Arfiani Arfiani
Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Community Services

Penyuluhan Kesehatan dan Pendampingan Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas Di Kelurahan Oluhuta Kecamatan Kabila Kabupaten Bonebolango Hamna Vonny Lasanuddin; Rosmin Ilham; jusni jusni; Arfiani Arfiani
JCS Vol. 4 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v4i2.40

Abstract

Pemberian ASI eksklusif sangat bermanfaat bagi bayi dan ibu, demi kelancaran proses menyusui, sangat penting bagi ibu melakukan perawatan payudara setelah proses persalinan. Kegiatan edukasi kesehatan dan pendampingan perawatan payudara pada ibu nifas di Kelurahan Oluhuta Kecamatan Kabila Kabupaten Bonebolango bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara pada ibu nifas. Perawatan payudara selama persalinan adalah salah satu bagian penting yang harus diperhatikan dalam pemberian air susu ibu (ASI). Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang perawatan payudara dan pendampingan cara melakukan perawatan payudara dengan jumlah peserta sebanyak 5 orang. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode teknik komunikatif dengan tiga pendekatan yaitu ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan diskusi. Hasil dari penyuluhan perawatan payudara sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan ibu nifas telah paham dan tahu bagaimana cara melakukan perawatan payudara yang baik dan benar. Dengan adanya edukasi kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui tentang perawatan payudara dan cara melakukan perawatan payudara agar dapat menyusui dan tidak mengalami gangguan dalam proses menyusui sehingga program ASI eksklusif dapat tercapai
Edukasi Tentang Pentingnya Remaja Melek Tentang Kesehatan Reproduksi Di Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko Kabupaten Bantaeng Arfiani Arfiani; Jusni Jusni; Bau Kanang Kanang
JCS Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Februari 2022
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v4i1.29

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa. Kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi kehidupan masa depan mereka selanjutnya.Masaremaja seperti ini disebut sebagai masa transisi kehidupan, pada tahap ini remaja berada pada periodemencari identitas diri, yang menyebabkan remaja masih heran akan perubahan-perubahan yang terjadidalam dirinya atau disebut juga dengan pubertas, perubahan yang terjadi baik itu dalam dirinya ataudisebut juga dengan pubertas, perubahan yang terjadi baik itu perubahan biologis, kognitif, sosial danemosional, kondisi ini menyebabkan remaja lebih rentan terhadap masalah perilaku beresiko yangdapat berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi (BKKBN, 2017). Tujuan untuk membangun danmengembangkan karakter pada remaja Remaja diajarkan bagaimana agar menjadi remaja yangproduktif, memiliki jiwa yang mandiri dan berakhlatul kharimah. di pondok pesantren As’AdiyahDapoko Kabupaten Bantaeng. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat iniantara lain mengidentifikasi masalah, potensi mitra serta melibatkan langsung divisi Pondok pesantrenAs’Adiyah Dapoko Kabupaten Bantaeng peningkatan pengetahuan remaja dengan menggunakanpemaparan materi dengan power point tentang persiapan menghadapi kesehatan reproduksi remaja.Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat antara lain adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi untuk perencanakan masa depan yang sehat di Pondok pesantrenAs’Adiyah Dapoko kabupaten Bantaeng Diharapkan remaja dapat mengaplikasikan ilmu yangditerima dalam kehidupan sehari-hari dan dapat memberikan penyuluhan dan konseling kepada temansebayanya sebagai sumber informasi edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja dalam prenecanaanmasa depan yang sehat.
Pendekatan Edukatif Dan Pelatihan Breast Care Pada Ibu Nifas Dimasa Pandemi Covid-19 Di Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba Jusni Jusni; Arfiani Arfiani; Nurhana Ramadan hana
JCS Vol. 3 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v3i2.61

Abstract

Postpartum atau masa nifas dimulai sejak 1 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari) setelah itu. Orang tua terutama ibu perlu memiliki pengetahuan dan kesiapan untuk hamil, melahirkan dan menyusui anak. Breast care merupakan salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya. Laporan dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI, 2007) diusia lebih dari 25 tahun sepertiga wanita di Dunia (38%) didapati tidak menyusui bayinya karena terjadi pembengkakan payudara. Bahan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu materi penyuluhan, leaflet, dan alat demostrasi untuk melakukan Breast Care Pada Ibu Nifas. Dari 20 ibu yang telah diberikan penyuluhan dan demontrasi sudah mengerti tentang cara melakukan Breast Care Pada Ibu Nifas dan mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan benar dan seluruh ibu nifas yang dari awal belum mengerti dan memahami tentang bagaimana cara melakukan Breast Care Pada Ibu nifas serta kegunaannya. Penyuluhan oleh tenaga kesehatan serta membentuk kelas ibu nifas sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga diharapkan pengetahuan tentang cara melakukan Breast Crare Pada Ibu Nifas dapat meningkat sehingga dapat melakukannya dirumah bersama suami untuk mengurangi keluhan pada payudara ibu nifas dan mengurangi komplikasi
Penyuluhan Dan Pendampingan Terapi Massage Pada Ibu Hamil Untuk Mengatasi Kecemasan Dalam Kehamilan Trimester Iii Di Kabupaten Buukumba: Penyuluhan Dan Pendampingan Terapi Massage Pada Ibu Hamil Untuk Mengatasi Kecemasan Dalam Kehamilan Trimester Iii Di Kabupaten Buukumba Erniawati Erniawati; Jusni Jusni; Fitriana Ibrahim; Arfiani Arfiani; Ariani Ariani
JCS Vol. 5 No. 3 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v5i3.85

Abstract

Pregnancy is an important period in a mother's life. When pregnant women experience high levels of anxiety, especially in the first and third trimesters, the body will produce the stress hormone cortisol. If excessive levels of this stress hormone can affect the baby's health because it can enter the amniotic fluid through the placenta. Post partum depression occurs within 3-6 months, 13%-22% is caused by depression that occurs in the third trimester of pregnancy. Overcoming anxiety problems can include pharmacological and non-pharmacological therapy. One non-pharmacological therapy that can overcome anxiety in pregnant women is massage. Massage is a type of therapy that involves touching or light massage which is very important for pregnant women. Massage therapy is a non-pharmacological therapy option that can be applied to pregnant women to increase comfort for pregnant women. This community service activity is applied to pregnant women who live in Bontobulaeng Hamlet, Padang Village, Kab. Bulukumba. This activity uses the practical method of giving massage to pregnant women using the homecare service method. Implementation time is September 2023. The target is 5 pregnant women with a gestational age of 20 – 35 weeks. This activity has an impact on the community, especially pregnant women who feel more comfortable after being given massage therapy for approximately 60 minutes. This is proven by the reduction in physical complaints currently felt and the increase in sleep quality of pregnant women Key words: Pregnancy, Anxiety, Massage Therapy