Akumulasi limbah domestik yang menyumbat aliran irigasi di Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menjadi ancaman serius bagi sanitasi lingkungan dan sektor pertanian lokal akibat minimnya fasilitas serta rendahnya kesadaran warga dalam memilah sampah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui edukasi tata kelola sampah dari sumbernya. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Community-Based Waste Management (CBWM) melalui tahapan analisis kebutuhan, penyuluhan andragogi interaktif, serta workshop praktik langsung pembuatan kompos metode Takakura dan cairan eco-enzyme bersama 50 peserta dari kader PKK dan Karang Taruna. Hasil pengabdian menunjukkan lonjakan pemahaman teoretis dan keterampilan praktis peserta yang signifikan, dengan kenaikan rata-rata nilai evaluasi sebesar 50,5% (dari pre-test 38% menjadi post-test 88,5%). Di samping itu, program ini berhasil menginisiasi rintisan “Bank Sampah Pajaten Mandiri” sebagai basis sirkular ekonomi desa. Kesimpulannya, penguatan kapasitas SDM berbasis komunitas terbukti efektif mengubah perilaku destruktif masyarakat, memotong pasokan pembuangan sampah ke badan air secara instan, serta membuka peluang kemandirian ekonomi perdesaan yang berkelanjutan.