Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Implementation and Design of Building Information Modeling (BIM) Oriented Learning in the Building Information and Modeling Design Program (DPIB) V. Lilik Hariyanto; Indah Wahyuni; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v7i2.92572

Abstract

Background: BIM is the operational standard for the modern construction industry. This study aims to describe the implementation of Building Information Modeling (BIM) learning in vocational high schools that have a Building Modeling and Information Design program, as well as to formulate a structured Learning Objective Flow in accordance with the principles of the Merdeka Curriculum and the demands of the construction industry. Methods: This study uses a descriptive quantitative approach involving teachers of BIM-related subjects and students in grades X, XI, and XII from SMKN 2 Depok, SMKN 2 Yogyakarta, SMKN 3 Yogyakarta, and SMKN 1 Sedayu. Data were collected through closed-ended questionnaires based on a Likert scale and open-ended questionnaires, then analysed using descriptive statistics to determine trends in each aspect of the study. Results: The results show that the implementation of BIM learning still faces various obstacles, especially in terms of human resources, availability of facilities and infrastructure, curriculum integration, teaching methods, and managerial support. The uneven competence of teachers and the limitations of licensed hardware and software are the main obstacles. Conclusion: This study succeeded in formulating an adaptive, systematic, and contextual learning objective Flow. This flow includes objectives, achievement indicators, learning activities, and assessments that are arranged in stages, starting from mastering basic software skills to developing collaborative projects based on Building Information Modeling (BIM). The findings of this study are expected to provide practical contributions in strengthening the readiness of vocational high schools to implement Building Information Modeling (BIM)-based learning in a focused and sustainable manner.
Virtual Reality Prototype Development for Structural Learning in Bridge Engineering Muhammad Fauzan Nuri Misbahhuddin; Faqih Ma'arif; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Moch. Bruri Triyono; Dina Adinda
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v8i1.95029

Abstract

Background: The advancement of immersive technology such as Virtual Reality (VR) provides an opportunity to improve civil engineering learning by offering interactive 3D environments that support structural exploration. However, learning media based on VR for bridge engineering is still rarely developed and optimized in the academic field. This condition indicates the need for interactive digital media that strengthens conceptual understanding, spatial visualization, and practical interpretation of bridge structures. Methods: This research employed a development approach using the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate, limited only to the Develop stage). Evaluation was conducted through expert review involving material and media assessors to refine visual quality, navigation flow, and content presentation. Results: The result of the development process is a functional VR prototype that allows users to explore bridge structures interactively. Users can observe components such as abutments, piers, girders, decks, and foundations from multiple perspectives, supported by information pop-ups that describe structural function and material characteristics. Expert feedback indicated that VR media has strong potential to enhance understanding of structural behavior and spatial configuration, and is considered feasible to be continued into the testing stage. Revisions focused on improving text readability, navigation control, texture sharpness, and instructional clarity. Conclusion: The study demonstrates that VR-based learning media can serve as an innovative tool for bridge construction learning by bridging theoretical concepts with immersive visualization. The product developed in this study is ready for further implementation and effectiveness testing to evaluate student response and learning outcomes.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN, FT, UNY MELALUI METODE DRILL BERBASIS KOMUNIKASI VERBAL-NON VERBAL Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Suparman Suparman
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v1i1.28271

Abstract

ABSTRACTThis study aims to investigate whether the drill method (verbal and non-verbal communication skill drill) is able to improve the basic teaching skills in microteaching context. This is classroom action research. The population consisted of students majoring in Civil Engineering and Planning Education Department, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University who were taking microteaching practice course at 2019. The sample of the study was class A2 consisted of 11 students. The study was conducted in three cycles. Cycle 1 contained basic verbal communication, cycle 2 encompassed basic non-verbal communication, and cycle 3 covered both basic verbal and non-verbal communication types. Observation and skills assessment sheets were employed. The qualitative descriptive and descriptive statistics methods were then used to analyze the data.The results show that: (1) basic verbal communication skill drill in microteaching practices improves student teachers' basic microteaching skills and (2) basic non-verbal communication skill drill in microteaching practices improve student teachers' basic microteaching skills.Keywords: drill, communication, instructional media, posters, workshop  ABSTRAKTujuan kajian ini adalah untuk mengungkap bagaimana pengaruh metode drill keterampilan dasar mengajar (verbal maupun nonverbal) mampu meningkatkan keterampilan dasar mengajar terbatas pada pengajaran mikro. Kajian ini merupakan kajian tindakan kelas (classroom research). Populasi  kajian ini  adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY yang sedang melaksanakan praktik pengajaran Mikro pada tahun 2019. Sampel kajian adalah kelas A2 sejumlah 11 mahasiswa. Kajian dilaksanakan selama tiga siklus. Tinjauan pertama adalah dasar komunikasi verbal, tinjauan kedua adalah dasar komunikasi non verbal, tinjauan ketiga adalah dasar komunikasi verbal dan non verbal. Observasi kegiatan dilakukan oleh peneliti dengan lembar pengamatan. Penilaian keterampilan juga menggunakan lembar penilaian keterampilan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kajian menunjukan bahwa: (1) metode drill keterampilan dasar  komunikasi verbal yang diterapkan pada praktik keterampilan dasar mengajar terbatas dalam pengajaran mikro dapat meningkatkan keterampilan mengajar dasar terbatas. (2) metode drill keterampilan dasar komunikasi nonverbal yang diterapkan pada praktik keterampilan dasar mengajar terbatas dalam pengajaran mikro dapat meningkatkan keterampilan mengajar dasar terbatas.Kata kunci: drill, komunikasi, pengajaran mikro
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBELAJARAN MICRO TEACHING BERBASIS VIDUK (VIDEO UNJUK KERJA) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN, FT, UNY Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Nur Hidayat; Indah Wahyuni
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v2i1.31967

