Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dari aspek siswa dan merumuskan solusi yang aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima guru Bahasa Indonesia mengenai permasalahan siswa, seperti kejenuhan, rendahnya fokus dan motivasi belajar, perilaku ribut, serta kecenderungan hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dominan berasal dari perilaku dan motivasi siswa, yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Solusi yang dirumuskan meliputi metode pembelajaran variatif dan interaktif, pendekatan problem based learning dan cooperative learning, pengelolaan kelas yang efektif, strategi penguatan perilaku positif, pendekatan personal guru, pembelajaran aktif dengan media variatif, serta dukungan konseling dan kolaborasi dengan orang tua. Kesimpulannya, penerapan strategi-strategi tersebut secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan fokus belajar siswa, mengurangi perilaku mengganggu, serta menciptakan suasana kelas yang kondusifPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dari aspek siswa dan merumuskan solusi yang aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima guru Bahasa Indonesia mengenai permasalahan siswa, seperti kejenuhan, rendahnya fokus dan motivasi belajar, perilaku ribut, serta kecenderungan hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dominan berasal dari perilaku dan motivasi siswa, yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Solusi yang dirumuskan meliputi metode pembelajaran variatif dan interaktif, pendekatan problem based learning dan cooperative learning, pengelolaan kelas yang efektif, strategi penguatan perilaku positif, pendekatan personal guru, pembelajaran aktif dengan media variatif, serta dukungan konseling dan kolaborasi dengan orang tua. Kesimpulannya, penerapan strategi-strategi tersebut secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan fokus belajar siswa, mengurangi perilaku mengganggu, serta menciptakan suasana kelas yang kondusifPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dari aspek siswa dan merumuskan solusi yang aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima guru Bahasa Indonesia mengenai permasalahan siswa, seperti kejenuhan, rendahnya fokus dan motivasi belajar, perilaku ribut, serta kecenderungan hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dominan berasal dari perilaku dan motivasi siswa, yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Solusi yang dirumuskan meliputi metode pembelajaran variatif dan interaktif, pendekatan problem based learning dan cooperative learning, pengelolaan kelas yang efektif, strategi penguatan perilaku positif, pendekatan personal guru, pembelajaran aktif dengan media variatif, serta dukungan konseling dan kolaborasi dengan orang tua. Kesimpulannya, penerapan strategi-strategi tersebut secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan fokus belajar siswa, mengurangi perilaku mengganggu, serta menciptakan suasana kelas yang kondusifPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dari aspek siswa dan merumuskan solusi yang aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima guru Bahasa Indonesia mengenai permasalahan siswa, seperti kejenuhan, rendahnya fokus dan motivasi belajar, perilaku ribut, serta kecenderungan hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dominan berasal dari perilaku dan motivasi siswa, yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Solusi yang dirumuskan meliputi metode pembelajaran variatif dan interaktif, pendekatan problem based learning dan cooperative learning, pengelolaan kelas yang efektif, strategi penguatan perilaku positif, pendekatan personal guru, pembelajaran aktif dengan media variatif, serta dukungan konseling dan kolaborasi dengan orang tua. Kesimpulannya, penerapan strategi-strategi tersebut secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan fokus belajar siswa, mengurangi perilaku mengganggu, serta menciptakan suasana kelas yang kondusif