalam organisasi Forum Academia NTT (FAN) memprakarsai penerapan metode pooled-test untuk analisa diagnostik sampel COVID-19 yang diharapkan dapat mengoptimalkan program pemerintah dalam mempercepat penanganan penyakit ini di wilayah NTT. Pada Maret 2020 lalu, sebanyak 13 teknisi laboratorium (laboran) telah berhasil diseleksi yang akan ditempatkan pada Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT, khususnya untuk menjalankan prosedur analisis sampel menggunakan metode tersebut di atas. Akan tetapi, sebelum para laboran ini siap beraktivitas, diperlukan suatu pelatihan khusus yang dapat membekali mereka dengan kompetensi dan keterampilan dasar yang diperlukan. Pada Juni 2020, pelatihan Biomolekuler tahap I telah dilaksanakan yang memiliki maksud dan tujuan tersebut. Topik pelatihan yang diajarkan berupa: Pengenalan Biosafety Lab dan Biosafety Cabinet, Teknik Penggunaan Mikropipet, Teknik Analisis DNA/RNA menggunakan metode Elektroforesis, Nano-Spektrofotometer, PCR dan qPCR, serta Pengenalan metode Pooled-test. Berdasarkan hasil observasi, para peserta dianggap telah cukup menguasai berbagai teknik Biomolekuler Dasar yang diajarkan yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap hasil penanganan analisis sampel yang lebih akurat, terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Identifikasi dan Skrining Fitokimia Jamur Endofit pada Mangrove Sonneratia alba J.E. Smith Anak Agung Putri Suci Hati; Fainmarinat Selviani Inabuy; Junita Hardini
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 01 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i01.p8

Abstract

Jamur endofit dikenal sebagai sumber alternatif senyawa bioaktif tumbuhan. Tumbuhan mangrove Sonneratia alba J.E. Smith diketahui berperan sebagai inang bagi jamur endofit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis jamur endofit pada tumbuhan S. alba dan skrining kelompok senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan oleh jamur endofit. Sampel diperoleh di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pamogan, Denpasar Selatan. Pengambilan sampel berupa daun, buah, dan kulit batang tumbuhan yang sehat. Organ daun, buah, dan kulit batang S. alba diisolasi secara in vitro pada media Potato Dextrose Agar (PDA). Isolat murni jamur endofit dimurnikan menurut karakteristik morfologi kemudian ditumbuhkan pada media beras. Isolat murni diidentifikasi dan dilakukan skrining fitokimia secara kolorimetri, meliputi uji alkaloid, flavonoid, dan terpenoid. Dari tujuh isolat jamur endofit diperoleh pada penelitian ini, lima isolat telah teridentifikasi yaitu Colletotrichum dan Phyllosticta dari daun. Penicillium dan Neopestalotiopsis sonneratae dari buah, dan Trichoderma harzianum dari kulit batang. Dua isolat endofit lainnya, yakni dari daun dan kulit batang belum teridentifikasi. Ketujuh isolat menghasilkan metabolit sekunder golongan alkaloid dan terpenoid.  
Identifikasi dan Skrining Fitokimia Jamur Endofit pada Mangrove Sonneratia alba J.E. Smith Anak Agung Putri Suci Hati; Fainmarinat Selviani Inabuy; Junita Hardini
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 01 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i01.p8

Abstract

Jamur endofit dikenal sebagai sumber alternatif senyawa bioaktif tumbuhan. Tumbuhan mangrove Sonneratia alba J.E. Smith diketahui berperan sebagai inang bagi jamur endofit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis jamur endofit pada tumbuhan S. alba dan skrining kelompok senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan oleh jamur endofit. Sampel diperoleh di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pamogan, Denpasar Selatan. Pengambilan sampel berupa daun, buah, dan kulit batang tumbuhan yang sehat. Organ daun, buah, dan kulit batang S. alba diisolasi secara in vitro pada media Potato Dextrose Agar (PDA). Isolat murni jamur endofit dimurnikan menurut karakteristik morfologi kemudian ditumbuhkan pada media beras. Isolat murni diidentifikasi dan dilakukan skrining fitokimia secara kolorimetri, meliputi uji alkaloid, flavonoid, dan terpenoid. Dari tujuh isolat jamur endofit diperoleh pada penelitian ini, lima isolat telah teridentifikasi yaitu Colletotrichum dan Phyllosticta dari daun. Penicillium dan Neopestalotiopsis sonneratae dari buah, dan Trichoderma harzianum dari kulit batang. Dua isolat endofit lainnya, yakni dari daun dan kulit batang belum teridentifikasi. Ketujuh isolat menghasilkan metabolit sekunder golongan alkaloid dan terpenoid.  
ISOLATION AND CHARACTERIZATION OF PARTIAL CDNA OF SUCROSE SYNTHASE PUTATIVE GENE IN PALMYRA PALM (BORASSUS FLABELLIFER) FAINMARINAT INABUY; Adi Pancoro
BIOTROPIA Vol. 17 No. 2 (2010): BIOTROPIA Vol. 17 No. 2 December 2010
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.659 KB) | DOI: 10.11598/btb.2010.17.2.78

Abstract

Intensification of biofuel resources is urgently needed considering the decrease in availability of world’s fossil fuel. Palmyra palm (Borassus flabellifer) is highly potential to be developed as bioethanol source regarding the high sucrose content in its nira. It was observed that nira produced in dry season is sweeter than that in rainy season, which presumed to be influenced by a difference in expression level of sucrose-related genes during the two seasons. Studies on   Sucrose Synthase (SUS) gene of palmyra are therefore required prior to study the gene expression. Palmyra SUS gene sequence is currently unavailable in GenBank, thereby pair of primers was designed from highly conserved region of SUS proteins among monocots. A 1866 bp partial cDNA fragment of SUS putative gene has been succesfully isolated from RNA of the young leaves of B. flabellifer. BLASTn and BLASTp aligments showed that either BfSUS cDNA or BfSUS polypeptide has high similarity with SUS cDNA and proteins from diverse plant species, with the highest similarity shown by Tulipa gesneriana. The phylogenetic tree showed that SUS protein sequences of monocot species were distinctively grouped and splitted from those of dicot species. The BfSUS was clustered in monocot group, although not specifically grouped with particular monocot species. Nevertheless, B. flabellifer showed nearest genetic distance with Tulipa gesneriana and Oncidium cv.’Goldiana’. Characterization of BfSUS polypeptide using Geneious 4.6.2 indicated the presence of sucrose synthase (SUS) and glycosyl transferase (GT) domains, four putative UDP-glucose binding pockets within the GT domain, and a calcium-dependent Ser/Thr protein kinase binding site within the SUS domain. These domains and motifs are highly conserved in SUS proteins across plant species, hence confirming that the cDNA fragment obtained in this study is the putative gene of sucrose synthase of B. flabellifer.   Keywords: Borassus flabellifer, nira, sucrose, sucrose synthase, SUS domain, GT domain,                  Â