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk mengungkap bagaimana pengaruh implementasi penggunaan media VidUK (Video  Unjuk  Kerja)  dalam  pembelajaran micro  teaching  aspek  tinjauan  mata  pelajaran  praktik  mampu meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, FT, UNY. Kajian ini merupakan kajian tindakan kelas (classroom research). Populasi kajian ini adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY yang sedang melaksanakan praktik pengajaran Mikro pada tahun 2018. Sampel kajian adalah kelas B2 sejumlah 11 mahasiswa. Kajian dilaksanakan selama tiga siklus. Tinjauan pertama adalah kemampuan membuka pelajaran, tinjauan kedua adalah penyampaian materi, tinjauan ketiga adalah evaluasi. Observasi kegiatan dilakukan oleh peneliti dengan lembar pengamatan. Penilaian keterampilan juga menggunakan lembar penilaian keterampilan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kajian menunjukan bahwa penggunaan media VidUK (Video Unjuk Kerja) dalam pembelajaran micro teaching aspek tinjauan mata pelajaran praktik mampu meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Sipil  dan  Perencanaan untuk  aspek  tinjauan kemampuan membuka pelajaran, kemampuan penyampaian materi, serta kemampuan evaluasi; penggunaan media VidUK (Video Unjuk Kerja) dalam pembelajaran micro teaching dapat dijadikan sebagai sarana demonstrasi awal guru kepada siswa sebelum demonstrasi inti dilaksanakan. 
EFEKTIVITAS MODUL ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI JALAN PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMK N 1 PURWOREJO Sumardjo Sumardjo; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Turas Nur Vemantyasto
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v2i2.36345

Abstract

Tujuan kajian ini adalah: (1) mengetahui tahap pengembangan modul estimasi biaya konstruksi jalan pada mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi dan (2) mengetahui tingkat kelayakan modul estimasi biaya konstruksi jalan pada mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi untuk siswa kelas XI kompetensi keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 1 Purworejo. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah Research and Development. Desain kajian ini menggunakan 4D (four-D) Thiagarajan dengan empat tahapan pokok, yaitu: Define (pendefisian); Design (perancangan); Develop (pengembangan); dan Disseminate (penyebaran). Teknik pengumpulan data melalui angket dengan didukung oleh observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan cara mengolah data kuantitatif yang kemudian ditafsirkan menjadi data kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan modul pada tahap define menunjukkan belum tersedianya modul estimasi biaya konstruksi jalan, pada tahap design modul disusun sesuai dengan kompetensi dan tujuan pembelajaran yang telah dibuat, pada tahap develop adanya saran dari ahli materi mengenai runtutan materi perlu dibuat lebih terstruktur dan sistematis dilain itu adanya saran dari ahli media mengenai perbaikan penulisan indek tabel dan gambar serta posisi penulisan konten pada halaman landscape, dan pada tahap disseminate penyebaran modul dilakukan kepada guru mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi; (2) tingkat kelayakan modul estimasi biaya konstruksi jalan menurut ahli materi diperoleh persepsi kelayakan sebesar 3,425 dengan kategori sangat layak, menurut ahli media diperoleh persepsi kelayakan sebesar 2,96 dengan kategori layak, dan menurut guru sebagai pengguna diperoleh persepsi kelayakan sebesar 4 dengan kategori sangat layak.
Relevansi Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Yogyakarta dengan Kebutuhan Dunia Industri Jasa Konstruksi Bidang Perencana Satria Warnandes; Lilik Hariyanto; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v4i1.48489

