Emilia Fitri
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN PAI SISWA KELAS V DI SD NEGERI 2 BERKAT KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Emilia Fitri; Cici Megareta; Tutut Handayani; Tastin Tastin; Agra Dwi Saputra
Limas PGMI Vol 3 No 1 (2022): Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/limas_pgmi.v3i1.12986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kompetensi pedagogik guru dalam kegiatan pembelajaran yang mendidik pada pelaksanaan pembelajaran PAI kelas V di SDN 2 Berkat, (2) kompetensi pedagogik guru dalam menguasai karakteristik gaya belajar peserta didik pada pelaksanaan pembelajaran PAI kelas V di SDN 2 Berkat, (3) kompetensi pedagogik guru dalam menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik pada penerapan metode dalam pelaksanaan pembelajaran PAI siswa kelas V di SDN 2 Berkat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif, alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data menggunakan Miles & Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompetensi pedagogik guru dalam kegiatan pembelajaran yang mendidik sudah cukup baik, mulai dari perencanaan pembelajaran yang sudah sesuai dengan kurikulum 2013 serta implementasi pelaksanaan pembelajaraan yang berurutan sesuai dengan RPP (2) kompetensi pedagogik guru dalam menguasai karakteristik gaya belajar siswa sudah memiliki kemampuan yang amat baik dalam memahami karakteristik gaya belajar siswa mulai dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. (3) kompetensi pedadgogik guru dalam penerapan metode terbukti bahwa guru mampu dan sudah sangat baik menerapkan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan pada pembelajaran PAI mulai dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Guru dapat melakukannya sesuai dengan langkah- langkah penerapan metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode penugasan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MAGIC BOX UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS II DI SD NEGERI 38 PRABUMULIH Novicha Salsabilla; Romli; Emilia Fitri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14463

Abstract

This study was driven by the low creativity level of second-grade students at SD Negeri 38 Prabumulih, as indicated by monotonous learning processes, limited chances for students to show their imagination, and the suboptimal use of learning media that stimulate creativity. This study aimed to determine the level of students’ creativity before and after the implementation of the Magic Box learning media and to examine whether there was a significant difference after its application in Islamic Education, specifically on the topic of Angels of Allah. A quantitative approach was adopted in this study, applying a pre-experimental design that incorporated a one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 56 second-grade students selected using a total sampling technique. Research data were collected by observation, a creativity questionnaire consisting of 20 items, documentation, and semi-structured interviews. Data analysis techniques included validity testing, reliability testing (Cronbach’s Alpha), normality testing (Shapiro-Wilk), and hypothesis testing using the Paired Sample t-Test with the assistance of SPSS software. The results showed that the average creativity score of students before the implementation of the media (pretest) was 36.95, categorized as low. After the implementation of the Magic Box media, the average creativity score (posttest) increased to 71.63, with an improvement of 34.68 points. The paired samples t-test yielded a significance value (Sig. 2-tailed) below 0.001, which falls under the 0.05 threshold, thereby confirming a statistically significant disparity between pretest and posttest scores. Therefore, it can be concluded that the implementation of Magic Box learning media is effective in improving the creativity of second-grade students at SD Negeri 38 Prabumulih