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine the competence of graduates in the S1 curriculum of PTSP UNY in 2020 from aspects of learning outcomes needed by the construction planner industry, knowing the relevance of graduate competencies in the curriculum with the needs of the construction planner industri  and knowing the competencies of graduates based on industry advice that has not been listed in the learning outcomes. This type of research is descriptive quantitative and sample research using  purposive snowball sampling method. Using questionnaire instruments with 55 question points. Data analysis is done with descriptive percentages. The results showed that the competence of graduates in the S1 PTSP UNY curriculum in 2020 judging from aspects of learning outcomes required by the industry consists of four aspects, namely attitude (10 competencies), knowledge (13 competencies), general skills (17 competencies), and specific skills (15 competencies the level of competency relevance of graduates in the 2020 S1 PTSP UNY curriculum on the four aspects of the criteria is very relevant. In the aspect of attitude 89%, knowledge 81.54%, general skills 85.53%, and specific skills 83.20% and additional competencies  based on industri advice is  able to master the survey results and existing conditions.Keywords: relevance of competence, S1 PTSP UNY, curriculum 2020, construction industri, and planners.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi lulusan pada kurikulum S1 PTSP UNY tahun 2020 dari aspek capaian pembelajaran yang dibutuhkan industri bidang perencana konstruksi, mengetahui tingkat relevansi kompetensi lulusan pada kurikulum dengan kebutuhan industri bidang perencana konstruksi dan mengetahui kompetensi lulusan berdasarkan saran dunia industri yang belum tercantum dalam capaian pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan sampel penelitian menggunakan metode purposive snowball sampling. Menggunakan instrumen angket dengan butir pertanyaan sebanyak 55 butir. Analisis data dilakukan dengan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi lulusan pada kurikulum S1 PTSP UNY tahun 2020 dilihat dari aspek capaian pembelajaran yang dibutuhkan industri terdiri dari empat aspek yaitu sikap (10 kompetensi), pengetahuan (13 kompetensi), keterampilan umum (17 kompetensi), dan keterampilan khusus (15 kompetensi), tingkat relevansi kompetensi lulusan pada kurikulum S1 PTSP UNY tahun 2020 termasuk dalam kriteria sangat relevan. Pada aspek sikap 89%, pengetahuan 81,54%, keterampilan umum 85,53%, dan keterampilan khusus 83,20% dan kompetensi tambahan berdasarkan saran dunia industri adalah mampu menguasai hasil survei dan kondisi eksisting.
Peningkatan Kompetensi BIM bagi Guru dan Siswa SMK Bidang Keahlian Teknologi Konstruksi dan Bangunan di Kota Semarang Nur Hidayat; Dewi Prathita Rachmi; Novia Suryadwanti; Valentinus Lilik Hariyanto; Dian Eksana Wibowo; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2026
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v10i3.48761

Abstract

The Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) was initiated due to the insufficient BIM competencies of participants, namely teachers and students at Vocational High Schools or Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) in Semarang City. PkM was carried out with the objectives of (1) increasing understanding for BIM experts and skilled workers in Semarang City (2) implementing the requirements for experts in accordance with the provisions of the PUPR Ministerial Regulation regarding the obligation to use BIM for certain buildings (3) preparing the provision of BIM experts to meet the needs of the development sector (4) as a form of downstreaming of BIM research products that have been carried out by UNY for partners. This PkM uses training and mentoring methods with a focus on resolving partner issues in the construction sector, namely increasing the percentage of BIM experts and skilled workers. Representative participants were teachers and students from Construction Vocational High Schools in Semarang City. The PkM results concluded that through downstreaming BIM research products, the PkM team was able to increase the training participants' understanding by 10.35%. This training has provided an overview of the implementation of expert requirements related to the mandatory use of BIM for certain buildings so that the need for experts can be met gradually. PkM didasari dengan belum tercukupinya kompetensi BIM oleh peserta yaitu guru dan siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Teknologi Konstruksi dan Bangunan (TKB) di Kota Semarang. PkM dilakukan dengan tujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman bagi tenaga ahli dan terampil BIM di Kota Semarang (2) mengimplementasikan persyaratan tenaga ahli sesuai dengan ketentuan Permen PUPR terkait dengan kewajiban penggunaan BIM untuk bangunan tertentu (3) mempersiapkan pemenuhan tenaga ahli BIM untuk mencukupi sektor pembangunan (4) sebagai bentuk hilirisasi produk hasil penelitian BIM yang telah dilakukan UNY untuk mitra. PkM ini menggunakan metode pelatihan dan pendampingan dengan fokus penuntasan permasalahan mitra pada bidang konstruksi yakni peningkatan persentase tenaga ahli dan terampil BIM. Peserta merupakan perwakilan guru dan siswa dari SMK Bidang Keahlian TKB di Kota Semarang. Hasil PkM menyimpulkan bahwa melalui hilirisasi produk penelitian BIM, tim PkM dapat meningkatkan 10,35% pemahaman peserta pelatihan. Pelatihan ini telah memberikan gambaran implementasi persyaratan tenaga ahli terkait dengan kewajiban penggunaan BIM untuk bangunan tertentu sehingga kebutuhan tenaga ahli dapat tercukupi secara bertahap.